Lantik Pejabat Eselon II, Amran Minta Kesejahteraan Petani Didongkrak

Kompas.com - 05/07/2018, 12:12 WIB
Kurniasih Budi

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman melantik dan memgambil sumpah jabatan 5 Pejabat Eselon II.

Pengukuhan para pejabat baru ini digelar di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan) RI kawasan Ragunan, Senin (2/7/2018).

Amran berpesan para pejabat yang dilantik bersedia melindungi petani.

"Jangan men-dzolimi orang miskin dan harus melindungi petani sehingga kesejahteraannya semakin naik," kata dia.

Baca juga: Nilai Tukar Petani Juni 2018 Meningkat

Semua prestasi dan pencapaian yang telah diraih Kementan dalam 4 tahun masa jabatannya sebagai Menteri Pertanian merupakan hasil kerja keras seluruh pegawai lingkup Kementerian Pertanian (Kementan).

"Banyak terobosan dan prestasi yang kita raih. Ekspor kita naik. Ayam potong, bawang merah, jagung kita ekspor, domba ekspor ke Malaysia, Saya bangga dengan Anda sekalian," ujar Amran.

Sebelum pelantikan, Amran Sulaiman mengaku mendengar ada posisi pejabat eselon II yang kosong hingga 6 bulan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melantik 5 pejabat eselon 2 Kementerian PertanianDok. Humas Kementan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melantik 5 pejabat eselon 2 Kementerian Pertanian

Amran meminta agar Sekretaris Jenderal Kementan mewajibkan seluruh pejabat eselon III untuk mendaftar untuk menghindari kekosongan, sehingga fungsi pelayanan pada para petani di Indonesia dapat berjalan optimal.

“Jangan terjadi kekosongan. Kita bekerja di Kementan kan tentu agar naik kariernya. Daftar semua ya. Enam bulan sebelum pejabat yang bersangkutan pensiun, segera lakukan lelang jabatan untuk menyiapkan pejabat penggantinya,” ujarnya.

Selain itu, Amran memastikan program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) akan segera dilanjutkan.

Kementerian Pertanian memberikan bantuan 50 ekor ayam untuk setiap rumah tangga miskin di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Selasa (22/5/2018). Bantuan itu terkait program Bedah Kemiskinan, Rakyat Sejahtera untuk mengurangi angka kemiskinan.KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDI Kementerian Pertanian memberikan bantuan 50 ekor ayam untuk setiap rumah tangga miskin di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Selasa (22/5/2018). Bantuan itu terkait program Bedah Kemiskinan, Rakyat Sejahtera untuk mengurangi angka kemiskinan.

Program ini sempat ditunda kemarin sepanjang masa kampanye dan pemilihan Pilkada, karena datang selalu dicurigai.

“Sekarang kita mulai lagi sebagai upaya menyejahterakan petani kita,” tegasnya.

Pejabat baru

Pengukuhan pejabat baru eselon II dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri (KepMen) No. 474/Kpts/KP/230/7/2018 tentang Pemberhentian, Pemindahan dan Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Kementerian Pertanian.

Adapun pejabat yang dilantik antara lain Dr. Ir. Mohammad Takdir Mulyadi M.P. sebagai Direktur Perbenihan Tanaman Pangan, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Ir. Bambang Sugiharto M.Eng. Sc. sebagai Direktur Serealia, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Ir. Ali Jamil M.P. PhD. sebagai Direktur Aneka Kacang dan Umbi Direktorat Jenderal Tanaman Pangan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melantik 5 pejabat eselon 2 Kementerian PertanianDok. Humas Kementan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melantik 5 pejabat eselon 2 Kementerian Pertanian

Ir. Indah Megahwati M.P. sebagai Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Ir. Rahmanto M.Sc. sebagai Direktur Irigasi Pertanian Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian.

Dalam pelantikan para pejabat baru juga membaca dan menandatangani Pakta Integritas, yang merupakan janji komitmen para pejabat untuk berperan serta proaktif dalam pencegahan praktik korupsi kolusi nepotisme, tidak berbuat cela, tidak menerima gratifikasi dalam menjalankan jabatan, serta bersikap transparan jujur dan akuntabel

Terkini Lainnya
Kementan Komitmen Jaga Stabilitas Harga dan Tingkatkan Produktivitas Petani, Pengamat Beri Respons Positif

Kementan Komitmen Jaga Stabilitas Harga dan Tingkatkan Produktivitas Petani, Pengamat Beri Respons Positif

Kementan
Pakar Pangan Universitas Andalas: Kepastian Harga Pemerintahan Prabowo Bikin Petani Senang

Pakar Pangan Universitas Andalas: Kepastian Harga Pemerintahan Prabowo Bikin Petani Senang

Kementan
DJBC Catat Tak Ada Impor Beras dan Jagung, Kinerja Bea Masuk Turun 5,1 Persen

DJBC Catat Tak Ada Impor Beras dan Jagung, Kinerja Bea Masuk Turun 5,1 Persen

Kementan
Kepuasan Petani terhadap Kinerja Kementan Capai 84 Persen

Kepuasan Petani terhadap Kinerja Kementan Capai 84 Persen

Kementan
Mentan: Jika Tidak Ada Aral Melintang, 3 Bulan Lagi Indonesia Swasembada Beras

Mentan: Jika Tidak Ada Aral Melintang, 3 Bulan Lagi Indonesia Swasembada Beras

Kementan
Respons Keluhan Petani Singkong di Lampung, Mentan Amran Siap Kawal Regulasi Tata Niaga

Respons Keluhan Petani Singkong di Lampung, Mentan Amran Siap Kawal Regulasi Tata Niaga

Kementan
Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Amran Gandeng 3 Bupati Sulsel Kembangkan Kopi dan Kakao

Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Amran Gandeng 3 Bupati Sulsel Kembangkan Kopi dan Kakao

Kementan
Beras Nasional Surplus 3,7 Juta Ton, Mentan Amran: Hasil Kerja Keras Petani

Beras Nasional Surplus 3,7 Juta Ton, Mentan Amran: Hasil Kerja Keras Petani

Kementan
Mendag : Ekspor Hortikultura Naik 49 Persen Semester I 2025, Indonesia Tekan Impor dan Tingkatkan Ekspor

Mendag : Ekspor Hortikultura Naik 49 Persen Semester I 2025, Indonesia Tekan Impor dan Tingkatkan Ekspor

Kementan
Sejalan dengan Prabowoisme, Wamentan Dukung Tani Merdeka Indonesia

Sejalan dengan Prabowoisme, Wamentan Dukung Tani Merdeka Indonesia

Kementan
Soal Framing Negatif Mentan Amran, PP KAMMI: Publik Harus Menilai sesuai Fakta dan Data

Soal Framing Negatif Mentan Amran, PP KAMMI: Publik Harus Menilai sesuai Fakta dan Data

Kementan
Lawan Mafia Pangan, Ini Upaya Mentan Jaga Kesejahteraan Petani

Lawan Mafia Pangan, Ini Upaya Mentan Jaga Kesejahteraan Petani

Kementan
Komisi IV DPR RI Apresiasi Mentan Amran, Produksi Pangan Naik hingga Serapan Bulog Capai 4 Juta Ton

Komisi IV DPR RI Apresiasi Mentan Amran, Produksi Pangan Naik hingga Serapan Bulog Capai 4 Juta Ton

Kementan
Harga Beras Turun di 13 Provinsi, Mentan Amran Yakin Stabilitas Berlanjut

Harga Beras Turun di 13 Provinsi, Mentan Amran Yakin Stabilitas Berlanjut

Kementan
Berkat Dukungan Kementan, Panen Padi Gadu di Lampung Timur Menguntungkan Petani

Berkat Dukungan Kementan, Panen Padi Gadu di Lampung Timur Menguntungkan Petani

Kementan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com