Tinjau Program Kampung KB di Badung, Menko Puan Bagikan KIS dan KIP

Kompas.com - 06/11/2018, 18:17 WIB
ADW,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

BADUNG, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada warga Desa Penarungan.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Wantilan Pura Dalem Jati, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (6/11/2018).

Tidak hanya penyerahan KIP dan KIS, Puan juga menyerahkan bantuan lain berupa makanan sehat untuk ibu hamil dan balita.

Selain memberikan bantuan, kunjungan kerja Puan kali ini juga untuk meninjau kembali Kampung Keluarga Berencana (KB) Desa Penarungan yang dicanangkan sebagai Kampung KB pada 2016 lalu.

Pada kesempatan tersebut Puan meninjau apa saja program yang telah dilakukan dan manfaatnya untuk masyarakat.

"Alhamdulillah semuanya itu sudah berjalan seperti yang kami harapkan, walaupun masih ada beberapa evaluasi," ucap Puan seusai memberikan arahan pada acara Membangun Kampung Keluarga Berencana Bersama Mitra Kerja untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat.

Dia menyebutkan, saat ini Kampung KB Desa Penarungan sudah memiliki sistem data berbasis nama dan alamat. Data tersebut diperlukan untuk mengetahui siapa saja yang sudah dan belum menerima bantuan sosial dari pemerintah pusat.

Menurutnya, keberadaan sistem data ini merupakan salah satu wujud sinergi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah.

"Kami berharap bahwa program pemerintah pusat dan daerah itu bisa bersinergi dan bermanfaat bagi masyarakat. Karena semua ini dilakukan untuk seluruh masyarakat Indonesia," ucap Puan.

Untuk diketahui, pada kunjungan kerja tersebut Menko PMK didampingi oleh Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Menko PMK Sigit Purnomo dan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com