Menko PMK Resmi Buka Pameran Seni Koleksi Istana

Kompas.com - 03/08/2018, 19:19 WIB
Kurniasih Budi

Editor

JAKARTA,  KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani secara resmi membuka Pameran Seni Koleksi Istana Presiden 2018, Jumat (3/8/2018).

Acara diselenggarakan di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta dan dihadiri Mensesneg Pratikno, Mendikbud Muhadjir Effendy, Menkominfo Rudiantara, Kepala Bekraf Triawan Munaf, Direktur Bank Mandiri dan para Duta Besar Negara Sahabat, serta para seniman dan kurator.

Pameran Seni Koleksi Istana Presiden 2018 ini merupakan tahun yang ketiga diselenggarakan. Pameran akan berlangsung dari 3-31 Agustus 2018 dengan menampilkan 45 koleksi karya lukisan, patung dan seni karya hasil dari 34 seniman Indonesia dan mancanegara.

Khusus tahun ini, tema pameran disesuaikan dengan event Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Jakarta-Palembang.

Baca juga: Koleksi Seni Istana Negara RI Dipamerkan di Galeri Nasional Indonesia

“Karena pameran ini dalam suasana dan dalam rangka memeriahkan Asian Games 2018, tema yang diangkat adalah 'Indonesia Semangat Dunia," kata Menko PMK Puan Maharani dalam pernyataan tertulis, Jumat.

Menurut Menko PMK, galeri merupakan tempat penyimpanan dan pamer karya seni dan budaya yang memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang sadar dan mencintai karya seni dan budaya sebagai identitas bangsa.

“Diharapkan Galeri Nasional Indonesia dapat menjadi rumah bagi pegiat dan pecinta seni untuk berkreasi yang dapat menumbuhkan minat masyarakat dalam seni dan budaya, menginspirasi dan mengapresiasi karya seni baik untuk tujuan pendidikan dan rekreasi,” ujar dia.

Baca juga: Ramaikan Asian Games 2018, Koleksi Seni Istana Kepresidenan Dipamerkan

Menurut Puan, penyelenggaraan pameran ini merupakan wujud nyata apresiasi pemerintah atas karya seni dan budaya yang diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi dan kreativitas anak bangsa dalam merawat dan melestarikan budaya bangsa.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani secara resmi membuka Pameran Seni Koleksi Istana Presiden 2018 di Galeri Nasional, Jumat (3/8/2018). 
Dok. Humas Kemenko PMK Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani secara resmi membuka Pameran Seni Koleksi Istana Presiden 2018 di Galeri Nasional, Jumat (3/8/2018).

“Oleh karena itu, saya berharap agar kita semua yang hadir dapat mengambil manfaat dari pelaksanaan pameran ini, dan sekaligus kita mengambil bagian dalam mensukseskan terselenggaranya pelaksanaan Asian Games 2028,” kata dia.

Tiga mahakarya seniman juga ikut dipamerkan, antara lain lukisan 'Berburu Banten' karya Raden Saleh. lukisan 'Memanah' karya Henk Ngantung, dan lukisan 'Perkelahian dengan Singa' karya Raden Saleh.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com