Jelang Asian Games 2018, Menteri Puan Tinjau Wisma Atlet Kemayoran

Kompas.com - 04/02/2018, 12:24 WIB
Rakhmat Nur Hakim,
Erwin Hutapea

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani meninjau Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, Minggu (4/2/2018).

Puan didampingi oleh Ketua Umum Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) Erick Thohir dan Chief de Mission (CDM) Indonesa di Asian Games 2018 Wakapolri Komjen Syafruddin.

Mereka memeriksa kondisi bangunan yang akan ditempati para atlet Asian Games pada Agustus mendatang. Beberapa bagian bangunan yang ditinjau yaitu kamar atlet, dapur wisma, dan ruang makan bersama.

Menurut Puan, kamar yang nantinya digunakan sudah sesuai dengan standar hotel bintang tiga. Masing-masing kamar nantinya akan ditempati oleh tiga atlet karena di dalamnya hanya tersedia tiga tempat tidur.

"Tadi saya juga sudah lihat di dalamnya bahwa kamar sudah siap (sesuai) standarnya," kata Puan.

Baca juga: Festival Jakarta Great Sale 2018 Digelar Berbarengan Asian Games

Ia menambahkan, nantinya panitia penyelengara akan mengetahui kekurangan dan kelebihan dari bangunan yang ada saat uji coba acara. Diperkirakan sekitar 15.000 orang akan menginap di Wisma Atlet Kemayoran.

Setelah meninjau beberapa ruangan, Puan meyakini Wisma Atlet Kemayoran akan siap digunakan untuk uji coba acara dan saat Asian Games nanti.

"Kalau saya lihat sepintas semuanya sudah sesuai. Bahkan bagaimana flow makan mereka ke dining, mereka harus masuk registrasi, kemudian cuci tangan, dan lain-lain," lanjut Puan.

Kompas TV Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo meresmikan arena tenis terbuka dan tertutup Gelora Bung Karno.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com