Sah, Indonesia Akan Dukung Material Peralatan Pertahanan Filipina

Inang Jalaludin Shofihara
Kompas.com - Senin, 2 Maret 2020
Penandatangan MoU terkait kerja sama Indonesia-Filipina antara Dirjen Pothan Kemhan Bondan Tiara Sofyan bersama Undersecretary for Finance and Material, Department of National Defense of Philippines Air Marshal (Ret) Raymundo DV Elefante di kantor Kemhan, Jakarta Kamis (27/2/2020).DOK. Humas Kementerian Pertahanan Penandatangan MoU terkait kerja sama Indonesia-Filipina antara Dirjen Pothan Kemhan Bondan Tiara Sofyan bersama Undersecretary for Finance and Material, Department of National Defense of Philippines Air Marshal (Ret) Raymundo DV Elefante di kantor Kemhan, Jakarta Kamis (27/2/2020).

KOMPAS.com – Direktur Jenderal Potensi Pertahanan (Dirjen Pothan) Kementerian Pertahanan (Kemhan) Bondan Tiara Sofyan berharap, Indonesia dapat mendukung pengadaan peralatan pertahanan Departemen Pertahanan Filipina dengan produk dari Indonesia.

Bondan mengatakan itu terkait penandatanganan Memorandum of Understanding ( Mou) tentang kerja sama di bidang logistik dan industri pertahanan antara Indonesia dan Filipina.

Kerja sama ini ditandatangani Bondan bersama Undersecretary for Finance and Material, Department of National Defense of Philippines Air Marshal (Ret) Raymundo DV Elefante di kantor Kemhan, Jakarta Kamis (27/2/2020).

Pada kesempatan itu, Bondan menuturkan, Indonesia ingin dapat menyuplai kebutuhan material peralatan pertahanan Filipina yang sebelumnya telah berjalan baik.

Baca juga: Tahun 2020, Kemhan Fokus Kembangkan Industri Pertahanan Dalam Negeri

Dia menjelaskan, Filipina sudah membeli produk-produk industri pertahanan Indonesia, di antaranya Kapal SSV buatan PT PAL Indonesia dan produk pesawat dari PT Dirgantara Indonesia.

“Dengan penandatanganan MoU ini, diharapkan PT Pindad (Persero) dan perusahaan industri pertahanan lainnya dapat turut mencoba menawarkan produk-produknya ke Filipina,” tambahnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan penandatangan MoU terkait logistik dan kerja sama industri pertahanan ini menjadi payung hukum kerja sama kedua negara.

“Jadi untuk procurement, kemudian untuk transfer of technology dan exchange material, khususnya terkait industri pertahanan,” kata Bondan seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Kemhan Berkomitmen Lakukan Reformasi Birokrasi

Sementara itu, Raymundo mengatakan, sebagai dua negara yang bertetangga selama ini hubungan kerja sama Indonesia dan Filipina khususnya di bidang pertahanan telah terjalin baik.

Hadirin dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (Mou) tentang kerja sama di bidang logistik dan industri pertahanan antara Indonesia dan Filipina.DOK. Humas Kementerian Pertahanan Hadirin dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (Mou) tentang kerja sama di bidang logistik dan industri pertahanan antara Indonesia dan Filipina.

Dia pun berharap, MoU kerja sama logistik dan industri pertahanan ini, menjadi awal yang baik bagi peningkatan kerja sama kedua negara, khususnya di bidang industri pertahanan.

“Bagian utama dalam kesepakatan ini adalah adalah kerja sama di bidang logistik, di mana akan ada pembelian logistik melalui kerja sama Government to Government (G to G),” ungkapnya.

Selain Bondan dan Raymundo, hadir pada acara penandatanganan MoU ini sejumlah pejabat di lingkungan Kemhan, termasuk Direktur Utama (Dirut) PT Pindad Abraham Mose dan Dirut PT Pal Indonesia Budiman Saleh.

Baca juga: Perkuat Diplomasi dan Kerja Sama Pertahanan, Prabowo Kunjungi Uni Emirat Arab

Adapun dari pihak Filipina, hadir pula Duta Besar Filipina untuk Indonesia dan Atase Pertahanan Filipina di Jakarta.

PenulisInang Jalaludin Shofihara
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Mengenal Pusrehab, Penghargaan Kemhan untuk Anggota TNI Penyandang Disabilitas
Mengenal Pusrehab, Penghargaan Kemhan untuk Anggota TNI Penyandang Disabilitas
Kemhan
Diamputasi dan Nyaris Buta, Kini Anggota TNI Ini Jadi Peternak Sukses
Diamputasi dan Nyaris Buta, Kini Anggota TNI Ini Jadi Peternak Sukses
Kemhan
KRI Nanggala-402 Tenggelam, Pengamat Militer Dukung Prabowo Dobrak Kesulitan Pengadaan Alutsista
KRI Nanggala-402 Tenggelam, Pengamat Militer Dukung Prabowo Dobrak Kesulitan Pengadaan Alutsista
Kemhan
Soal Tenggelamnya KRI Nanggala-402, Pengamat Militer Dukung Prabowo Evaluasi Alutsista
Soal Tenggelamnya KRI Nanggala-402, Pengamat Militer Dukung Prabowo Evaluasi Alutsista
Kemhan
Pengamat Pertahanan Nilai Denwalsus Kemhan Tidak Bermasalah
Pengamat Pertahanan Nilai Denwalsus Kemhan Tidak Bermasalah
Kemhan
Perkuat TNI, Program Komponen Cadangan Dibuka untuk Umum secara Sukarela
Perkuat TNI, Program Komponen Cadangan Dibuka untuk Umum secara Sukarela
Kemhan
AU Senegal Kembali Beli Pesawat PTDI, Prabowo: Ini Patut Dibanggakan
AU Senegal Kembali Beli Pesawat PTDI, Prabowo: Ini Patut Dibanggakan
Kemhan
Perkenalkan Peluncur Roket R-HAN 122B, Kabalitbang Kemhan: Ini Langkah Strategis.
Perkenalkan Peluncur Roket R-HAN 122B, Kabalitbang Kemhan: Ini Langkah Strategis.
Kemhan
Perkuat Pertahanan Nasional, Kemhan Ciptakan Kendaraan Khusus Pusat Komando MCCV
Perkuat Pertahanan Nasional, Kemhan Ciptakan Kendaraan Khusus Pusat Komando MCCV
Kemhan
Melihat Tanpa Terlihat, Radar Pasif Bantu Tingkatkan Keamanan Nasional
Melihat Tanpa Terlihat, Radar Pasif Bantu Tingkatkan Keamanan Nasional
Kemhan
Peduli Kondisi Psikologis Pasien, RS dr Suyoto Tingkatkan Layanan Penanganan Covid-19
Peduli Kondisi Psikologis Pasien, RS dr Suyoto Tingkatkan Layanan Penanganan Covid-19
Kemhan
Kemhan Optimalkan Layanan dan Sarana Prasarana RS dr Suyoto sebagai Langkah Penanganan Covid-19
Kemhan Optimalkan Layanan dan Sarana Prasarana RS dr Suyoto sebagai Langkah Penanganan Covid-19
Kemhan
Wamenhan Sebut Kesejahteraan Negara di Samudera Hindia Bergantung Pada Keamanan dan Perdamaian Kawasan
Wamenhan Sebut Kesejahteraan Negara di Samudera Hindia Bergantung Pada Keamanan dan Perdamaian Kawasan
Kemhan
Ikuti ADSOM WG, Kemhan Bahas Kerja Sama Pertahanan dalam Penanganan Covid-19
Ikuti ADSOM WG, Kemhan Bahas Kerja Sama Pertahanan dalam Penanganan Covid-19
Kemhan
Dukung Kemandirian Pertahanan dan Keamanan, Kemhan Bangun Budaya Kerja Berkarakter
Dukung Kemandirian Pertahanan dan Keamanan, Kemhan Bangun Budaya Kerja Berkarakter
Kemhan