Asuransi Pertanian Penting bagi Petani untuk Hadapi Kemarau, Mengapa?

Anggara Wikan Prasetya
Kompas.com - Selasa, 7 Juli 2020
Kondisi lahan tanaman padi yang retak karena kekurangan air di Desa Kertosari Kecamatan Pakusari Kabupaten JemberKOMPAS.COM/BAGUS SUPRIADI Kondisi lahan tanaman padi yang retak karena kekurangan air di Desa Kertosari Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember

KOMPAS.comPetani harus mengantisipasi musim kemarau setiap tahunnya. Ancaman kemarau panjang dapat menyebabkan kekeringan dan membuat petani mengalami gagal panen.

Maka dari itu, para petani diimbau untuk memanfaatkan asuransi sebagai salah satu komponen dalam usaha tani untuk mitigasi risiko apabila terjadi gagal panen.

“Jika usaha tani atau ternak mengalami gagal panen, petani akan mendapatkan ganti atau klaim dari perusahaan asuransi,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) Sarwo Edhy dalam keterangan tertulis, Selasa (7/7/2020).

Menurut dia, adanya asuransi membuat perbankan lebih percaya untuk menyalurkan kredit, sehingga ada jaminan terhadap kelangsungan usaha tani dan tidak terjadi gagal bayar kredit.

Baca juga: Kemenkop UKM Dorong UMKM Pertanian untuk Go Digital

“Ada dua jenis asuransi pertanian yang bisa dimanfaatkan, yaitu Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dan Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau (AUTS/K),” ujar Sarwo Edhy.

Untuk AUTP, imbuh dia, preminya Rp 180.000 per hektare (ha) per musim tanam (MT). Nilai pertanggungan sebesar Rp 6 juta per ha per MT.

Asuransi itu memberikan perlindungan kepada petani terhadap serangan hama penyakit, banjir, dan kekeringan.

Sementara itu, premi AUTS/K sebesar Rp 200.000 per ekor per tahun. Nilai pertanggungan terbagi menjadi tiga. Untuk ternak mati, nilai pertanggungannya Rp 10 juta per ekor, ternak potong paksa Rp 5 juta per ekor, dan kehilangan Rp 7 juta per ekor.

Baca juga: Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Ini Inovasi dan Modernisasi yang Dilakukan Kementan

“Agar tidak memberatkan petani, pelaksanaan asuransi pertanian dapat disinergikan dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR),” kata Sarwo Edhy.

Ia melanjutkan, petani yang mendapatkan pembiayaan KUR harus mendaftar asuransi pertanian, khususnya untuk usaha tani padi dan asuransi usaha ternak sapi atau kerbau.

Antisipasi potensi kerugian dengan asuransi pertanian

Pernyataan senada seputar manfaat asuransi pertanian juga disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo.

Menurut dia, para petani harus mengantisipasi potensi kerugian karena terjadinya kekeringan sebagai akibat kemarau panjang dengan mengikuti asuransi eprtanian.

Ajakan Mentan untuk ikut asuransi pertanian itu khususnya ditujukan kepada para petani di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Adapun, menjelang musim kemarau tahun 2020 ini, baru 8 persen dari seluruh petani di sana yang memanfaatkan asuransi pertanian.

Baca juga: Apa Bedanya Produk Eucalyptus Kementan dengan yang di Pasaran?

“Di sejumlah daerah, peralihan ke musim kemarau mulai terasa, termasuk di Jawa Barat yang relatif dekat dengan Kebumen,” kata Menteri Syahrul.

PenulisAnggara Wikan Prasetya
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Mentan SYL Pastikan Stok Komoditas Pangan Utama Hingga Akhir Tahun Aman
Mentan SYL Pastikan Stok Komoditas Pangan Utama Hingga Akhir Tahun Aman
Kementan
Tingkatkan Kemudahan Izin Usaha Pertanian, Kementan Terapkan Pendekatan Berbasis Risiko
Tingkatkan Kemudahan Izin Usaha Pertanian, Kementan Terapkan Pendekatan Berbasis Risiko
Kementan
Lewat RJIT, Dirjen PSP Berupaya Tingkatkan Indeks Pertanaman dan Partisipasi Poktan
Lewat RJIT, Dirjen PSP Berupaya Tingkatkan Indeks Pertanaman dan Partisipasi Poktan
Kementan
Kementan Dukung Urban Farming Kota Solo, Gibran Ucapkan Terima Kasih
Kementan Dukung Urban Farming Kota Solo, Gibran Ucapkan Terima Kasih
Kementan
Wujudkan Indonesia Berdaulat Pangan, Pakar Ekonomi Minta Pemerintah Bangun Strategi Besar
Wujudkan Indonesia Berdaulat Pangan, Pakar Ekonomi Minta Pemerintah Bangun Strategi Besar
Kementan
Salurkan KUR Pertanian Rp 1 Miliar ke Petani Serang, Mentan: Mari Kita Dorong Kebijakan Ini
Salurkan KUR Pertanian Rp 1 Miliar ke Petani Serang, Mentan: Mari Kita Dorong Kebijakan Ini
Kementan
Gelar Doa Bersama, Mentan SYL Minta Rakyat Tak Khawatirkan Stok Pangan
Gelar Doa Bersama, Mentan SYL Minta Rakyat Tak Khawatirkan Stok Pangan
Kementan
Fokus Jaga Ketersediaan Pangan Rakyat, Kementan Rumuskan 5 Program Pembangunan Pertanian
Fokus Jaga Ketersediaan Pangan Rakyat, Kementan Rumuskan 5 Program Pembangunan Pertanian
Kementan
Mentan Minta Jajarannya dan Pemda Kerja Sama Jadikan Pertanian Penopang Pembangunan
Mentan Minta Jajarannya dan Pemda Kerja Sama Jadikan Pertanian Penopang Pembangunan
Kementan
Politisi Nasdem Nilai Mentan SYL Bawa Perubahan Besar pada Pertanian RI
Politisi Nasdem Nilai Mentan SYL Bawa Perubahan Besar pada Pertanian RI
Kementan
BPS Prediksi Panen Beras 33 Juta Ton, Kementan Dinilai Berhasil Jaga Keamanan Pangan
BPS Prediksi Panen Beras 33 Juta Ton, Kementan Dinilai Berhasil Jaga Keamanan Pangan
Kementan
Kementan Siapkan 1,7 Juta Ekor Hewan Kurban, Mentan: Harga Terkendali
Kementan Siapkan 1,7 Juta Ekor Hewan Kurban, Mentan: Harga Terkendali
Kementan
Masuki Musim Kemarau, Kementan Imbau Petani di Sukabumi Mengikuti Asuransi
Masuki Musim Kemarau, Kementan Imbau Petani di Sukabumi Mengikuti Asuransi
Kementan
Kondisi Pandemi, Mentan SYL: 273 Juta Penduduk Butuh Makan
Kondisi Pandemi, Mentan SYL: 273 Juta Penduduk Butuh Makan
Kementan
Realisasikan Pertanian 4.0, Kementan Buka Perbengkelan Alsintan di Parigi
Realisasikan Pertanian 4.0, Kementan Buka Perbengkelan Alsintan di Parigi
Kementan