Di Gelar Bincang Teras Negeriku, Kemenkominfo Bahas Cara Menjadi Muda Toleran dan Produktif

Kompas.com - 12/09/2024, 09:00 WIB
Dwi NH,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyelenggarakan acara Bincang Teras Negeriku dengan tema ?Muda Toleran dan Produktif? di Kota Probolinggo, Jawa Timur (Jatim), Rabu (11/9/2024).DOK. Humas Kemenkominfo Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyelenggarakan acara Bincang Teras Negeriku dengan tema ?Muda Toleran dan Produktif? di Kota Probolinggo, Jawa Timur (Jatim), Rabu (11/9/2024).

KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyelenggarakan acara Bincang Teras Negeriku dengan tema “Muda Toleran dan Produktif” di Kota Probolinggo, Jawa Timur (Jatim), Rabu (11/9/2024).

Acara tersebut menghadirkan dua narasumber inspiratif, yakni aktivis dan penulis Kalis Mardiasih serta influencer Indra Dwi Prasetyo. Kedua narasumber berbagi pemikiran dan berdialog dengan peserta mengenai toleransi dan produktivitas di kalangan anak muda.

Indra Dwi Prasetyo menekankan pentingnya membaca buku sebagai cara untuk meraih kesuksesan, terutama bagi mereka yang tidak berasal dari keluarga kaya.

“Saya melarang diri untuk lulus Sarjana (S1) sebelum membaca minimal lima ratus buku. Bagi orang seperti saya yang berasal dari keluarga sederhana, membaca buku adalah cara terbaik untuk sukses,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu.

Sementara itu, Kalis, yang tumbuh dalam keluarga kurang mampu, menjelaskan bahwa produktivitas adalah kebutuhan sehari-hari baginya.

“Sejak kecil, saya tidak tahu cara untuk tidak produktif. Saya selalu harus produktif karena keluarga saya sangat miskin,” tuturnya.

Baca juga: 10 Kebiasaan Pagi yang Membuatmu Sulit Sukses

Kalis, yang juga lahir dari seorang tukang becak dan ibu pekerja rumah tangga merasa bahwa satu-satunya cara untuk membanggakan keluarga adalah dengan menjadi pintar.

Ditanya tentang tips untuk tetap produktif, kedua narasumber memberikan pandangan yang berbeda.

Kalis menekankan pentingnya menghasilkan sesuatu yang didasarkan pada passion pribadi.

“Bertanyalah kepada diri sendiri, apakah aku bisa mengembangkan apa yang aku cintai sehingga memiliki nilai terbaik di bidangnya,” ujarnya.

 “Kita hidup dalam dunia yang penuh kompetisi, jadi penting untuk selalu berusaha menjadi yang terbaik, tidak peduli apapun tantangannya,” sambung Kalis.

Pentingnya menjadi produktif

Pada kesempatan itu, Indra berpendapat bahwa untuk meningkatkan produktivitas, penting memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya dan mengisinya dengan kegiatan bermanfaat.

“Saya sangat menghindari waktu luang dan waktu kosong. Bahkan di akhir pekan, saya jarang memiliki waktu kosong,” ucapnya.

Menurut Indra, produktif berarti harus sadar saat memiliki waktu kosong dan mencari cara untuk mengisinya dengan kegiatan yang berguna.

“Teman-teman bisa membaca buku, bekerja, mengikuti program afiliasi dengan e-commerce, atau membantu orang tua. Intinya, anak muda harus selalu mengisi waktu mereka dengan kegiatan yang produktif; memiliki waktu kosong itu tidak boleh,” jelasnya.

Baca juga: 10 Ide Kegiatan di Rumah Saat Musim Hujan, Tak Cuma Tidur

Mengenai toleransi, Kalis berpendapat bahwa manusia tidak hidup sendiri, tetapi berbagi ruang dengan orang-orang di sekitar yang juga ingin merasakan hidup tenang.

“Meskipun ada perbedaan, jika kita ingin berbagi ruang dalam kedamaian, kebahagiaan, dan ketenangan, kita harus mencari solusi yang baik untuk setiap masalah,” imbuhnya.

Sebaliknya, Indra menjelaskan bahwa toleransi bukan hanya tentang memahami perbedaan, tetapi juga tentang memahami mengapa perbedaan itu ada.

“Jadi kalau ditanya apa sih toleransi menurut saya? Itu adalah keinginan kita untuk kepo terhadap suatu hal dan kemudian memakluminya sebagai sebuah keniscayaan atau keberagaman,” jelasnya.

Berdayakan anak-anak muda di berbagai daerah

Sebagai informasi, acara Bincang Teras Negeriku oleh Kemenkominfo merupakan inisiatif rutin untuk memberdayakan anak-anak muda di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya menuju Generasi Emas Indonesia 2045.

Ketua Tim Informasi dan Komunikasi Pertahanan dan Keamanan Kemenkominfo Dewi Susilorini Kusumoningrum menjelaskan, memahami dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan sepenuh hati dapat menginspirasi kita untuk memberikan kontribusi terbaik bagi negara.

“Setiap dari kita memiliki potensi untuk memberikan sesuatu yang berharga bagi Indonesia. Baik laki-laki maupun perempuan, dari berbagai suku, bahasa, dan agama, kita semua satu dalam naungan Pancasila,” ucapnya.

“Kita harus terus-menerus mengingat bahwa negara kita adalah bangsa dengan keanekaragaman yang luar biasa. Keanekaragaman ini bukanlah hal yang perlu dipertentangkan, melainkan merupakan potensi yang sangat besar,” sambungnya.

Terkini Lainnya
Percepatan Transformasi Digital, Menkomdigi Luncurkan Wi-Fi 6E dan Wi-Fi 7
Percepatan Transformasi Digital, Menkomdigi Luncurkan Wi-Fi 6E dan Wi-Fi 7
Kemenkominfo
Orasi Ilmiah Menkomdigi, Pemerintah Lindungi Ruang Digital Anak lewat Teknologi dan Regulasi
Orasi Ilmiah Menkomdigi, Pemerintah Lindungi Ruang Digital Anak lewat Teknologi dan Regulasi
Kemenkominfo
Platform Digital Abaikan Konten Berbahaya? Kemkomdigi Siapkan Denda dan Sanksi Tegas
Platform Digital Abaikan Konten Berbahaya? Kemkomdigi Siapkan Denda dan Sanksi Tegas
Kemenkominfo
Fokus Digitalisasi pada 2025, Pemerintah Bakal Gencarkan AI dan Ekonomi Digital
Fokus Digitalisasi pada 2025, Pemerintah Bakal Gencarkan AI dan Ekonomi Digital
Kemenkominfo
Dampingi Presiden ke India, Menkomdigi Jalin Kemitraan di Bidang Pengembangan Digital
Dampingi Presiden ke India, Menkomdigi Jalin Kemitraan di Bidang Pengembangan Digital
Kemenkominfo
Perlindungan Anak di Dunia Digital, Kemenkomdigi Terapkan SAMAN untuk Cegah Konten Ilegal
Perlindungan Anak di Dunia Digital, Kemenkomdigi Terapkan SAMAN untuk Cegah Konten Ilegal
Kemenkominfo
Menkomdigi Ingatkan Pentingnya Tata Kelola Komunikasi Publik yang Santun dan Beretika
Menkomdigi Ingatkan Pentingnya Tata Kelola Komunikasi Publik yang Santun dan Beretika
Kemenkominfo
Demi Transformasi Digital, Menkomdigi Fokus pada 3 Pilar Utama Ini
Demi Transformasi Digital, Menkomdigi Fokus pada 3 Pilar Utama Ini
Kemenkominfo
Budayawan Apresiasi GNRM yang Perkuat Karakter Bangsa lewat Seni dan Bahasa
Budayawan Apresiasi GNRM yang Perkuat Karakter Bangsa lewat Seni dan Bahasa
Kemenkominfo
Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Disebut Jadi Hal Krusial untuk Bangun SDM Indonesia
Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Disebut Jadi Hal Krusial untuk Bangun SDM Indonesia
Kemenkominfo
Kemenkomdigi Gelar Fun Run Kampanyekan Pemberantasan Judol
Kemenkomdigi Gelar Fun Run Kampanyekan Pemberantasan Judol
Kemenkominfo
Lawan Judi Online dengan Gaya Hidup Sehat ala Sheryl Sheinafia
Lawan Judi Online dengan Gaya Hidup Sehat ala Sheryl Sheinafia
Kemenkominfo
Ikuti Arahan Menkomdigi, Grab dan OVO Blokir Transaksi Judi Online
Ikuti Arahan Menkomdigi, Grab dan OVO Blokir Transaksi Judi Online
Kemenkominfo
Grab dan OVO Dukung Makan Bergizi Gratis, Menkomdigi: Ciptakan Dampak Positif bagi Masyarakat
Grab dan OVO Dukung Makan Bergizi Gratis, Menkomdigi: Ciptakan Dampak Positif bagi Masyarakat
Kemenkominfo
Kementerian Komdigi Gelar Malam Anugerah UMKM Level Up 2024
Kementerian Komdigi Gelar Malam Anugerah UMKM Level Up 2024
Kemenkominfo
Bagikan artikel ini melalui
Oke