Lahirkan Generasi Masa Depan Bebas Stunting, Kemenkominfo Gelar Forum Kepoin GenBest

Dwi Nur Hayati
Kompas.com - Sabtu, 10 Juli 2021
Kemenkominfo menyelenggarakan forum ?Kepoin Generasi Bersih dan Sehat (GenBest)? di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim) secara virtual pada Selasa (6/7/2021). DOK. Humas Kemenkominfo Kemenkominfo menyelenggarakan forum ?Kepoin Generasi Bersih dan Sehat (GenBest)? di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim) secara virtual pada Selasa (6/7/2021).

KOMPAS.com –  Gaya hidup sehat perlu dijadikan kebiasaan oleh seluruh masyarakat Indonesia, termasuk generasi muda.

Pasalnya, dengan gaya hidup sehat, generasi masa depan bebas stunting akan lahir.
Untuk mewujudkan generasi sehat, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyelenggarakan forum Kepoin Generasi Bersih dan Sehat (GenBest) di berbagai daerah prioritas stunting.

Salah satu rangkaian acara tersebut digelar di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), secara virtual dengan menyasar peserta dari kalangan remaja dan ibu muda, Selasa (6/7/2021).

Baca juga: Menko PMK: Peran Keluarga Kunci Penurunan Stunting

Adapun kegiatan Kepoin GenBest bertujuan untuk memberikan pemahaman dan kepedulian generasi muda terhadap isu stunting sejak dini.

“Para remaja ini nantinya menjadi calon orangtua di masa depan. Jika kesehatan dan gizi mereka tidak dijaga sejak sekarang, akan berdampak buruk di masa mendatang,” ujar Direktur Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kemkominfo Wiryanta dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (10/7/2021).

Selain memberikan pemahaman pada remaja, kegiatan Kepoin GenBest juga dilakukan untuk mencapai target penurunan angka prevalensi stunting di Indonesia.

Seperti diketahui, Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan target prevalensi stunting di Indonesia turun menjadi 14 persen pada 2024.

Baca juga: Menteri PPPA: Kualitas Ketahanan Keluarga Kurangi Risiko Stunting

“Pada 2030, Indonesia akan memasuki fase bonus demografi. Potensi ini akan menjadi sia-sia apabila sumber daya manusia (SDM) mengalami stunting,” ucap Wiryanta.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil Survei Status Gizi Balita Indonesia, angka prevalensi stunting pada 2019 mencapai 27,67 persen.

Wiryanta menilai, angka tersebut masih tinggi dibandingkan ambang batas yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO), yakni 20 persen.

Baca juga: Ini Makanan yang Disarankan WHO untuk Dikonsumsi saat Pandemi Covid-19

Biasakan diri berolahraga

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Advokasi, Pergerakan, dan Informasi (ADPIN) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Dwi Listyawardani menyarankan remaja putri dan ibu muda untuk mulai membiasakan diri untuk melakukan olahraga ringan.

“Minimal 30 menit, lima kali dalam seminggu lakukan olahraga ringan seperti aerobik dan joging untuk menunjang gaya hidup sehat. Utamanya, di masa pandemi Covid-19,” ujarnya, sebagai salah satu narasumber forum Kepoin Genbest di Trenggalek.

Dalam kesempatan itu, Dwi mengimbau agar remaja putri dan ibu muda mulai memperhatikan gaya hidup sejak dini.

Menurutnya, gaya hidup tidak sehat sangat berpengaruh terhadap kondisi tubuh dan memicu terjadinya stunting bagi anak.

Baca juga: Kementerian PPPA: Penyebab Stunting Terkait Ketimpangan Gender Perlu Ditelusuri

“Perhatikan gaya hidup mulai sekarang. Kalau masih muda, susah konsentrasi, mudah pegal-pegal, itu berarti gaya hidupnya yang salah. Penyebabnya, bisa dari segi makanan, aktivitas, merokok, malas berolahraga, atau dari segi kebersihan dan sanitasi," ujar Dwi.

Setali tiga uang, praktisi kesehatan Clarin Hayes juga turut mengimbau generasi muda untuk mulai memperhatikan kesehatan sejak dini. Tidak hanya kesehatan mental, tetapi juga kesehatan fisik.

Sebagai penerus bangsa, kata dia, para remaja harus memiliki kesadaran terhadap isu stunting.

“Sebagai generasi muda, kita harus menjaga nutrisi dari sekarang agar nantinya dapat melahirkan generasi-generasi yang berkualitas. Hal ini tentunya untuk kemajuan bangsa,” ujar Clarin.

Baca juga: Ajak Generasi Muda Lestarikan Candi, Siap Darling Gelar Candi Darling From Home

Terlebih, lanjut dia, saat ini banyak dijumpai fenomena remaja putri melakukan diet dengan mengesampingkan kesehatan. Menurut Clarin, cara diet yang benar tidak harus mengorbankan aspek kesehatan.

“Khusus remaja putri yang ingin memiliki bentuk tubuh proporsional, tetap harus memperhatikan asupan gizi. Jangan sembarangan mengurangi porsi makan dan yang paling utama adalah berolahraga secara rutin,” imbuhnya.

Clarin meyakini, bentuk tubuh yang ideal akan didapat dengan cara tersebut tanpa harus membahayakan kondisi tubuh.

PenulisDwi Nur Hayati
EditorAgung Dwi E
Terkini Lainnya
Kasus Covid-19 Turun di Bawah 100.000, Menkominfo: Ayo Segera Vaksin
Kasus Covid-19 Turun di Bawah 100.000, Menkominfo: Ayo Segera Vaksin
Kemenkominfo
Tertarik Bekerja di Pemerintahan? Kemenkominfo Buka Rekrutmen Calon Anggota KIP
Tertarik Bekerja di Pemerintahan? Kemenkominfo Buka Rekrutmen Calon Anggota KIP
Kemenkominfo
Kemenkominfo Minta Humas Pemerintah Buat Konten Informatif yang Mudah Dimengerti Publik
Kemenkominfo Minta Humas Pemerintah Buat Konten Informatif yang Mudah Dimengerti Publik
Kemenkominfo
Pemerintah Perpanjang PPKM di Jawa Bali hingga 16 Agustus, Ini Perbedaan dengan PPKM Sebelumnya
Pemerintah Perpanjang PPKM di Jawa Bali hingga 16 Agustus, Ini Perbedaan dengan PPKM Sebelumnya
Kemenkominfo
Menkominfo Sebut Butuh Solidaritas dari 5 Elemen Strategis untuk Tangani Pandemi
Menkominfo Sebut Butuh Solidaritas dari 5 Elemen Strategis untuk Tangani Pandemi
Kemenkominfo
Kemenkominfo Ajak Humas Pemerintah Maksimalkan Medsos untuk Komunikasikan Program
Kemenkominfo Ajak Humas Pemerintah Maksimalkan Medsos untuk Komunikasikan Program
Kemenkominfo
Menkominfo: Tertib Protokol 3M dan Siap di Vaksin, Kunci Penanganan Pandemi Covid-19
Menkominfo: Tertib Protokol 3M dan Siap di Vaksin, Kunci Penanganan Pandemi Covid-19
Kemenkominfo
Agar Kebijakan Penanganan Covid-19 Pemerintah Berjalan Efektif, Menkominfo Minta Saran Perbaikan dari Seluruh Pihak
Agar Kebijakan Penanganan Covid-19 Pemerintah Berjalan Efektif, Menkominfo Minta Saran Perbaikan dari Seluruh Pihak
Kemenkominfo
Padukan Alam dan Budaya, Panitia Besar PON XX Papua 2021 Rilis 6 Seri Promo Tematik
Padukan Alam dan Budaya, Panitia Besar PON XX Papua 2021 Rilis 6 Seri Promo Tematik
Kemenkominfo
Meski di Tengah Pandemi, Ketua KONI Percaya PON XX Papua Bisa Jadi Momentum Kebangkitan Bersama
Meski di Tengah Pandemi, Ketua KONI Percaya PON XX Papua Bisa Jadi Momentum Kebangkitan Bersama
Kemenkominfo
Terima 3,4 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca, Indonesia Amankan 137,6 Juta Dosis Vaksin
Terima 3,4 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca, Indonesia Amankan 137,6 Juta Dosis Vaksin
Kemenkominfo
Cegah Stunting, BKKBN Imbau Generasi Muda Mulai Pola Hidup Sehat sejak Dini
Cegah Stunting, BKKBN Imbau Generasi Muda Mulai Pola Hidup Sehat sejak Dini
Kemenkominfo
Lahirkan Generasi Masa Depan Bebas Stunting, Kemenkominfo Gelar Forum Kepoin GenBest
Lahirkan Generasi Masa Depan Bebas Stunting, Kemenkominfo Gelar Forum Kepoin GenBest
Kemenkominfo
Tokoh Perempuan Ini Minta Anak Muda Terlibat dalam Pelaksanaan PON Papua
Tokoh Perempuan Ini Minta Anak Muda Terlibat dalam Pelaksanaan PON Papua
Kemenkominfo
100 Hari Menuju PON XX Papua, Panitia Siapkan Berbagai Event Menarik
100 Hari Menuju PON XX Papua, Panitia Siapkan Berbagai Event Menarik
Kemenkominfo