Agar Pemilih Tetap Sehat, Kemenkominfo Maksimalkan Peran KIM

Dwi Nur Hayati
Kompas.com - Senin, 16 November 2020
Kemenkominfo sosialisasikan bagaimana menjadi pemilih cerdas dan sehat dalam pemilihan serentak 2020.DOK. Humas Kemenkominfo Kemenkominfo sosialisasikan bagaimana menjadi pemilih cerdas dan sehat dalam pemilihan serentak 2020.

KOMPAS.com – Direktur Jenderal (Dirjen) Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Widodo Muktiyo mengatakan, prinsip dasar pemilihan selain memilih adalah pemilih tetap sehat.

“Oleh karena itu, Kelompok Informasi Masyarakat ( KIM) ditugaskan mengajak masyarakat agar tetap memperhatikan dan disiplin menerapkan protokol kesehatan meskipun tengah dalam euphoria pemilihan kepala daerah,” ujar Widodo.

Widodo menjelaskan, KIM merupakan salah satu mitra strategis pemerintah yang berperan sebagai motor penggerak untuk mengedukasi masyarakat agar tetap berpartisipasi aktif dan cerdas dalam pemilihan serentak 2020.

“Selama ini, KIM memang dianggap sebagai kelompok yang paling dekat dengan masyarakat di level bawah dan mengetahui keinginan masyarakat akan sosok ideal seorang pemimpin,” kata Widodo, seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima Minggu (15/11/2020).

Baca juga: iPhone 12 Dapat Restu Kominfo, Ini Perkiraan Kapan Dijual di Indonesia

Salah satu contoh peran keterlibatan kelompok ini yang sudah membaur dengan masyarakat, lanjut Widodo, adalah KIM Mekarjaya di Kota Bandung.

Hasil keterliabtan KIM di sana pun sangat positif. Warga setempat mengapresiasi kehadiran KIM sebagai sumber informasi terkait berbagai program pemerintah.

Tak hanya itu, bahkan KIM di Mekarjaya sudah menjadi tempat menampung aspirasi warga terkait berbagai program dan kebijakan pemerintah.

“Aspirasi warga ini lah yang menjadi bahan sosialisasi agar masyarakat menjadi pelaksana

Pentingnya aspek sosialisasi

Pada kesempatan itu, Widodo menyampaikan, salah satu hal yang paling penting dalam sebuah agenda politik nasional pemilihan serentak 2020 adalah aspek sosialisasi.

“Ini karena aspek sosialisasi berguna untuk membuka cakrawala informasi bagi masyarakat,” paparnya.

Selama ini, kata Widodo, pemerintah dituding kerap menggunakan buzzer atau akun media sosial bayaran untuk mengampanyekan sesuatu.

Baca juga: Cegah Gangguan Jaringan Kampanye Daring, Kominfo Minta KPU Koordinasi dengan Dinas Setempat

“Tudingan tersebut kini tidak lagi berlaku karena pemerintah memiliki agen resmi dalam ikhwal informasi dan komunikasi ke masyarakat yaitu KIM,” katanya.

Terlepas dari kondisi Covid-19, Widodo menjelaskan, masyarakat dituntut harus tetap cerdas memilih kepala daerah sembari tetap menjaga kedisiplinan dalam protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Untuk itu, Pemilihan Serentak tahun ini membutuhkan kesadaran dan pemahaman yang baik dari seluruh pihak di masyarakat.

Hal ini karena pada prinsipnya tidak sekadar memilih pemimpin semata, tetapi juga menjaga kesehatan pemilih.

Baca juga: Sukseskan Pemilihan Serentak 2020, Kominfo Siap Sokong KPU

Oleh karenanya, Kemenkominfo berupaya agar pesan-pesan sosialisasi tentang bagaimana menjadi pemilih cerdas dan sehat dapat disampaikan serta diterima dengan baik oleh masyarakat.

“Nah, salah satunya adalah dengan memaksimalkan peran KIM,” jelas Widodo.

PenulisDwi Nur Hayati
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Penguatan Budaya Bahari Jadi Fokus Utama Peringatan Hari Nusantara 2020
Penguatan Budaya Bahari Jadi Fokus Utama Peringatan Hari Nusantara 2020
Kemenkominfo
Peringati Hari Nusantara, Menko Luhut Sebut Laut Indonesia Belum Digarap Optimal
Peringati Hari Nusantara, Menko Luhut Sebut Laut Indonesia Belum Digarap Optimal
Kemenkominfo
Selama Gelaran Pilkada, Menkominfo Pastikan Temukan 47 Isu Hoaks
Selama Gelaran Pilkada, Menkominfo Pastikan Temukan 47 Isu Hoaks
Kemenkominfo
Untuk Hasilkan Pemimpin Berkualitas, Kominfo Ajak Masyarakat Hilangkan Apatisme
Untuk Hasilkan Pemimpin Berkualitas, Kominfo Ajak Masyarakat Hilangkan Apatisme
Kemenkominfo
Peringati Hari Nusantara, Kominfo Imbau Para Jurnalis Tak Sebarkan Disinformasi
Peringati Hari Nusantara, Kominfo Imbau Para Jurnalis Tak Sebarkan Disinformasi
Kemenkominfo
Beredar Ajakan agar Pasien Covid-19 Nyoblos ke TPS, KPU: Bukan Begitu Prosedurnya
Beredar Ajakan agar Pasien Covid-19 Nyoblos ke TPS, KPU: Bukan Begitu Prosedurnya
Kemenkominfo
Lewat KIM, Kominfo Manfaatkan Karang Taruna dan PKK Desa untuk Menyebarkan Informasi Pilkada
Lewat KIM, Kominfo Manfaatkan Karang Taruna dan PKK Desa untuk Menyebarkan Informasi Pilkada
Kemenkominfo
Pilkada Kurang 2 Minggu, Segera Cek Kepesertaan DPT Lewat Cara Berikut
Pilkada Kurang 2 Minggu, Segera Cek Kepesertaan DPT Lewat Cara Berikut
Kemenkominfo
Agar Pilkada Bebas Covid-19, Kominfo Dorong KPU Tingkatkan Intensitas Koordinasi
Agar Pilkada Bebas Covid-19, Kominfo Dorong KPU Tingkatkan Intensitas Koordinasi
Kemenkominfo
Jauhkan Diri Dari Money Politics, Mahasiswa DIharapkan Lakukan Ini di Pilkada 2020
Jauhkan Diri Dari Money Politics, Mahasiswa DIharapkan Lakukan Ini di Pilkada 2020
Kemenkominfo
Dukung Demokrasi Digital, Kemenkominfo Bantu KPU Petakan Jaringan TPS di Daerah Pilkada
Dukung Demokrasi Digital, Kemenkominfo Bantu KPU Petakan Jaringan TPS di Daerah Pilkada
Kemenkominfo
Kominfo Temukan 38 Isu Hoaks Soal Pilkada Serentak
Kominfo Temukan 38 Isu Hoaks Soal Pilkada Serentak
Kemenkominfo
Targetkan 77,5 Persen Partisipasi pada Pilkada 2020, KPU Gandeng KIM
Targetkan 77,5 Persen Partisipasi pada Pilkada 2020, KPU Gandeng KIM
Kemenkominfo
Calon Tunggal atau Kotak Kosong, Masyarakat Diimbau Gunakan Hak Pilihnya di Pilkada
Calon Tunggal atau Kotak Kosong, Masyarakat Diimbau Gunakan Hak Pilihnya di Pilkada
Kemenkominfo
Mabes Polri Siap Amankan Rangkaian Kegiatan Pilkada Serentak 2020
Mabes Polri Siap Amankan Rangkaian Kegiatan Pilkada Serentak 2020
Kemenkominfo