Cegah KLB Penyakit yang Sudah Ada Vaksinnya, Kemkominfo Minta Imunisasi Tetap Berjalan

Maria Arimbi Haryas Prabawanti
Kompas.com - Kamis, 17 September 2020
Petugas kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Tebet menyuntikan vaksin Measles Rubella (MR) kepada pelajar SDN Tebet Timur 15 di Kelurahan Tebet Timur, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2020). Imunisasi atau pemberian vaksin itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan di Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) tahun 2020 dan pemeriksaan kesehatan menyeluruh kepada murid sekolah dasar di wilayah DKI Jakarta.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Petugas kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Tebet menyuntikan vaksin Measles Rubella (MR) kepada pelajar SDN Tebet Timur 15 di Kelurahan Tebet Timur, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2020). Imunisasi atau pemberian vaksin itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan di Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) tahun 2020 dan pemeriksaan kesehatan menyeluruh kepada murid sekolah dasar di wilayah DKI Jakarta.

KOMPAS.com – Direktur Jenderal (Dirjen) Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Widodo Muktiyo mengatakan, jangan sampai masyarakat mengalami kejadian luar biasa (KLB) pada penyakit yang sudah ada vaksinnya.

"Oleh karenanya, pelayanan imunisasi harus tetap berjalan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan,” ujar Widodo, Rabu (16/9/2020).

Widodo juga mengimbau masyarakat agar melakukan imunisasi untuk anak-anak di bawah usia lima tahun (balita) dan bawah tiga tahun (batita) sesuai petunjuk teknis (Juknis) imunisasi di masa pandemi.

"Juknis imunisasi tersebut telah dibuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes)," kata Widodo melalui keterangan tertulisnya.

Baca juga: KPAI: Penutupan Posyandu Berdampak pada Penurunan Kesehatan Anak

Ia menambahkan, juknis tersebut terangkum dalam Surat Edaran (SE) Pelayanan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian (P2P) Nomor SR.02.06/4/ 1332 /2020 tentang Pelayanan Imunisasi Anak Selama Masa Pandemi Covid-19.

"Berdasarkan juknis tersebut, orangtua diharapkan mendatangi fasilitas kesehatan ( faskes) yang memiliki ruang cukup luas untuk melakukan physical distancing," tuturnya.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk menjaga jarak 1 sampai 2 meter dengan pengunjung lain dan hindari kerumunan ketika melakukan imunisasi.

"Si kecil harus dipastikan sedang dalam kondisi sehat dan sudah terdata di faskes tersebut sebelumnya sehingga tidak perlu berlama-lama di dalam faskes," tuturnya.

Baca juga: KPAI Harap Posyandu Kembali Dibuka dengan Syarat...

Selanjutnya, Widodo menghimbau agar jumlah pengantar sebaiknya hanya satu orang.

"Sesuai protokol standar, untuk menghindari paparan Covid-19, orangtua dan anak wajib mengenakan masker," tuturnya.

Widodo Muktiyo menginformasikan pula umumnya setiap faskes menyediakan fasilitas cuci tangan.

"Sebelum masuk dan sesudah menerima pelayanan di faskes, orang tua dan anak harus mencuci tangan dengan sabun sesuai anjuran," tuturnya.

Baca juga: Dinkes DKI Batasi Kegiatan Posyandu Selama Pandemi Covid-19

Kemudian, Widodo menuturkan, setelah mendapat imunisasi, orangtua diminta membawa anak ke ruang tunggu yang sudah disediakan.

"Tunggu sekitar 30 menit karena terkadang imunisasi dapat menimbulkan beberapa reaksi," tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, jika dalam 30 menit tersebut kondisi anak tetap baik, umumnya anak diperbolehkan pulang kerumah.

"Jangan lupa membersihkan diri begitu sampai di rumah," ujarnya.

PenulisMaria Arimbi Haryas Prabawanti
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Cegah Covid-19 dengan 3M, Dirjen IKP : Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan
Cegah Covid-19 dengan 3M, Dirjen IKP : Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan
Kemenkominfo
Cegah KLB Penyakit yang Sudah Ada Vaksinnya, Kemkominfo Minta Imunisasi Tetap Berjalan
Cegah KLB Penyakit yang Sudah Ada Vaksinnya, Kemkominfo Minta Imunisasi Tetap Berjalan
Kemenkominfo
Tak Hanya Cegah Covid-19, Pola Hidup Sehat juga Cegah Stunting
Tak Hanya Cegah Covid-19, Pola Hidup Sehat juga Cegah Stunting
Kemenkominfo
Cegah Kepanikan Akibat Virus Corona, Pemerintah Berdayakan Masyarakat
Cegah Kepanikan Akibat Virus Corona, Pemerintah Berdayakan Masyarakat
Kemenkominfo
Di WEF 2020, Menkominfo Pamerkan Pesatnya Perkembangan Startup Indonesia
Di WEF 2020, Menkominfo Pamerkan Pesatnya Perkembangan Startup Indonesia
Kemenkominfo
Ini Agenda Indonesia dalam World Economic Forum Annual Meeting 2020
Ini Agenda Indonesia dalam World Economic Forum Annual Meeting 2020
Kemenkominfo
Cegah Stunting, Kemkominfo Terus Kampanyekan Pola Hidup Sehat
Cegah Stunting, Kemkominfo Terus Kampanyekan Pola Hidup Sehat
Kemenkominfo
Menkominfo: Indonesia Siap Jadi Negara Digital pada 2035
Menkominfo: Indonesia Siap Jadi Negara Digital pada 2035
Kemenkominfo
Ke Berlin, Menkominfo Buktikan RI Aktif dalam Pergaulan TI Global
Ke Berlin, Menkominfo Buktikan RI Aktif dalam Pergaulan TI Global
Kemenkominfo
Komunikasi Positif Diperlukan untuk Tangkal Peredaran Hoaks
Komunikasi Positif Diperlukan untuk Tangkal Peredaran Hoaks
Kemenkominfo
Humas Punya Peran Strategis Menjaga Kesatuan dan Kedaulatan Indonesia
Humas Punya Peran Strategis Menjaga Kesatuan dan Kedaulatan Indonesia
Kemenkominfo
PVMBG: Wilayah yang Terkena Gempa di Sulteng Termasuk Zona Merah
PVMBG: Wilayah yang Terkena Gempa di Sulteng Termasuk Zona Merah
Kemenkominfo
Kemkominfo Ajak UMKM Maksimalkan
Kemkominfo Ajak UMKM Maksimalkan "E-commerce"
Kemenkominfo
Gandeng “Marketplace” Pemerintah Ajak UMKM Indonesia Mulai Berjualan Online
Gandeng “Marketplace” Pemerintah Ajak UMKM Indonesia Mulai Berjualan Online
Kemenkominfo