Ke Berlin, Menkominfo Buktikan RI Aktif dalam Pergaulan TI Global

Anggara Wikan Prasetya
Kompas.com - Senin, 25 November 2019
Ke Berlin, Menkominfo Buktikan RI Aktif dalam Pergaulan TI GlobalDok. Kemkominfo RIMenkominfo RI menghadiri acara IGM 2019 di Berlin, Jerman.

KOMPAS.com – Menteri Komunikasi dan Informatika ( Menkominfo) RI, Johnny Gerrard Plate bertolak ke Berlin, Senin (25/11/2019).

Kedatangan Menkominfo ke ibu kota negara Jerman itu adalah menghadiri forum 14th Annual Meeting of Internet Governance Forum (IGF) 2019 yang digelar pada 25-29 November 2019.

Dengan menghadiri forum itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kemkominfo) RI mampu menunjukkan posisi Indonesia yang aktif dalam tata pergaulan teknologi informasi (TI) komunikasi global.

Hal itu dikarenakan Menkominfo berkesempatan menjabarkan kesuksesan tata kelola internet di Indonesia pada forum tersebut.

Baca juga: Menkominfo Bakal Bantu Sri Mulyani Kejar Pajak Netflix

Ia juga akan menjelaskan kebijakan dan strategi dalam hal infrastruktur dan konektivitas, penetrasi internet dan media sosial, ekosistem ekonomi digital, serta isu pengelolaan internet di Indonesia.

“Indonesia merupakan salah satu negara pengguna Internet terbesar di dunia,” ujar Johnny dalam keterangan tertulisnya.

Ia melanjutkan, Indonesia juga sukses membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan ekonomi digital baru dunia.

“Pengalaman pengelolaan isu infrastruktur, ekonomi digital, literasi digital, regulasi, industri, dan tata kelola internet akan menjadi bahan sharing saya,” ujar Menteri Johnny.

Selain itu, imbuh dia, Indonesia masih memiliki banyak kisah sukses dalam pengelolaan internet untuk kepentingan produktivitas seperti e-commerce hingga hiburan di media sosial.

Faktor kesuksesan tata kelola internet di Indonesia

Menkominfo juga akan berbagai mengenalkan apa saja faktor kesuksesan tata kelola internet di Indonesia. Menurut dia, kesuksesan itu bukan semata karena tingginya jumlah penduduk.

“Ada berbagai strategi dan kebijakan pengembangan teknologi informasi serta komunikasi, berikut ekosistem dan industrinya,” kata Johnny.

Ia juga akan membagikan kisah sukses yang tidak lepas dari hambatan dalam pengembangan infrastruktur jaringan, terutama dalam hal demografis, geografis, dan finansial.

“Kesuksesan tersebut tidak luput dari banyaknya masalah akibat dampak derasnya arus informasi dan transformasi akibat internet dan digitalisasi,” imbuh Menkominfo.

Baca juga: Menkominfo Minta Facebook Perhatikan Kewajiban Pajak di Indonesia

Bukti Indonesia aktif dalam pergaulan TI global juga dikarenakan besarnya pengguna internet.
Menurut data Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII), ada sekitar 171,17 juta jiwa di Indonesia yang sudah terhubung ke internet pada 2018.

Selain pengguna internet yang besar, Indonesia menurut Johnny juga telah menorehkan catatan rekor dalam perkembangan ekonomi digital.

Forbes bahkan menyebut Indonesia merupakan macan ekonomi digital Asia Tenggara karena perkembangan ekonomi digitalnya.

Agenda Menkominfo di IGF 2019

Agenda Menkominfo di acara IGF 2019 diawali dengan High Level Meeting dalam format Working Breakfast yang diselenggarakan Pemerintah Jerman.

Acara ini dihadiri pejabat dari berbagai negara seperti Australia, Mesir, Perancis, Jepang, Inggris, hingga Arab Saudi, serta Inggris, European Commission, OECD, ITU, UNCTAD, dan UNESCO.

Selanjutnya, Menteri Johnny dijadwalkan menghadiri pertemuan bilateral dengan Deputi Sekretaris Jenderal OECD, Ulrik Knudsen.

Ia pun akan menjadi panelis dalam dua sesi diskusi, yakni tentang Security and Safety, Stability, and Resilience dan Data Governance.

Baca juga: Pesan Mendikbud Nadiem dan Menkominfo Johnny untuk Google Indonesia

Pada puncak IGF 2019, Selasa (26/11/2019), Menkominfo akan pula menjadi salah satu panelis pada sesi Strengthening Digital Ecosystem for Better Digital Inclusion dan Strengthening Digital Transformation through Digital Security.

Di sela-sela forum, ia akan bertemu beberapa mitra pejabat dan stakeholder internet pada sesi High Level Meeting.

Sementara itu, IGF sendiri adalah forum tata kelola internet multistakeholder seluruh dunia yang terdiri dari berbagai profesi dan sektor terkait dunia TI.

Forum ini merupakan inisiatif PBB dalam rangka mewujudkan tata kelola internet yang inklusif dan responsif.

Indonesia juga merupakan salah satu anggota IGF dengan stakeholder dari berbagai kalangan, seperti pendidikan, bisnis, masyarakat sipil dan pemerintahan di dalamnya.

PenulisAnggara Wikan Prasetya
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Menkominfo: Indonesia Siap Jadi Negara Digital pada 2035
Menkominfo: Indonesia Siap Jadi Negara Digital pada 2035
Kemenkominfo
Ke Berlin, Menkominfo Buktikan RI Aktif dalam Pergaulan TI Global
Ke Berlin, Menkominfo Buktikan RI Aktif dalam Pergaulan TI Global
Kemenkominfo
Komunikasi Positif Diperlukan untuk Tangkal Peredaran Hoaks
Komunikasi Positif Diperlukan untuk Tangkal Peredaran Hoaks
Kemenkominfo
Humas Punya Peran Strategis Menjaga Kesatuan dan Kedaulatan Indonesia
Humas Punya Peran Strategis Menjaga Kesatuan dan Kedaulatan Indonesia
Kemenkominfo
PVMBG: Wilayah yang Terkena Gempa di Sulteng Termasuk Zona Merah
PVMBG: Wilayah yang Terkena Gempa di Sulteng Termasuk Zona Merah
Kemenkominfo
Kemkominfo Ajak UMKM Maksimalkan
Kemkominfo Ajak UMKM Maksimalkan "E-commerce"
Kemenkominfo
Gandeng “Marketplace” Pemerintah Ajak UMKM Indonesia Mulai Berjualan Online
Gandeng “Marketplace” Pemerintah Ajak UMKM Indonesia Mulai Berjualan Online
Kemenkominfo