Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Semangat "Indonesia Incorporated" untuk Perkuat Daya Saing dan Perekonomian Nasional

Kompas.com - 15/02/2026, 08:00 WIB
DWN

Penulis

KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto kembali menegaskan pentingnya semangat Indonesia Incorporated sebagai strategi besar dalam visi pembangunan Indonesia ke depan. 

“Strategi saya adalah Indonesia Incorporated. Yang besar, kuat, menengah, kecil, kurang, semua bekerja sama. Yang besar maju, menarik yang kurang kuat. Yang kuat menarik yang lemah,” ujarnya, dilansir dari laman ekon.go.id, Sabtu (14/2/2026).

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 yang berlangsung di Wisma Danantara, Jumat (13/2/2026).

Menurut Prabowo, Indonesia hanya dapat bangkit apabila seluruh kelompok bersinergi, tidak hanya pemerintah, tetapi juga seluruh komponen bangsa.

Dengan kerja sama tersebut, Indonesia diyakini mampu berdiri di atas kaki sendiri (berdikari) serta mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

Dalam berbagai kesempatan,  Prabowo menekankan bahwa semangat Indonesia Incorporated berarti kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Sinergi tersebut diperlukan untuk memperkuat daya saing nasional, mempercepat pembangunan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi.

Baca juga: Ekonom Nilai Keputusan MSCI dan Moodys Bukan Berakar dari Fundamental Ekonomi RI

Untuk membangun kehidupan yang lebih baik dan mewujudkan kemakmuran rakyat, Prabowo juga menegaskan pentingnya pemerintahan yang bersih dan adil.

“Pemerintah yang bersih dan adil harus membantu yang paling lemah dan paling miskin. Kita bangkit bersama. Indonesia insyaallah bukan saja raksasa yang tertidur, tetapi harus bangkit menjadi raksasa yang mampu berdiri dan membangun kehidupan yang lebih baik bagi rakyatnya,” jelas Prabowo.

Pertumbuhan ekonomi RI terus membaik

Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 yang berlangsung di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).DOK. Kemenko Perekonomian Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 yang berlangsung di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam paparannya pada forum tersebut menjelaskan bahwa kualitas pertumbuhan ekonomi Indonesia terus membaik.

“Pertumbuhan ekonomi kita diiringi dengan indikator sosial yang terus membaik. Tingkat kemiskinan dan rasio gini dalam tren menurun. Pengangguran terbuka juga terus menurun, dan jumlah orang bekerja terus meningkat,” katanya.

Airlangga memaparkan, tingkat kemiskinan dalam beberapa tahun terakhir terus menurun hingga mencapai 8,25 persen atau sekitar 23,36 juta orang pada September 2025.

Angka tersebut membaik signifikan dibandingkan Maret 2021 yang tercatat sebesar 10,14 persen atau setara dengan 27,54 juta orang.

Menutup sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa stabilitas politik Indonesia berada dalam kondisi yang baik dan optimistis Indonesia akan bangkit di masa depan.

Baca juga: Politik Mahal dan Transaksional Disebut Jadi Tantangan Anggota Dewan Jelang 2029

“Saya percaya stabilitas politik di Indonesia bisa kita jaga dengan baik dan tegas. Kita jaga keamanan untuk semua. Kita hormati semua perjanjian yang dibangun oleh Indonesia sebagai pemerintah. Kita punya rekam jejak yang sangat baik. Indonesia belum pernah default dalam sejarah. Kita selalu menghormati semua perjanjian pemerintah-pemerintah pendahulu. Kita terbuka untuk investasi dari mana pun, dan kita yakin akan bangkit dengan sangat meyakinkan,” tegas Prabowo.

Terkini Lainnya
AZEC Summit, Menko Airlangga Paparkan Kerja Sama Indonesia-Jepang Lawan Krisis Energi Global

AZEC Summit, Menko Airlangga Paparkan Kerja Sama Indonesia-Jepang Lawan Krisis Energi Global

Kemenko Perekonomian
Hadiri FGD UGM, Menko Airlangga Soroti Kekuatan Ekonomi dan Diplomasi Perdagangan Indonesia

Hadiri FGD UGM, Menko Airlangga Soroti Kekuatan Ekonomi dan Diplomasi Perdagangan Indonesia

Kemenko Perekonomian
ADB dan FTSE Russell Beri Sinyal Positif, Investor Global Percaya Fundamental RI

ADB dan FTSE Russell Beri Sinyal Positif, Investor Global Percaya Fundamental RI

Kemenko Perekonomian
Pengiriman Perdana Bumbu Pasta dan Makanan RTE Tandai Awal Pengelolaan Ekonomi Haji dan Umrah Terintegrasi

Pengiriman Perdana Bumbu Pasta dan Makanan RTE Tandai Awal Pengelolaan Ekonomi Haji dan Umrah Terintegrasi

Kemenko Perekonomian
Pemerintah Perkuat Kemitraan Indonesia–Republik Korea melalui 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun

Pemerintah Perkuat Kemitraan Indonesia–Republik Korea melalui 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun

Kemenko Perekonomian
Kunjungan Presiden ke Jepang dan Korea Selatan Tambah Komitmen Investasi hingga Rp 574 Triliun

Kunjungan Presiden ke Jepang dan Korea Selatan Tambah Komitmen Investasi hingga Rp 574 Triliun

Kemenko Perekonomian
Indonesia-Jepang Jalin Kemitraan Strategis, Bergerak Maju dan Berkelanjutan di Masa Depan

Indonesia-Jepang Jalin Kemitraan Strategis, Bergerak Maju dan Berkelanjutan di Masa Depan

Kemenko Perekonomian
Konsumsi Masyarakat Meningkat Selama Mudik Lebaran, Perputaran Uang Diperkirakan Rp 148 Triliun

Konsumsi Masyarakat Meningkat Selama Mudik Lebaran, Perputaran Uang Diperkirakan Rp 148 Triliun

Kemenko Perekonomian
Optimis Hadapi Investigasi Section 301 oleh AS, Kemenko Perekonomian: Kita Miliki Data

Optimis Hadapi Investigasi Section 301 oleh AS, Kemenko Perekonomian: Kita Miliki Data

Kemenko Perekonomian
Pemerintah Indonesia Optimistis Hadapi Investigasi Section 301 oleh AS

Pemerintah Indonesia Optimistis Hadapi Investigasi Section 301 oleh AS

Kemenko Perekonomian
Ekonomi RI Tangguh di Tengah Badai Global, Kemenko Perekonomian Beberkan Indikatornya

Ekonomi RI Tangguh di Tengah Badai Global, Kemenko Perekonomian Beberkan Indikatornya

Kemenko Perekonomian
Pemerintah Pastikan Stabilitas Ekonomi Nasional Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global

Pemerintah Pastikan Stabilitas Ekonomi Nasional Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global

Kemenko Perekonomian
Aktivitas Mudik Idulfitri 2026 Diprediksi Tingkatkan Perputaran Ekonomi Nasional

Aktivitas Mudik Idulfitri 2026 Diprediksi Tingkatkan Perputaran Ekonomi Nasional

Kemenko Perekonomian
Antisipasi Investigasi USTR, Pemerintah Indonesia Siapkan Argumentasi dan Bukti Kuat

Antisipasi Investigasi USTR, Pemerintah Indonesia Siapkan Argumentasi dan Bukti Kuat

Kemenko Perekonomian
Antisipasi Dampak Konflik Global, Menko Airlangga Dorong Penguatan Pariwisata sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Antisipasi Dampak Konflik Global, Menko Airlangga Dorong Penguatan Pariwisata sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Kemenko Perekonomian
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com