Pembukaan Program S2 King’s College London di KEK Singhasari Tandai Peluncuran Human Development Zone dan Laboratorium Pariwisata Nusantara

Kompas.com - 29/09/2024, 20:23 WIB
Yohanes Enggar Harususilo

Penulis

KOMPAS.com - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk persiapan akhir rencana pembukaan Program S2 King’s College London (KCL) pada Sabtu, 28 September 2024, di area Kampus KCL di KEK Singhasari, Malang.

Selain itu KEK Singhasari juga mengumumkan peluncuran Human Development Zone (HDZ) dan National Hospitality Lab (NHL). 

Acara dipimpin Susiwijono Moegiarso (Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian) dan dihadiri Rizal Edwin Manansang (Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK), Arief Yahya (Menteri Pariwisata periode 2014-2019).

Selain itu turut hadir para rektor dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Brawijaya (UB), dan Universitas Kristen Petra; serta perwakilan dari Telkom, PLN, Pemerintah Kabupaten Malang, dan sejumlah tamu undangan lain.

Selain untukmengecek persiapan akhir rencana Program S2 KCL, FGD juga memperkenalkan HDZ dan NHL sebagai bagian dari proyek strategis di KEK Singhasari.

Pada FGD ini telah dibahas persiapan akhir dari rencana pembukaan program S2 Digital Ekonomi oleh KCL di KEK Singhasari pada pertengahan Oktober 2024. KCL merupakan salah satu perguruan tinggi ternama yang termasuk dalam peringkat 40 terbaik dunia.

KEK Singhasari memiliki empat sektor utama untuk pengembangannya: Pendidikan, Ekonomi Kreatif, Pengembangan Teknologi, dan Pariwisata.

Saat ini, lebih dari sepuluh Perusahaan Start-Up yang sudah beroperasi di klaster Animation and Film Factory serta Coding Factory dalam sektor ekonomi kreatif dan pengembangan teknologi.

Human Development Zone (HDZ) dirancang sebagai edu city yang terintegrasi, mencakup berbagai jenjang pendidikan, penyelenggara pendidikan, dan disiplin ilmu. HDZ akan menjadi platform pendidikan meliputi S2, vokasi, program eksekutif edukasi, dan program pelatihan.

Beberapa universitas ternama, baik dari dalam maupun luar negeri, akan berpartisipasi dalam HDZ, termasuk King's College London (KCL) yang akan mulai beroperasi pada Oktober 2024.

Kolaborasi selanjutnya diharapkan melalui kerjasama dengan universitas-universitas lain dari Inggris serta Universitas dalam negeri seperti Universitas Brawijaya (UB), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Petra Surabaya dan beberapa universitas lainnya.

UMM juga akan mengembangkan Center for Future Work (CFW) sebagai pusat inovasi dalam dunia pendidikan.

National Hospitality Lab (NHL) bertujuan menjadi model pengembangan pariwisata nasional dengan mengusung konsep Community-Based Tourism (CBT), yang diyakini akan menjadi model unggulan di bidang pariwisata nasional.

Proyek percontohan NHL akan dikembangkan di klaster pariwisata KEK Singhasari, termasuk pembangunan Teaching Hotel yang melibatkan UMM dan Universitas Petra.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menyatakan, "Inisiatif yang diluncurkan oleh KEK Singhasari merupakan terobosan signifikan di sektor Pendidikan dan Pariwisata."

"Sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, membutuhkan inovasi-inovasi dan terobosan seperti ini. Pemerintah menyambut baik dan akan terus memberikan dukungan penuh," tambahnya.

Sementara itu, Arief Yahya, penggagas National Hospitality Lab (NHL), menambahkan, "NHL adalah bukti nyata bahwa sektor Pariwisata harus memiliki model yang solid untuk menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia."

"NHL akan menjadi platform untuk mengembangkan konsep pariwisata berbasis komunitas atau Community-Based Tourism (CBT). Kedepannya, NHL diharapkan dapat diterapkan di berbagai KEK pariwisata lainnya di Indonesia," ujar Arief Yahya.

Dengan peluncuran HDZ dan NHL, KEK Singhasari menegaskan komitmennya untuk mendorong inovasi dan kolaborasi lintas sektor. Pembangunan teaching hotel sebagai bagian dari klaster Pariwisata akan melibatkan berbagai universitas, termasuk UMM dan Universitas Petra, untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang praktis dan aplikatif bagi mahasiswa.

KEK Singhasari bertekad menjadi pusat pengembangan yang mampu menjawab tantangan masa depan dengan menyediakan platform yang mendukung pendidikan, teknologi, ekonomi kreatif, dan pariwisata.

Dengan dukungan pemerintah dan berbagai pihak terkait, KEK Singhasari siap menjadi motor penggerak dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. 

Terkini Lainnya
AZEC Summit, Menko Airlangga Paparkan Kerja Sama Indonesia-Jepang Lawan Krisis Energi Global

AZEC Summit, Menko Airlangga Paparkan Kerja Sama Indonesia-Jepang Lawan Krisis Energi Global

Kemenko Perekonomian
Hadiri FGD UGM, Menko Airlangga Soroti Kekuatan Ekonomi dan Diplomasi Perdagangan Indonesia

Hadiri FGD UGM, Menko Airlangga Soroti Kekuatan Ekonomi dan Diplomasi Perdagangan Indonesia

Kemenko Perekonomian
ADB dan FTSE Russell Beri Sinyal Positif, Investor Global Percaya Fundamental RI

ADB dan FTSE Russell Beri Sinyal Positif, Investor Global Percaya Fundamental RI

Kemenko Perekonomian
Pengiriman Perdana Bumbu Pasta dan Makanan RTE Tandai Awal Pengelolaan Ekonomi Haji dan Umrah Terintegrasi

Pengiriman Perdana Bumbu Pasta dan Makanan RTE Tandai Awal Pengelolaan Ekonomi Haji dan Umrah Terintegrasi

Kemenko Perekonomian
Pemerintah Perkuat Kemitraan Indonesia–Republik Korea melalui 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun

Pemerintah Perkuat Kemitraan Indonesia–Republik Korea melalui 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun

Kemenko Perekonomian
Kunjungan Presiden ke Jepang dan Korea Selatan Tambah Komitmen Investasi hingga Rp 574 Triliun

Kunjungan Presiden ke Jepang dan Korea Selatan Tambah Komitmen Investasi hingga Rp 574 Triliun

Kemenko Perekonomian
Indonesia-Jepang Jalin Kemitraan Strategis, Bergerak Maju dan Berkelanjutan di Masa Depan

Indonesia-Jepang Jalin Kemitraan Strategis, Bergerak Maju dan Berkelanjutan di Masa Depan

Kemenko Perekonomian
Konsumsi Masyarakat Meningkat Selama Mudik Lebaran, Perputaran Uang Diperkirakan Rp 148 Triliun

Konsumsi Masyarakat Meningkat Selama Mudik Lebaran, Perputaran Uang Diperkirakan Rp 148 Triliun

Kemenko Perekonomian
Optimis Hadapi Investigasi Section 301 oleh AS, Kemenko Perekonomian: Kita Miliki Data

Optimis Hadapi Investigasi Section 301 oleh AS, Kemenko Perekonomian: Kita Miliki Data

Kemenko Perekonomian
Pemerintah Indonesia Optimistis Hadapi Investigasi Section 301 oleh AS

Pemerintah Indonesia Optimistis Hadapi Investigasi Section 301 oleh AS

Kemenko Perekonomian
Ekonomi RI Tangguh di Tengah Badai Global, Kemenko Perekonomian Beberkan Indikatornya

Ekonomi RI Tangguh di Tengah Badai Global, Kemenko Perekonomian Beberkan Indikatornya

Kemenko Perekonomian
Pemerintah Pastikan Stabilitas Ekonomi Nasional Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global

Pemerintah Pastikan Stabilitas Ekonomi Nasional Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global

Kemenko Perekonomian
Aktivitas Mudik Idulfitri 2026 Diprediksi Tingkatkan Perputaran Ekonomi Nasional

Aktivitas Mudik Idulfitri 2026 Diprediksi Tingkatkan Perputaran Ekonomi Nasional

Kemenko Perekonomian
Antisipasi Investigasi USTR, Pemerintah Indonesia Siapkan Argumentasi dan Bukti Kuat

Antisipasi Investigasi USTR, Pemerintah Indonesia Siapkan Argumentasi dan Bukti Kuat

Kemenko Perekonomian
Antisipasi Dampak Konflik Global, Menko Airlangga Dorong Penguatan Pariwisata sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Antisipasi Dampak Konflik Global, Menko Airlangga Dorong Penguatan Pariwisata sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Kemenko Perekonomian
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com