Menko Airlangga Tegaskan Kemitraan Indonesia-China Saling Melengkapi

Kompas.com - 20/09/2024, 10:14 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Perekonomian Indonesia yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan global tak lepas dari upaya pemerintah dalam menjaga hubungan baik dengan negara-negara lain, termasuk China.

Hubungan bilateral kedua negara terjalin melalui kemitraan strategis yang komprehensif, mengedepankan kerja sama dalam berbagai sektor.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menyatakan bahwa Indonesia dan China saling melengkapi dalam pembangunan ekonomi, didorong oleh transformasi digital yang pesat.

Baca juga: Komitmen Kemendikbudristek dalam Transformasi Digital Pendidikan

Airlangga mengungkapkan bahwa China telah berperan dalam memperkuat strategi pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia, khususnya dalam bidang ekonomi hijau dan digital.

"Selain proyek-proyek investasi besar, institusi China juga telah lama mendukung pengembangan strategi sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Khusunya pada pengembangan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan perekonomian baru, seperti ekonomi hijau dan digital," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (20/9/2024).

Pernyataan tersebut disampaikan Airlangga dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-70 China yang digelar di Jakarta, Kamis (19/9/2024).

Baca juga: Sejarah Kung Fu, Seni Bela Diri dari Tiongkok

China telah menjadi mitra utama Indonesia dalam perdagangan dan investasi, dengan total perdagangan bilateral mencapai 127,8 miliar dollar Amerika Serikat (AS) pada 2023 (tidak termasuk Hong Kong).

Dalam konteks kerja sama regional, Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) dan China kini berada di puncak hubungan perdagangan, dengan volume perdagangan mencapai rekor 702 miliar dollar AS pada 2023.

Capaian tersebut menjadikan China sebagai mitra dagang terbesar ASEAN selama 15 tahun berturut-turut.

Baca juga: Kolaborasi SWG dan ZConverter Hadirkan Solusi Kebutuhan Transformasi Bisnis

Potensi kolaborasi Indonesia dan China

Airlangga mengatakan bahwa potensi kolaborasi antara Indonesia dan China masih sangat besar, terutama di sektor teknologi, energi ramah lingkungan, dan inovasi.

Proyek seperti Kereta Cepat Whoosh dan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bali juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi.

Tsinghua Southeast Asia Center di KEK Kura-Kura Bali telah beroperasi penuh sejak November 2022.

Dalam waktu dekat, pusat tersebut akan mengadakan acara yang memfasilitasi kolaborasi antara cendekiawan dan pelaku industri dari kedua negara di bidang kecerdasan buatan dan semikonduktor.

Airlangga menekankan bahwa kemitraan antara Indonesia dan China saling melengkapi dan menguntungkan.

“Saya yakin pemerintah Indonesia yang akan datang akan mampu melanjutkan pencapaian tersebut, sehingga semakin memperkuat perekonomian kedua negara,” imbuhnya.

Baca juga: Pionir Semikonduktor Modern Sehat Sutardja Meninggal Dunia

Ia juga menekankan bahwa Indonesia, seperti China, terbuka untuk kemitraan global dan mendukung multilateralisme.

Dengan mempererat kerja sama, Indonesia dan China dapat membangun kemitraan yang bermanfaat bagi kedua negara sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap ekonomi global.

Di akhir sambutannya, Airlangga mengucapkan selamat kepada pemerintah dan rakyat China atas peringatan HUT ke-75 China.

"Pada kesempatan yang baik ini, izinkan saya, atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia, menyampaikan ucapan selamat yang sebesar-besarnya kepada pemerintah dan rakyat China atas peringatan 75 tahun berdirinya China," jelasnya.

Sebagai informasi, dalam acara tersebut dihadiri juga oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf)  Sandiaga Uno, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, dan Kuasa Usaha Ad Interim China Zhou Kan.

Terkini Lainnya
Indonesia Perkuat Daya Saing dan Ketahanan Ekonomi lewat Aksesi OECD

Indonesia Perkuat Daya Saing dan Ketahanan Ekonomi lewat Aksesi OECD

Kemenko Perekonomian
AZEC Summit, Menko Airlangga Paparkan Kerja Sama Indonesia-Jepang Lawan Krisis Energi Global

AZEC Summit, Menko Airlangga Paparkan Kerja Sama Indonesia-Jepang Lawan Krisis Energi Global

Kemenko Perekonomian
Hadiri FGD UGM, Menko Airlangga Soroti Kekuatan Ekonomi dan Diplomasi Perdagangan Indonesia

Hadiri FGD UGM, Menko Airlangga Soroti Kekuatan Ekonomi dan Diplomasi Perdagangan Indonesia

Kemenko Perekonomian
ADB dan FTSE Russell Beri Sinyal Positif, Investor Global Percaya Fundamental RI

ADB dan FTSE Russell Beri Sinyal Positif, Investor Global Percaya Fundamental RI

Kemenko Perekonomian
Pengiriman Perdana Bumbu Pasta dan Makanan RTE Tandai Awal Pengelolaan Ekonomi Haji dan Umrah Terintegrasi

Pengiriman Perdana Bumbu Pasta dan Makanan RTE Tandai Awal Pengelolaan Ekonomi Haji dan Umrah Terintegrasi

Kemenko Perekonomian
Pemerintah Perkuat Kemitraan Indonesia–Republik Korea melalui 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun

Pemerintah Perkuat Kemitraan Indonesia–Republik Korea melalui 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun

Kemenko Perekonomian
Kunjungan Presiden ke Jepang dan Korea Selatan Tambah Komitmen Investasi hingga Rp 574 Triliun

Kunjungan Presiden ke Jepang dan Korea Selatan Tambah Komitmen Investasi hingga Rp 574 Triliun

Kemenko Perekonomian
Indonesia-Jepang Jalin Kemitraan Strategis, Bergerak Maju dan Berkelanjutan di Masa Depan

Indonesia-Jepang Jalin Kemitraan Strategis, Bergerak Maju dan Berkelanjutan di Masa Depan

Kemenko Perekonomian
Konsumsi Masyarakat Meningkat Selama Mudik Lebaran, Perputaran Uang Diperkirakan Rp 148 Triliun

Konsumsi Masyarakat Meningkat Selama Mudik Lebaran, Perputaran Uang Diperkirakan Rp 148 Triliun

Kemenko Perekonomian
Optimis Hadapi Investigasi Section 301 oleh AS, Kemenko Perekonomian: Kita Miliki Data

Optimis Hadapi Investigasi Section 301 oleh AS, Kemenko Perekonomian: Kita Miliki Data

Kemenko Perekonomian
Pemerintah Indonesia Optimistis Hadapi Investigasi Section 301 oleh AS

Pemerintah Indonesia Optimistis Hadapi Investigasi Section 301 oleh AS

Kemenko Perekonomian
Ekonomi RI Tangguh di Tengah Badai Global, Kemenko Perekonomian Beberkan Indikatornya

Ekonomi RI Tangguh di Tengah Badai Global, Kemenko Perekonomian Beberkan Indikatornya

Kemenko Perekonomian
Pemerintah Pastikan Stabilitas Ekonomi Nasional Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global

Pemerintah Pastikan Stabilitas Ekonomi Nasional Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global

Kemenko Perekonomian
Aktivitas Mudik Idulfitri 2026 Diprediksi Tingkatkan Perputaran Ekonomi Nasional

Aktivitas Mudik Idulfitri 2026 Diprediksi Tingkatkan Perputaran Ekonomi Nasional

Kemenko Perekonomian
Antisipasi Investigasi USTR, Pemerintah Indonesia Siapkan Argumentasi dan Bukti Kuat

Antisipasi Investigasi USTR, Pemerintah Indonesia Siapkan Argumentasi dan Bukti Kuat

Kemenko Perekonomian
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com