Di Rusia, Menko Airlangga Kuatkan Kerja Sama Bilateral dan Terima Penghargaan dari Pemerintah Rusia

Kompas.com - 12/06/2024, 16:54 WIB
A P Sari

Penulis

Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto bersama Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Mikhail Galuzin di Moskow, Rusia. DOK. Kemenko Perekonomian Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto bersama Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Mikhail Galuzin di Moskow, Rusia. 

KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto mengadakan pertemuan khusus dengan mantan Presiden dan Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev, Wakil Perdana Menteri Rusia Denis Manturov, dan Menteri Pembangunan Ekonomi Federasi Rusia Maxim Reshetnikov.  

Mengawali hari kedua kunjungan kerja di Moskow, Rusia, Selasa (11/6/2024), Airlangga menerima penghargaan “For Contribution to International Cooperation” dari pemerintah Rusia.

Penghargaan itu diberikan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Mikhail Galuzin di Moskow, Rusia.

“Penghargaan yang diberikan hari ini merupakan salah satu bukti bahwa Menko Airlangga mempunyai komitmen yang kuat untuk meningkatkan kerja sama dengan Rusia, khususnya di bidang ekonomi,” ujar Galuzin melalui siaran persnya, Rabu (12/6/2024).

Baca juga: Di Rusia, Menko Airlangga Temui Menteri hingga CEO Perusahaan Terkemuka demi Genjot Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Airlangga mengatakan, penghargaan tersebut dipersembahkan untuk semua pihak yang telah berkontribusi meningkatkan kerja sama Indonesia-Rusia.

“Tahun depan, Indonesia dan Rusia akan memperingati 75 tahun hubungan diplomatik. Sudah semestinya kita dapat memanfaatkan momentum ini  dengan melakukan terobosan dalam rangka pengembangan hubungan kerja sama bilateral di  bidang ekonomi,” ungkap Airlangga. 

Setelah menerima penghargaan, Airlangga kemudian melakukan Pertemuan Co chairs Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-13 Indonesia-Rusia Bidang Kerja Sama Perdagangan, Ekonomi, dan Teknik dengan Wakil Pertama Perdana Menteri Rusia Denis  Manturov. 

Pada pertemuan tersebut, keduanya mendiskusikan secara komprehensif berbagai sektor kerja sama ekonomi, yang mencakup isu-isu perdagangan, investasi, industri,  pariwisata dan energi baru terbarukan (EBT).

Baca juga: Airlangga Tak Terima Surat untuk Jadi Saksi Meringankan Kasus SYL

“Kami menghargai kesediaan Indonesia untuk melakukan pertemuan hari ini, karena SKB RI-Rusia terakhir telah dilaksanakan enam tahun yang lalu. Sementara, isu kerja sama ekonomi kedua negara berkembang sangat dinamis mengikuti situasi dan kondisi global yang sedang terjadi,” ungkap Manturov.  

Pada kesempatan itu, Airlangga memaparkan berbagai fokus kerja sama di sektor pariwisata, ekspor minyak sawit Indonesia ke Rusia, registrasi produk perikanan Indonesia di Rusia, dan percepatan penyelesaian Perundingan Indonesia-EAEU FTA.

“Kedua pihak perlu duduk  bersama untuk membahas peningkatan jumlah kunjungan wisatawan melalui penerbangan langsung. Indonesia juga meminta Rusia untuk mendukung penyelesaian Perundingan Indonesia-EAEU FTA yang ditargetkan akan rampung pada Juli 2024,” tegas Airlangga. 

Pada akhir pertemuan, kedua Co-chair SKB Indonesia-Rusia menyepakati rencana kunjungan delegasi bisnis Rusia ke Indonesia dan pelaksanaan SKB ke-13 Indonesia-Rusia Bidang Perdagangan, Ekonomi dan Teknik pada Desember 2024 di Indonesia.

Baca juga: Gerak Cepat Menko Airlangga, Sehari Temui 3 Pimpinan Tertinggi Singapura Bahas Kerja Sama Ekonomi

Dalam rangkaian kunjungan di Moskow, Airlangga juga bertemu dengan Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev yang merupakan mantan Presiden Rusia periode 2008-2012 dan mantan Perdana Menteri Rusia periode 2012-2020.  

Mengakhiri rangkaian pertemuan hari kedua, Airlangga melaksanakan pertemuan bilateral dengan Menteri Pembangunan Ekonomi Rusia Maxim Reshetnikov.

Dalam  pertemuan tersebut, Rusia menyampaikan concern terkait beberapa isu di sektor pertanian dan peternakan, antara lain proses registrasi daging sapi di Indonesia serta keinginannya untuk meningkatkan nilai ekspor komoditas gandum ke Indonesia.

Selain itu juga soal sertifikasi halal produk pangan, penerbangan langsung antara kedua negara, hingga kerja sama industri metalurgi antara kedua negara.

Baca juga: Menko Airlangga Ajak Singapura Jadi Jangkar Perdamaian dan Stabilitas di ASEAN dan Indo-Pasifik

Airlangga menegaskan kembali perlunya percepatan penyelesaian Perundingan Indonesia-EAEU FTA. Ia pun meminta dukungan Rusia untuk menyelesaikan proses perundingan ini.

“Kami meyakini bahwa perjanjian tersebut akan mampu meningkatkan ekspor dan menjadi pendorong yang kuat bagi setiap pelaku usaha untuk meningkatkan kegiatan bisnis di kedua negara," ucapnya.

Sementara, Reshetnikov mengungkapkan keinginannya untuk bekerja sama dengan Indonesia di bidang industri halal, termasuk pengakuan sertifikat hala di kedua negara.

Selain itu, sebutnya, Rusia juga menyambut gembira rencana pelaksanaan SKB ke-13 Indonesia-Rusia Bidang Kerja Sama Perdagangan, Ekonomi dan Teknik pada Desember 2024.

"Pertemuan tersebut diharapkan dapat menyepakati berbagai isu kerja  sama strategis di bidang ekonomi,” ujarnya.

Baca juga: Jadi Panelis di IPEF 2024, Menko Airlangga Tawarkan Peluang Investasi Hijau di Indonesia

Terkini Lainnya
Perekonomian Nasional Sepanjang 2024 Solid, Menko Airlangga: PDP Per Kapita Indonesia Meningkat
Perekonomian Nasional Sepanjang 2024 Solid, Menko Airlangga: PDP Per Kapita Indonesia Meningkat
Kemenko Perekonomian
Terima Delegasi EU-ABC, Menko Airlangga Dorong Iklim Investasi dan Percepatan IEU-CEPA 
Terima Delegasi EU-ABC, Menko Airlangga Dorong Iklim Investasi dan Percepatan IEU-CEPA 
Kemenko Perekonomian
Peran Penting Perguruan Tinggi dalam Mengembangkan Inovasi untuk Akselerasi Hilirisasi
Peran Penting Perguruan Tinggi dalam Mengembangkan Inovasi untuk Akselerasi Hilirisasi
Kemenko Perekonomian
Januari Gemilang, Inflasi Volatile Food Tetap Terkendali dan PMI Ekspansi Lebih Tinggi
Januari Gemilang, Inflasi Volatile Food Tetap Terkendali dan PMI Ekspansi Lebih Tinggi
Kemenko Perekonomian
Inflasi pada 2024 Terjaga dalam Target, Menko Airlangga: Dukung Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional 
Inflasi pada 2024 Terjaga dalam Target, Menko Airlangga: Dukung Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional 
Kemenko Perekonomian
Menko Airlangga dan Menteri Energi dan Infrastruktur Persatuan Emirat Arab Bahas Kerja Sama Sektor Energi
Menko Airlangga dan Menteri Energi dan Infrastruktur Persatuan Emirat Arab Bahas Kerja Sama Sektor Energi
Kemenko Perekonomian
Kinerja Ekonomi di 100 Hari Pemerintahan Prabowo, Menko Airlangga: Ketahanan Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi Jadi Aspek Utama
Kinerja Ekonomi di 100 Hari Pemerintahan Prabowo, Menko Airlangga: Ketahanan Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi Jadi Aspek Utama
Kemenko Perekonomian
Bertemu Menteri Piyush Goyal, Menko Airlangga Dorong Penyelesaian Isu Teknis untuk Tingkatkan Perdagangan Indonesia–India
Bertemu Menteri Piyush Goyal, Menko Airlangga Dorong Penyelesaian Isu Teknis untuk Tingkatkan Perdagangan Indonesia–India
Kemenko Perekonomian
Kemenko Perekonomian Evaluasi Berkala Capaian PSN, Termasuk Tropical Coastland di Banten
Kemenko Perekonomian Evaluasi Berkala Capaian PSN, Termasuk Tropical Coastland di Banten
Kemenko Perekonomian
Tingkatkan Ketahanan Ekonomi Nasional, Pemerintah Optimalisasi Kebijakan DHE SDA  
Tingkatkan Ketahanan Ekonomi Nasional, Pemerintah Optimalisasi Kebijakan DHE SDA  
Kemenko Perekonomian
Menko Airlangga Tegaskan PSN di PIK 2 Hanya untuk Ekowisata Tropical Coastland
Menko Airlangga Tegaskan PSN di PIK 2 Hanya untuk Ekowisata Tropical Coastland
Kemenko Perekonomian
Menangi Sengketa Sawit di WTO, Menko Airlangga: Bukti Indonesia Bisa Fight dan Menang
Menangi Sengketa Sawit di WTO, Menko Airlangga: Bukti Indonesia Bisa Fight dan Menang
Kemenko Perekonomian
Menko Airlangga dan Financial Secretary Hong Kong Dorong Investasi serta Jajaki Kerja Sama Strategis
Menko Airlangga dan Financial Secretary Hong Kong Dorong Investasi serta Jajaki Kerja Sama Strategis
Kemenko Perekonomian
Kinerja Perekonomian Nasional Tangguh, Inflasi Terkendali dan PMI Manufaktur Ekspansif pada Akhir 2024
Kinerja Perekonomian Nasional Tangguh, Inflasi Terkendali dan PMI Manufaktur Ekspansif pada Akhir 2024
Kemenko Perekonomian
Transaksi Belanja Murah Akhir 2024 Capai Puluhan Triliun Rupiah, Didominasi Penjualan Produk Lokal
Transaksi Belanja Murah Akhir 2024 Capai Puluhan Triliun Rupiah, Didominasi Penjualan Produk Lokal
Kemenko Perekonomian
Bagikan artikel ini melalui
Oke