JUTPI-3 Jadi Upaya Nyata Pemerintah untuk Kembangkan Kawasan Berorientasi Transit

Kompas.com - 20/02/2024, 19:58 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) setingkat eselon I, Joint Coordinating Committee (JCC) Meeting of Jabodetabek Urban Transportation Policy Integration Phase 3 (JUTPI-3) di Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (25/1/2024).

Rakor yang diselenggarakan untuk menindaklanjuti Executing Committee Meeting pada Kamis (22/1/2024) ini dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo, serta Chief Representative Japan International Cooperation Agency (JICA) Indonesia Office, Mr Takehiro Yasui 

Pertemuan JCC JUTPI-3 menghasilkan kesepakatan atas capaian dari ketiga output JUTPI-3 yang berfokus pada peningkatan kapasitas para pemangku kepentingan terkait dengan pengembangan kawasan berorientasi transit atau transit oriented development (TOD).

Baca juga: Saat Stasiun Tanah Abang Disiapkan Sebagai Kawasan Berorientasi Transit

Capaian pertama dari output I, "Perumusan kebijakan pengembangan perkotaan Jabodetabek yang mendorong pengembangan TOD", adalah tersusunnya dasar pemodelan travel demand forecast dan perumusan strategi untuk mendorong TOD di Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek).

Strategi tersebut mencakup intensifikasi jaringan perkeretaapian di pusat-pusat Jabodetabek, pengembangan feeder, dan penguatan kelembagaan pengelolaan transportasi di wilayah Jabodetabek.

Selanjutnya, pencapaian kedua untuk output II "Penguatan mekanisme koordinasi pengembangan perkotaan Jabodetabek berbasis transportasi umum untuk mendorong TOD".

Hal tersebut mencakup penetapan beberapa isu utama dalam koordinasi TOD, penetapan case study untuk penguatan mekanisme koordinasi TOD, serta pelaksanaan 1st Training in Japan dengan fokus materi penyelenggaraan TOD di Jepang dari perspektif sistematik dan perencanaan.

Baca juga: Menjawab Keraguan Guru tentang Perencanaan Pengelolaan Kinerja PMM

Berikutnya, pencapaian ketiga untuk output III, "Perumusan rencana TOD pada lokasi-lokasi pilot" berupa perumusan fokus area dan pokok pentng perencanaan yang diperlukan oleh setiap lokasi pilot.

Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo berharap hasil rekomendasi JUTPI-3 ini diharapkan dapat diimplementasikan

"Di mana dengan pembangunan TOD diharapkan dapat menjadi sebuah contoh kota di wilayah metropolitan Jabodetabek yang memberikan dampak positif pada ekonomi regional, serta dapat menjadi teladan bagi wilayah kota lain di luar Jabodetabek," ujarnya dalam pernyataan tertulis yang dikutip melalui ekon.go.id, Selasa (20/2/2024).

Selain itu, dalam pertemuan tersebut dibahas beberapa isu utama dalam percepatan realisasi TOD, seperti keterbatasan akses pembiayaan yang terjangkau untuk pengembangan kawasan TOD, isu pengelolaan aset dan lahan dalam kawasan TOD, serta teknis pengembangan area TOD.

Baca juga: RI dan JICA Teken MoD Proyek MRT Jakarta East West Fase 1 Tahap 1, Pengembangan Ditargetkan Mulai 2024

Pada kesempatan yang sama, Chief Representative JICA Indonesia Office Mr Takehiro Yasui menyampaikan ucapan terima kasih atas masukan yang diberikan oleh berbagai pemangku kepentingan dalam pelaksanaan Program JUTPI-3.

Ia berharap penyelenggaraan TOD ke depannya dapat dilaksanakan dengan lebih detail dan lebih cepat.

Sebagai informasi, dalam kesempatan tersebut juga hadir perwakilan dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/ Bappenas), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR), Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Kabupaten/Kota, serta badan usaha terkait.

Terkini Lainnya
Indonesia Perkuat Daya Saing dan Ketahanan Ekonomi lewat Aksesi OECD

Indonesia Perkuat Daya Saing dan Ketahanan Ekonomi lewat Aksesi OECD

Kemenko Perekonomian
AZEC Summit, Menko Airlangga Paparkan Kerja Sama Indonesia-Jepang Lawan Krisis Energi Global

AZEC Summit, Menko Airlangga Paparkan Kerja Sama Indonesia-Jepang Lawan Krisis Energi Global

Kemenko Perekonomian
Hadiri FGD UGM, Menko Airlangga Soroti Kekuatan Ekonomi dan Diplomasi Perdagangan Indonesia

Hadiri FGD UGM, Menko Airlangga Soroti Kekuatan Ekonomi dan Diplomasi Perdagangan Indonesia

Kemenko Perekonomian
ADB dan FTSE Russell Beri Sinyal Positif, Investor Global Percaya Fundamental RI

ADB dan FTSE Russell Beri Sinyal Positif, Investor Global Percaya Fundamental RI

Kemenko Perekonomian
Pengiriman Perdana Bumbu Pasta dan Makanan RTE Tandai Awal Pengelolaan Ekonomi Haji dan Umrah Terintegrasi

Pengiriman Perdana Bumbu Pasta dan Makanan RTE Tandai Awal Pengelolaan Ekonomi Haji dan Umrah Terintegrasi

Kemenko Perekonomian
Pemerintah Perkuat Kemitraan Indonesia–Republik Korea melalui 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun

Pemerintah Perkuat Kemitraan Indonesia–Republik Korea melalui 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun

Kemenko Perekonomian
Kunjungan Presiden ke Jepang dan Korea Selatan Tambah Komitmen Investasi hingga Rp 574 Triliun

Kunjungan Presiden ke Jepang dan Korea Selatan Tambah Komitmen Investasi hingga Rp 574 Triliun

Kemenko Perekonomian
Indonesia-Jepang Jalin Kemitraan Strategis, Bergerak Maju dan Berkelanjutan di Masa Depan

Indonesia-Jepang Jalin Kemitraan Strategis, Bergerak Maju dan Berkelanjutan di Masa Depan

Kemenko Perekonomian
Konsumsi Masyarakat Meningkat Selama Mudik Lebaran, Perputaran Uang Diperkirakan Rp 148 Triliun

Konsumsi Masyarakat Meningkat Selama Mudik Lebaran, Perputaran Uang Diperkirakan Rp 148 Triliun

Kemenko Perekonomian
Optimis Hadapi Investigasi Section 301 oleh AS, Kemenko Perekonomian: Kita Miliki Data

Optimis Hadapi Investigasi Section 301 oleh AS, Kemenko Perekonomian: Kita Miliki Data

Kemenko Perekonomian
Pemerintah Indonesia Optimistis Hadapi Investigasi Section 301 oleh AS

Pemerintah Indonesia Optimistis Hadapi Investigasi Section 301 oleh AS

Kemenko Perekonomian
Ekonomi RI Tangguh di Tengah Badai Global, Kemenko Perekonomian Beberkan Indikatornya

Ekonomi RI Tangguh di Tengah Badai Global, Kemenko Perekonomian Beberkan Indikatornya

Kemenko Perekonomian
Pemerintah Pastikan Stabilitas Ekonomi Nasional Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global

Pemerintah Pastikan Stabilitas Ekonomi Nasional Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global

Kemenko Perekonomian
Aktivitas Mudik Idulfitri 2026 Diprediksi Tingkatkan Perputaran Ekonomi Nasional

Aktivitas Mudik Idulfitri 2026 Diprediksi Tingkatkan Perputaran Ekonomi Nasional

Kemenko Perekonomian
Antisipasi Investigasi USTR, Pemerintah Indonesia Siapkan Argumentasi dan Bukti Kuat

Antisipasi Investigasi USTR, Pemerintah Indonesia Siapkan Argumentasi dan Bukti Kuat

Kemenko Perekonomian
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com