Kemenko Perekonomian Sempurnakan Persiapan KTT BIMP-EAGA dan IMT-GT

Kompas.com - 07/05/2023, 19:27 WIB
Yogarta Awawa Prabaning Arka,
Aditya Mulyawan

Tim Redaksi

 

KOMPAS.com - Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian terus menyempurnakan persiapan logistik dan substansi menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) dan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-15 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (11/5/2023).

Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi mengatakan, upaya tersebut dilakukan untuk menjamin kesuksesan pertemuan antar-kepala negara di sub-kawasan ASEAN tersebut.

Dalam melaksanakan tugas tersebut, Deputi Edi dibantu oleh Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Internasional Netty Muharni yang juga menjabat sebagai Ketua Sekretariat Nasional Kerja Sama Ekonomi Sub-Regional di Indonesia.

Berkaitan dengan hal tersebut, para pejabat senior BIMP-EAGA dan IMT-GT menggelar Preparatory Senior Officials Meeting (SOM) di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Jumat (5/5/2023).

Baca juga: Kemenko Kemaritiman Apresiasi Progres PSEL Makassar, Sebut Jadi Percontohan Nasional

Kedua pertemuan yang dilaksanakan secara hibrida itu dihadiri para Senior Officials BIMP-EAGA, IMT-GT, perwakilan Asian Development Bank (ADB), Sekretariat ASEAN, serta Sekretariat IMT-GT (CIMT) dan BIMP-EAGA (BIMP-FC).

Pertemuan tersebut membahas substansi dokumen yang akan dilaporkan kepada para kepala negara pada pertemuan IMT-GT Summit ke-15, yaitu IMT-GT Minister’s Report to Leaders dan Joint Leaders Statement.

Deputi Edi menyerukan pentingnya memastikan para pemimpin negara menerima laporan yang ringkas. Pertemuan ini juga menjadi momen untuk merefleksikan kinerja BIMP-EAGA dan IMT-GT dalam meningkatkan pembangunan ekonomi di sub-kawasan.

Sebagai informasi, tahun ini bertepatan dengan 30 tahun kerja sama ekonomi subregional IMT-GT. Dengan demikian, pertemuan ini turut membahas perjalanan dan pencapaian IMT-GT dalam tiga dekade terakhir ke dalam berbagai dokumen substansi.

Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas persiapan pelaksanaan peluncuran Visit IMT-GT Year 2023. Ini merupakan program pemulihan pariwisata di subregional IMT-GT pascapandemi Covid-19.

Baca juga: Kemenko Perekonomian Buka Lowongan Kerja untuk 3 Jasa Tenaga Pendukung, Ini Kualifikasinya

“Laporan Kinerja IMT-GT perlu menggambarkan esensi dari perjalanan 30 tahun IMT-GT dalam membentuk kerangka arsitektur subregional dan regional serta kontribusinya terhadap kesejahteraan masyarakat subregional,” ujar Deputi Edi dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (7/5/2023).

Sementara itu, preparatory meeting untuk KTT BIMP-EAGA ke-15 dipimpin oleh Malaysia. Pertemuan ini mendiskusikan beberapa konsep dokumen yang akan dilaporkan kepada para kepala negara, yaitu BIMP-EAGA Minister’s Report to Leaders.

Laporan tersebut memuat capaian kerja sama dalam lima pilar prioritas, yaitu food basket, connectivity, tourism, environment, dan socio-cultural education pillar. Nantinya, para kepala negara BIMP-EAGA juga akan mengesahkan joint leaders statement atau pernyataan bersama yang berisi arahan kepala negara untuk mencapai BIMP-EAGA Vision 2025.

”Sebagai building block ASEAN, BIMP-EAGA berperan penting dalam mencapai agenda integrasi regional. Mekanisme kerja sama dengan pendekatan proyek dapat dijadikan studi kasus berbagai inisiatif ASEAN,” tuturnya.

Edi mengatakan, sebagai tuan rumah perhelatan pertemuan tertinggi pemimpin negara BIMP-EAGA dan IMT-GT, Indonesia telah melakukan berbagai persiapan logistik, akomodasi, serta transportasi dalam menyambut kedatangan dan kebutuhan delegasi negara-negara ASEAN.

”Selaku tuan rumah, kami akan berusaha sekuat tenaga memberikan pelayanan yang terbaik. Dengan demikian, para tamu negara dapat memperoleh kesan terbaik saat berada Labuan Bajo,” tandas Deputi Edi.

Terkini Lainnya
Indonesia Perkuat Daya Saing dan Ketahanan Ekonomi lewat Aksesi OECD

Indonesia Perkuat Daya Saing dan Ketahanan Ekonomi lewat Aksesi OECD

Kemenko Perekonomian
AZEC Summit, Menko Airlangga Paparkan Kerja Sama Indonesia-Jepang Lawan Krisis Energi Global

AZEC Summit, Menko Airlangga Paparkan Kerja Sama Indonesia-Jepang Lawan Krisis Energi Global

Kemenko Perekonomian
Hadiri FGD UGM, Menko Airlangga Soroti Kekuatan Ekonomi dan Diplomasi Perdagangan Indonesia

Hadiri FGD UGM, Menko Airlangga Soroti Kekuatan Ekonomi dan Diplomasi Perdagangan Indonesia

Kemenko Perekonomian
ADB dan FTSE Russell Beri Sinyal Positif, Investor Global Percaya Fundamental RI

ADB dan FTSE Russell Beri Sinyal Positif, Investor Global Percaya Fundamental RI

Kemenko Perekonomian
Pengiriman Perdana Bumbu Pasta dan Makanan RTE Tandai Awal Pengelolaan Ekonomi Haji dan Umrah Terintegrasi

Pengiriman Perdana Bumbu Pasta dan Makanan RTE Tandai Awal Pengelolaan Ekonomi Haji dan Umrah Terintegrasi

Kemenko Perekonomian
Pemerintah Perkuat Kemitraan Indonesia–Republik Korea melalui 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun

Pemerintah Perkuat Kemitraan Indonesia–Republik Korea melalui 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun

Kemenko Perekonomian
Kunjungan Presiden ke Jepang dan Korea Selatan Tambah Komitmen Investasi hingga Rp 574 Triliun

Kunjungan Presiden ke Jepang dan Korea Selatan Tambah Komitmen Investasi hingga Rp 574 Triliun

Kemenko Perekonomian
Indonesia-Jepang Jalin Kemitraan Strategis, Bergerak Maju dan Berkelanjutan di Masa Depan

Indonesia-Jepang Jalin Kemitraan Strategis, Bergerak Maju dan Berkelanjutan di Masa Depan

Kemenko Perekonomian
Konsumsi Masyarakat Meningkat Selama Mudik Lebaran, Perputaran Uang Diperkirakan Rp 148 Triliun

Konsumsi Masyarakat Meningkat Selama Mudik Lebaran, Perputaran Uang Diperkirakan Rp 148 Triliun

Kemenko Perekonomian
Optimis Hadapi Investigasi Section 301 oleh AS, Kemenko Perekonomian: Kita Miliki Data

Optimis Hadapi Investigasi Section 301 oleh AS, Kemenko Perekonomian: Kita Miliki Data

Kemenko Perekonomian
Pemerintah Indonesia Optimistis Hadapi Investigasi Section 301 oleh AS

Pemerintah Indonesia Optimistis Hadapi Investigasi Section 301 oleh AS

Kemenko Perekonomian
Ekonomi RI Tangguh di Tengah Badai Global, Kemenko Perekonomian Beberkan Indikatornya

Ekonomi RI Tangguh di Tengah Badai Global, Kemenko Perekonomian Beberkan Indikatornya

Kemenko Perekonomian
Pemerintah Pastikan Stabilitas Ekonomi Nasional Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global

Pemerintah Pastikan Stabilitas Ekonomi Nasional Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global

Kemenko Perekonomian
Aktivitas Mudik Idulfitri 2026 Diprediksi Tingkatkan Perputaran Ekonomi Nasional

Aktivitas Mudik Idulfitri 2026 Diprediksi Tingkatkan Perputaran Ekonomi Nasional

Kemenko Perekonomian
Antisipasi Investigasi USTR, Pemerintah Indonesia Siapkan Argumentasi dan Bukti Kuat

Antisipasi Investigasi USTR, Pemerintah Indonesia Siapkan Argumentasi dan Bukti Kuat

Kemenko Perekonomian
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com