HUT Kemenko Perokonomian ke-56, Airlangga Soroti Ekonomi Indonesia yang Terus Bertumbuh

Kompas.com - 21/08/2022, 10:16 WIB
Yussy Maulia Prasetyani,
Wandha Nur Hidayat

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kementerian Bidang Koordinator (Kemenko) Perkonomian menggelar rangkaian kegiatan untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-56 pada Sabtu, (20/8/2022). Kegiatan tersebut sekaligus untuk memperingati HUT ke-77 Republik Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyambut momen peringatan hari ulang tahun kementeriannya tersebut dengan penuh optimisme.

Ia mengatakan Indonesia mampu bangkit dan bertahan di tengah berbagai krisis dan tantangan global saat ini. Krisis dan tantangan tersebut antara lain pandemi Covid-19, disrupsi rantai pasok, krisis pangan dan energi, serta perubahan iklim.

“Terima kasih kepada kita semua yang telah bekerja keras selama ini. Kantor Kemenko Perekonomian tidak pernah lockdown. Kita sepanjang 2,5 tahun work from office untuk menjaga urat nadi perekonomian,” ungkapnya melalui keterangan pers yang diterima Kompas.com, Minggu (21/8/2022).

Baca juga: Menko Perekonomian: Tantangan Hiperinflasi Rasanya Dapat Kita Tangani

Lebih lanjut Airlangga menjelaskan, pada semester pertama 2022, ekonomi Indonesia tetap tumbuh di atas 5 persen dan disertai stabilitas yang relatif baik. Neraca dagang mencatatkan surprlus selama 27 bulan berturut-turut dan inflasi berhasil dikendalikan pada kisaran 4,9 persen.

Selain itu, Indonesia berhasil meningkatkan produksi beras sehingga mampu mempertahankan swasembada beras sejak 2019. Di sektor sumber daya alam (SDA), Indonesia pun berhasil meningkatkan ekspor besi baja berkat hilirisasi nikel yang terus berjalan.

Tak hanya itu, Indonesia juga masuk ke daftar lima negara dunia dengan capaian vaksinasi terbesar.

“Indonesia juga dipercaya di tingkat internasional, di mana Indonesia menjadi pemimpin (Presidensi) G20 (dan) Champions Group GCRG. Tahun depan, Indonesia akan menjadi ketua dari ASEAN,” imbuh Airlangga.

Baca juga: Airlangga Proyeksi Inflasi 2022 Capai 4,8 Persen

Sebagai informasi, perayaan HUT ke-56 Kemenko Perekonomian yang digelar di Gedung AA Maramis tersebut diisi oleh sejumlah kegiatan yang diikuti oleh seluruh pegawai kementerian. Kegiatan tersebut antara lain jalan santai dan lomba tarik tambang.

Acara tersebut juga dimeriahkan dengan pertunjukkan Reog Ponorogo serta penampilan musik dari Piyu Padi dan Janita Gabriela featuring Suara Marvelous.

Sejumlah tokoh yang pernah menjabat sebagai Menko Perekonomian turut hadir, yaitu Sri Mulyani yang menjabat pada periode Oktober 2004-Oktober 2009, Aburizal Bakrie pada periode Oktober 2004-Desember 2005, dan Burhanuddin Abdullah pada periode Juni 2001-Agustus 2001.

Pada kesempatan tersebut, para Menko Perekonomian terdahulu juga turut meresmikan Mini Studio EkonIcon yang digagas oleh Kemenko Perekonomian.

Baca juga: Indonesia Tahan dari Gejolak Global, Ekonom: Pertumbuhan Ekspor Jadi Payung Bagi Perekonomian

Tak ketinggalan, Airlangga memberikan cendera mata sebagai bentuk penghargaan kepada para pendahulu tersebut karena telah berkontribusi dalam membangun fondasi Kemenko Perkonomian di setiap masa.

“Saya harap di ulang tahun Ke-77 Republik Indonesia ini kita bisa semakin semangat. Selain itu, di ulang tahun ke-56 Kemenko Perekonomian, kita masih siap untuk bekerja keras untuk Indonesia yang lebih baik,” ujar Airlangga.

Acara perayaan HUT ke-56 Kemenko Perekonomian juga turut dihadiri oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Azis Syamsuddin, anggota DPR RI, serta seluruh jajaran pejabat dan pegawai Kemenko Perekonomian.

Terkini Lainnya
Antisipasi Investigasi USTR, Pemerintah Indonesia Siapkan Argumentasi dan Bukti Kuat

Antisipasi Investigasi USTR, Pemerintah Indonesia Siapkan Argumentasi dan Bukti Kuat

Kemenko Perekonomian
Antisipasi Dampak Konflik Global, Menko Airlangga Dorong Penguatan Pariwisata sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Antisipasi Dampak Konflik Global, Menko Airlangga Dorong Penguatan Pariwisata sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Kemenko Perekonomian
Pemerintah Dorong Kolaborasi Asia-Oseania untuk Perkuat Ekonomi Digital Berkelanjutan

Pemerintah Dorong Kolaborasi Asia-Oseania untuk Perkuat Ekonomi Digital Berkelanjutan

Kemenko Perekonomian
Pemerintah Tegaskan

Pemerintah Tegaskan "Agreement on Reciprocal Trade" Tetap Jadi Pegangan Hubungan Perdagangan Indonesia–AS

Kemenko Perekonomian
Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama Industri, Energi Bersih, dan Teknologi

Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama Industri, Energi Bersih, dan Teknologi

Kemenko Perekonomian
Menko Airlangga Dorong Asia Perkuat Multilateralisme dan Kerja Sama Regional di Tokyo Conference 2026

Menko Airlangga Dorong Asia Perkuat Multilateralisme dan Kerja Sama Regional di Tokyo Conference 2026

Kemenko Perekonomian
Pemerintah Pastikan ART Indonesia–AS Perkuat Ekspor Nasional dan Tetap dalam Koridor Kedaulatan Negara

Pemerintah Pastikan ART Indonesia–AS Perkuat Ekspor Nasional dan Tetap dalam Koridor Kedaulatan Negara

Kemenko Perekonomian
Temui MUI, Menko Airlangga Tegaskan Komitmen Jaminan Produk Halal dalam Perjanjian Dagang Indonesia-AS

Temui MUI, Menko Airlangga Tegaskan Komitmen Jaminan Produk Halal dalam Perjanjian Dagang Indonesia-AS

Kemenko Perekonomian
Di Indonesia Economic Outlook 2026, Presiden Prabowo Janji Permudah Ekspor dan Regulasi untuk Tumbuhkan Ekonomi

Di Indonesia Economic Outlook 2026, Presiden Prabowo Janji Permudah Ekspor dan Regulasi untuk Tumbuhkan Ekonomi

Kemenko Perekonomian
Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Semangat

Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Semangat "Indonesia Incorporated" untuk Perkuat Daya Saing dan Perekonomian Nasional

Kemenko Perekonomian
Ekonomi Indonesia Siap Lepas Landas, Pemerintah Perkuat Mesin Pertumbuhan Nasional

Ekonomi Indonesia Siap Lepas Landas, Pemerintah Perkuat Mesin Pertumbuhan Nasional

Kemenko Perekonomian
Program Makan Bergizi Gratis Perkuat Fondasi Ekonomi Nasional dan Dorong Pertumbuhan Inklusif

Program Makan Bergizi Gratis Perkuat Fondasi Ekonomi Nasional dan Dorong Pertumbuhan Inklusif

Kemenko Perekonomian
Pemerintah Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah untuk Tekan Arus Keluar Devisa

Pemerintah Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah untuk Tekan Arus Keluar Devisa

Kemenko Perekonomian
Menko Airlangga: Transformasi Ekonomi Hijau Butuh Landasan Makro yang Kokoh

Menko Airlangga: Transformasi Ekonomi Hijau Butuh Landasan Makro yang Kokoh

Kemenko Perekonomian
Indonesia Tegaskan Posisi di Kancah Global Lewat Kesepakatan IEU–CEPA dan ICA–CEPA

Indonesia Tegaskan Posisi di Kancah Global Lewat Kesepakatan IEU–CEPA dan ICA–CEPA

Kemenko Perekonomian
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com