Resmikan Pasar Rakyat Cepu Induk, Zulhas: Kebutuhan Rakyat Jadi yang Utama

Kompas.com - 21/01/2024, 13:02 WIB
Aria Rusta Yuli Pradana,
Sri Noviyanti

Tim Redaksi

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat meresmikan Pasar rakyat Cepu Induk, Minggu (21/1/2024). KOMPAS.com/ARIA RUSTA YULI PRADANA Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat meresmikan Pasar rakyat Cepu Induk, Minggu (21/1/2024).

BLORA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan ( Mendag) Zukifli Hasan meresmikan Pasar Rakyat Cepu Induk di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Minggu (21/1/2024).

Dalam kunjungan tersebut, Zulhas sapaan karibnya, mengatakan bahwa pihaknya tetap melaksanakan perintah Presiden Joko Widodo agar fokus bekerja untuk rakyat mesk di tengah masa-masa kampanye.

"Apalagi, (kalau perintahnya) terkait ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau," ucap Zulhas, Minggu.

Dalam kunjungannya itu, Zulhas juga bertegur sapa dengan para pedagang yang berjualan di pasar.

Dirinya mengaku tetap mengemban tugas, salah satunya memperhatikan dan mengecek harga-harga dan ketersediaannya bahan kebutuhan pokok.

Baca juga: Kunjungi Pasar Kangkung di Lampung, Mendag Zulkifli Hasan Sebut Pasokan Bapok Melimpah

"Itulah yang paling penting, (kami tetap) memperhatikan kepentingan masyarakat. Apalagi, bahan pokok itu yang utama. Ini perintah Bapak Presiden kepada seluruh menteri yang ada," terang dia.

Sebagai informasi, Pasar Rakyat Induk Cepu dibangun dengan anggaran sebesar Rp 3 miliar dari Dana Tugas Pembantuan Kementerian Perdagangan RI.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat meresmikan Pasar rakyat Cepu Induk, Minggu (21/1/2024). KOMPAS.com/ARIA RUSTA YULI PRADANA Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat meresmikan Pasar rakyat Cepu Induk, Minggu (21/1/2024).

Sementara itu, dalam sambutannya, Zulhas juga memaparkan pada masyarakat kembali atas beragam bantuan sosial (bansos) yang diberikan selama pemerintahan Joko Widodo, mulai dari bantuan beras, bantuan pangan, hingga bantuan langsung tunai (BLT). Seluruh hal tersebut dilakukan demi kepentingan masyarakat.

Zulhas juga menyebut bahwa selain memberikan bansos, Presiden Jokowi juga banyak membangun infrastruktur dengan anggaran cukup besar.

Baca juga: Tinjau Pasar Palmerah, Mendag Zulhas Traktir 10 Ekor Ayam untuk Warga yang Belanja

"(Di masa pemerintahannya) Pak Presiden juga membangun yang besar-besar, seperti jalan tol, pelabuhan, membangun Ibu Kota baru, membangun subway, membangun kereta cepat, membangun pelabuhan-pelabuhan, tetapi di saat bersamaan juga memperhatikan yang dirasakan oleh rakyatnya," jelas dia.

Atas seluruh hal tersebut, Zulhas mengeklaim tingkat kepuasan masyarakat terhadap Joko Widodo cukup tinggi.

"Oleh karena itu, tidak heran kalau tingkat kepuasan (masyarakat) kepada Pak Jokowi sekarang hampir 80 persen. Itu terbaik di dunia. Kalau di Jawa Tengah, 92 persen masyarakat suka Pak Jokowi," ujar Zulhas.

Terkini Lainnya
Tri Tito Karnavian Lantik 34 Ketua TP-PKK dan Tim Pembina Posyandu Provinsi Periode 2025-2030
Tri Tito Karnavian Lantik 34 Ketua TP-PKK dan Tim Pembina Posyandu Provinsi Periode 2025-2030
Kemendag
Kunker ke Manado, Mendag Budi Santoso Pastikan Indonesia Timur Siap Sambut Nataru
Kunker ke Manado, Mendag Budi Santoso Pastikan Indonesia Timur Siap Sambut Nataru
Kemendag
Rapat Kerja dengan DPD RI, Mendag Budi Santoso Paparkan Program Prioritas Kemendag
Rapat Kerja dengan DPD RI, Mendag Budi Santoso Paparkan Program Prioritas Kemendag
Kemendag
Kemendag Sinergikan Program UMKM Bisa Ekspor dengan Perguruan Tinggi dan Kementerian UMKM
Kemendag Sinergikan Program UMKM Bisa Ekspor dengan Perguruan Tinggi dan Kementerian UMKM
Kemendag
Dukung Harbolnas 2024, Mendag Budi Proyeksi Peningkatan Nilai Transaksi hingga Rp 487 Triliun
Dukung Harbolnas 2024, Mendag Budi Proyeksi Peningkatan Nilai Transaksi hingga Rp 487 Triliun
Kemendag
Mendag Budi Ajak UMKM Sektor Makanan Sehat Bidik Pasar Ekspor
Mendag Budi Ajak UMKM Sektor Makanan Sehat Bidik Pasar Ekspor
Kemendag
Lepas Produk UMKM Jatim Senilai Rp 3,9 Miliar, Mendag Budi: UMKM Terbukti Bisa Bersaing di Pasar Global
Lepas Produk UMKM Jatim Senilai Rp 3,9 Miliar, Mendag Budi: UMKM Terbukti Bisa Bersaing di Pasar Global
Kemendag
Berkat Hilirisasi, Indonesia Ekspor Sepeda Listrik Senilai Rp 7,8 Miliar ke Amerika dan Eropa
Berkat Hilirisasi, Indonesia Ekspor Sepeda Listrik Senilai Rp 7,8 Miliar ke Amerika dan Eropa
Kemendag
Lepas Ekspor Makanan Olahan Senilai Rp 7,2 Miliar, Mendag Budi Sebut Inovasi dan Adaptasi Jadi Kunci UMKM Naik Kelas
Lepas Ekspor Makanan Olahan Senilai Rp 7,2 Miliar, Mendag Budi Sebut Inovasi dan Adaptasi Jadi Kunci UMKM Naik Kelas
Kemendag
Tinjau Bapok di Surabaya, Mendag Budi Sebut Harga Tetap Stabil Jelang Nataru
Tinjau Bapok di Surabaya, Mendag Budi Sebut Harga Tetap Stabil Jelang Nataru
Kemendag
Lindungi Industri Dalam Negeri, Mendag Budi Amankan Keramik Ilegal Rp 9,8 Miliar di Surabaya
Lindungi Industri Dalam Negeri, Mendag Budi Amankan Keramik Ilegal Rp 9,8 Miliar di Surabaya
Kemendag
Gencarkan
Gencarkan "UMKM BISA Ekspor", Kemendag Gelar Pekan Pengembangan Ekspor di Jatim
Kemendag
Sinergi Penataan Ekosistem Logistik Nasional, Mendag Budi Sosialisasikan Permendag Perdagangan Antarpulau Terbaru
Sinergi Penataan Ekosistem Logistik Nasional, Mendag Budi Sosialisasikan Permendag Perdagangan Antarpulau Terbaru
Kemendag
Lepas Ekspor Produk Kerajinan UMKM Senilai Rp 2 Miliar, Mendag Budi Paparkan Program yang Perkuat Perdagangan
Lepas Ekspor Produk Kerajinan UMKM Senilai Rp 2 Miliar, Mendag Budi Paparkan Program yang Perkuat Perdagangan
Kemendag
SPBU di Sleman Rugikan Masyarakat hingga Rp 1,4 Miliar Per Tahun, Mendag Budi Santoso Segel Mesin Pompa
SPBU di Sleman Rugikan Masyarakat hingga Rp 1,4 Miliar Per Tahun, Mendag Budi Santoso Segel Mesin Pompa
Kemendag
Bagikan artikel ini melalui
Oke