Tinjau Bazar Ramadhan di Cakung, Mendag Pastikan Harga Bahan Pokok Tetap Stabil

Kompas.com - 05/04/2023, 17:08 WIB
Aningtias Jatmika,
A P Sari

Tim Redaksi

JAKARTA,KOMPAS.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengatakan bahwa harga bahan- bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah masih stabil.

"Harga sejumlah bahan pokok, seperti telur, minyak, dan beras. Stok pangan juga aman," ujar Zulkifli.

Hal itu dia sampaikan saat meninjau pelaksanaan pasar murah pada gelaran Gebyar Bazar Ramadhan UMKM, di Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Rabu (5/4/2023).

Sebagai informasi, Gebyar Bazar Ramadhan merupakan agenda rutin Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang digelar selama Ramadhan. Rencananya, Gebyar Bazar Ramadhan akan digelar bergilir di lokasi lain hingga 18 April 2023.

Adapun pada gelaran Gebyar Bazar Ramadhan di Cakung, Kemendag bekerja sama dengan Suku Dinas (Sudin) Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Kota Administrasi Jakarta Timur.

Bazar yang digelar sejak Selasa (4/4/2023) hingga Rabu itu menghadirkan 32 stand yang menjual berbagai kebutuhan pokok, kuliner, produk fesyen, dan aksesori.

Baca juga: Bertemu Mendag India, Zulkifli Hasan Bahas Kerja Sama di 5 Sektor

Zulkifli mengatakan, bazar tersebut menjadi salah satu strategi Kemendag untuk menghadirkan kebutuhan pokok kepada masyarakat dengan harga terjangkau.

"Kami ingin memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan produk murah sehingga mereka bisa mempersiapkan kebutuhan Ramadhan dan Lebaran dengan lancar," ucap Zulkifli.

Melalui bazar tersebut, masyarakat bisa membeli Minyakita dengan harga Rp 13.500 per liter dan 5 kg beras seharga Rp 47.000. Sementara itu, telur dijual dengan harga Rp 28.000 per kg dan bawang putih kating seharga Rp 25.000 per kg.

Kemudian, masyarakat juga bisa membeli paket sembako berisi 1 liter minyak goreng, 1 kg gula, dan 5 kg beras dengan harga Rp 65.000.

Pada kesempatan tersebut, Zulkifli juga membagikan sejumlah bahan pokok, seperti beras, gula, dan minyak, kepada masyarakat di Kelurahan Penggilingan.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan membagikan minyak gratis kepada masyarakat di Kelurahan Penggilingan, Jakarta Timur, Rabu (5/4/2023)KOMPAS.com/Aningtias Jatmika Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan membagikan minyak gratis kepada masyarakat di Kelurahan Penggilingan, Jakarta Timur, Rabu (5/4/2023)

Salah satu warga, Mimi, menyambut baik gelaran bazar tersebut. Selain membeli beras dengan harga murah, dia juga mendapatkan minyak gratis yang dibagikan Mendag.

"Mudah-mudahan acara seperti itu bisa sering digelar jadi bisa bantu emak-emak beli kebutuhan dapur," ujar Mimi.

Baca juga: Bertemu Menteri-menteri Ekonomi ASEAN, Zulkifli Hasan Kenalkan Diplomasi Harmoni Candi Borobudur

Sebagai informasi, sebelum meninjau Gebyar Bazar Ramadhan Cakung, Zulkifli telah lebih dulu mengunjungi Gebyar Bazar Ramadhan yang digelar di Gedung Olahraga Cengkareng Barat, Jakarta Barat.

Pada kesempatan itu, dia mengingatkan pedagang dan pengusaha agar tidak menimbun barang atau menaikkan harga sesuka hati selama momen Ramadhan dan Lebaran.

Pihaknya pun menggandeng Satuan Tugas (Satgas) Pangan serta Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) untuk menindak oknum yang kedapatan menimbun barang dan memainkan harga.

“Kami tiap hari (meninjau) pasar. Seluruh pasar kami cek. Jika kedapatan menimbun, barang tersebut akan disita petugas. Jadi, ambil untung dengan harga wajar. Jangan direkayasa,” tegas Zulkifli seperti diberitakan Kompas.com, Rabu.

Terkini Lainnya
Produk Perikanan, Dekorasi Rumah, hingga Kopi Bali Kian Diminati Konsumen Mancanegara

Produk Perikanan, Dekorasi Rumah, hingga Kopi Bali Kian Diminati Konsumen Mancanegara

Kemendag
Perdana Ekspor, Furnitur “Sorajati” Akhiri 2025 dengan Manis

Perdana Ekspor, Furnitur “Sorajati” Akhiri 2025 dengan Manis

Kemendag
Melaju dari Pintu Gerbang Indonesia Timur, Komoditas Unggulan Sulsel Tembus Pasar Tujuh Negara

Melaju dari Pintu Gerbang Indonesia Timur, Komoditas Unggulan Sulsel Tembus Pasar Tujuh Negara

Kemendag
Kalimantan Timur Bersinar: Ekspor Komoditas Unggulan Meluncur ke Mancanegara

Kalimantan Timur Bersinar: Ekspor Komoditas Unggulan Meluncur ke Mancanegara

Kemendag
Dari Makanan hingga Alas Kaki, Kisah Produk Jatim Tembus Pasar Dunia

Dari Makanan hingga Alas Kaki, Kisah Produk Jatim Tembus Pasar Dunia

Kemendag
Mendag Busan: Indonesia Siap Tandatangani FTA dengan Uni Ekonomi Eurasia

Mendag Busan: Indonesia Siap Tandatangani FTA dengan Uni Ekonomi Eurasia

Kemendag
Mendag Busan Serahkan Penghargaan Good Design Indonesia 2025 kepada 51 Produk

Mendag Busan Serahkan Penghargaan Good Design Indonesia 2025 kepada 51 Produk

Kemendag
Lewat Keterbukaan Informasi Publik, Kemendag Perkuat Fondasi Ekosistem Perdagangan

Lewat Keterbukaan Informasi Publik, Kemendag Perkuat Fondasi Ekosistem Perdagangan

Kemendag
Transaksi “Business Matching” UMKM Januari–Oktober 2025 Capai 130,17 Juta Dollar AS

Transaksi “Business Matching” UMKM Januari–Oktober 2025 Capai 130,17 Juta Dollar AS

Kemendag
JMFW 2026 Catat Transaksi 19,51 Juta Dollar, Lampaui Target dan Buktikan Daya Saing

JMFW 2026 Catat Transaksi 19,51 Juta Dollar, Lampaui Target dan Buktikan Daya Saing "Modest Fashion" Indonesia 

Kemendag
Resmi Tutup TEI Ke-40, Mendag Busan: Transaksi Lewati Target Capai 22,80 Miliar Dollar AS

Resmi Tutup TEI Ke-40, Mendag Busan: Transaksi Lewati Target Capai 22,80 Miliar Dollar AS

Kemendag
Kemendag Tutup Gelaran Pangan Nusa Expo 2025, Transaksi Tembus Rp 161 Miliar

Kemendag Tutup Gelaran Pangan Nusa Expo 2025, Transaksi Tembus Rp 161 Miliar

Kemendag
Dorong Daya Saing Produk Pangan Lokal, Mendag Busan Beri Penghargaan UKM Pangan Award

Dorong Daya Saing Produk Pangan Lokal, Mendag Busan Beri Penghargaan UKM Pangan Award

Kemendag
Hadir Perdana di TEI 2025, Paviliun UMKM BISA Ekspor Bukti Transformasi UMKM Tembus Pasar Global

Hadir Perdana di TEI 2025, Paviliun UMKM BISA Ekspor Bukti Transformasi UMKM Tembus Pasar Global

Kemendag
Transaksi

Transaksi "Business Matching" UMKM hingga Agustus 2025 Capai 90,90 Juta Dollar AS

Kemendag
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com