KOMPAS.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Ambassador Peter M Haymond, di Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka perpisahan di akhir masa bakti Ambassador Haymond sebagai KUAI Kedubes AS untuk Indonesia.
Dalam pertemuan itu, Ambassador Haymond memperkenalkan KUAI Kedubes AS yang baru, Joy M Sakurai.
Selama periode penugasan Ambassador Haymond, berbagai inisiatif kerja sama antara kedua negara telah terlaksana dan berdampak pada penguatan hubungan ekonomi Indonesia-AS.
Lebih lanjut, Menko Airlangga dan Ambassador Haymond juga sepakat untuk terus mempererat kerja sama dalam peningkatan perdagangan kedua negara.
Adapun hubungan dan kerja sama bilateral antara Indonesia dengan AS semakin menguat. Hal ini mencerminkan kemitraan ekonomi yang saling menguntungkan.
Pada 2025, perdagangan kedua negara mencapai 43,8 miliar dollar AS, meningkat hampir 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Komitmen bersama untuk memperluas akses pasar dan menyelaraskan kebijakan perdagangan menjadi fondasi utama untuk memperkokoh integrasi ekonomi kedua negara di pasar global.
Baca juga: Perluas Pasar Global, Indofarma (INAF) Ekspor Produk Farmasi ke Afghanistan
Perpisahan akhir masa bakti Ambassador Haymond sebagai KUAI Kedubes AS untuk Indonesia di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (23/6/2026).Pada akhir pertemuan, Menko Airlangga menyampaikan apresiasi kepada Ambassador Haymond atas komunikasi yang inklusif dan hubungan kerja yang semakin baik antara kedua pihak.
Hubungan baik tersebut menjadi motor penggerak tercapainya sejumlah kesepakatan penting yang diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Kami berharap hubungan kerja sama yang sudah ada antara Indonesia dengan Amerika Serikat dapat terus berlanjut dan diperkuat,” ujar Airlangga dikutip dari laman ekon.go.id, Rabu (24/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Airlangga didampingi Deputi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi.
Baca juga: Kemenko Perekonomian: Perumusan Regulasi Baru Perlu Jaga Penerimaan Negara dan Tenaga Kerja