Baru 48 Jam Dibuka, Kursi Panas Deputi Industri Olahraga Kemenpora Diserbu 70 Pelamar

Kompas.com - 05/02/2026, 19:47 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga ( Kemenpora) membuka seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi (JPT) Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun kalangan profesional pada Selasa (3/2/2026).

Meski baru berjalan 48 jam atau dua hari, jumlah pendaftar telah mencapai hampir 70 orang. Tingginya angka pendaftar ini mencerminkan besarnya minat, baik dari kalangan birokrat maupun profesional non-ASN, untuk berkontribusi dalam pengembangan industri olahraga nasional.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) JPT yang juga Sekretaris Kemenpora RI Gunawan Suswantoro menyampaikan, seluruh peserta yang lolos seleksi administrasi wajib mengikuti tahapan seleksi secara jujur dan sportif.

Baca juga: Wujudkan Visi Presiden Prabowo Subianto soal Transparansi, Kemenpora Gelar Seleksi Terbuka Deputi Industri Olahraga

“Seluruh peserta akan dinilai secara objektif dengan standar yang sama. Proses seleksi akan berjalan secara akuntabel, mengedepankan prinsip kehati-hatian, serta bebas dari intervensi pihak mana pun,” ujar Gunawan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (5/2/2026).

Kemenpora mengajak ASN maupun kalangan profesional yang memenuhi persyaratan untuk segera mendaftar sebelum pendaftaran ditutup pada 17 Februari 2026.

Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi dapat diakses melalui laman resmi kemenpora.go.id dan asnkarier.bkn.go.id.

Selain itu, Kemenpora juga mengimbau para calon peserta agar berhati-hati terhadap segala bentuk penyalahgunaan atau upaya penipuan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dalam proses seleksi terbuka tersebut.

Baca juga: Kemenpora Buka Suara soal Atlet Olimpiade Nurul Akmal Jadi PPPK Paruh Waktu

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com