Temui CdM Reda, Menpora Erick Apresiasi Raihan 135 Emas di ASEAN Para Games 2025

Kompas.com - 18/02/2026, 20:20 WIB
DWN

Penulis

KOMPAS.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia (RI) Erick Thohir mengapresiasi kinerja Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia di ASEAN Para Games 2025, Reda Manthovani, usai keberhasilan Merah Putih merebut 135 medali emas dan finis sebagai runner up.

Apresiasi itu disampaikan Erick saat menerima kunjungan Reda di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga ( Kemenpora), Rabu (18/2/2026).

Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras dan kekompakan seluruh elemen tim, mulai dari atlet, pelatih, ofisial, hingga CdM sebagai pemimpin kontingen.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Reda yang menuntaskan tugasnya sebagai CdM di ASEAN Para Games 2025 dengan sukses. Dengan leadership beliau, kontingen kita terus terpacu untuk menjawab tantangan dan mempersembahkan yang terbaik. Komitmen akan berbuah keberhasilan,” ujar Erick dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Rabu.

Pada ajang yang digelar di Nakhon Ratchasima, Thailand, Januari lalu, Indonesia tampil impresif dengan mengoleksi 135 emas dan menempati posisi runner up klasemen akhir.

Menurut Erick, capaian tersebut menjadi modal penting bagi para atlet disabilitas untuk menghadapi ajang berikutnya, yakni Asian Para Games 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.

“Kita tidak ingin terlena dengan hasil yang lalu. Ajang besar Asian Para Games sudah menanti. Tak ada waktu lama bersantai. Para atlet harus kembali mempersiapkan diri karena mereka adalah duta bangsa terbaik yang mewakili Indonesia di level Asia,” katanya.

Erick menegaskan pemerintah akan terus memberikan dukungan penuh, mulai dari proses latihan hingga bertanding di panggung internasional. 

Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah kehadiran Paralympic Training Center di Karanganyar, Jawa Tengah, yang sebelumnya telah ia tinjau pada Sabtu (14/2/2026).

Menurut Erick, pusat pelatihan itu dirancang agar atlet mendapatkan program pembinaan yang terpadu, terukur, dan berkelanjutan.

“Saya ingin kehadiran pusat pelatihan ini memperkuat kesiapan atlet dalam mengasah kemampuan mereka serta tetap bersemangat dan berprestasi di ajang multievent internasional,” pungkasnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com