Program BKSS Bantu Tingkatkan Omzet Pelaku UMKM Sumsel, Menparekraf Beri Apresiasi

Erlangga Satya Darmawan
Kompas.com - Minggu, 20 November 2022
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno pada acara puncak program BKSS. Dok. Kemenparekraf Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno pada acara puncak program BKSS.

KOMPAS.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Kemenparekraf) mengadakan acara puncak dari program Beli Kreatif Sumatera Selatan (BKSS) dengan tema “Harvesting BKSS”.

Acara tersebut diadakan di Palembang Trade Center (PTC), Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), mulai Jumat (18/11/2022) hingga Minggu (20/11/2022).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, acara puncak BKSS bertujuan untuk mengapresiasi pencapaian yang diraih oleh para pelaku usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM) peserta program BKSS.

“Program BKSS telah mendorong pelaku UMKM di Sumsel untuk terus melakukan inovasi, beradaptasi, dan berkolaborasi. Selain itu, materi pendampingan dalam program BKSS membantu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas cakupan pemasaran, seperti digital, segmentasi, positioning, dan targeting, dan pengembangan pasar melalui e-commerce,” ujar Sandiaga dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu.

Sebagai informasi, sebanyak 200 peserta UMKM asal Sumsel yang mengikuti BKSS berhasil mengalami peningkatan omzet hingga 89,5 persen. Semua UMKM tersebut merupakan mitra binaan Kemenparekraf.

Sebelum mengikuti program BKSS, para peserta harus mengikuti sejumlah tahapan, mulai dari pelatihan, pendampingan, hingga perluasan pasar melalui onboarding dengan marketplace.

Lewat semua pelatihan tersebut, Sandiaga berharap jika peningkatan ekonomi yang dialami pelaku UMKM dapat memberikan dampak terhadap kebangkitan ekonomi secara luas dan mendorong terciptanya lapangan kerja.

“Diharapkan tidak hanya mendorong peningkatan kontribusi ekonomi kreatif Indonesia, tetapi juga dapat mengangkat potensi pariwisata di Sumsel. Peningkatan pariwisata dan ekonomi kreatif akan semakin mendekatkan target penciptaan 4,4 juta lapangan kerja pada 2024,” jelas Sandiaga.

Saat ini, lanjut Sandiaga, ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor penyumbang terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional dengan nilai sebesar 7,35 persen.

Selain itu, berdasarkan data Outlook Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2021/2022, tiga sub-sektor ekonomi kreatif juga disebutkan menjadi penyumbang terbesar struktur PDB dan ekspor.

Sektor tersebut adalah kuliner sebesar 39 persen, fesyen 17 persen, dan kriya 14,9 persen.

Apresiasi dari pelaku UMKM

Program BKSS yang diadakan oleh Kemenparekraf mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai mampu membantu para pelaku UMKM untuk naik kelas.

Adapun salah satu pihak yang mengapresiasi program tersebut adalah Rini Utari yang merupakan peserta program sekaligus pemilik Arumitha Leather.

Rini mengatakan, program BKSS tidak hanya memberikan pendampingan yang komprehensif terkait produksi dan pengembangan pemasaran, tetapi juga mengajarkan sejumlah hal, seperti literasi keuangan, bantuan layanan, cuti, dan pembayaran pajak.

“Pada BKSS, kami dihubungkan dengan berbagai stakeholders, mulai dari pemerintah, investor, hingga sesama UMKM. Kami optimistis dengan kolaborasi yang terjalin. Semoga UMKM di Sumsel dapat tumbuh dan berkembang,” terang Rini.

Sandiaga bersama UMKM peserta program BKSS.Dok. kemenparekraf Sandiaga bersama UMKM peserta program BKSS.

Untuk diketahui, pada acara puncak BKSS, pengunjung dapat membeli beragam produk, mulai dari kuliner, fesyen, dan kriya dengan kualitas terbaik dan harga yang bersahabat.

Selain berbelanja, pengunjung juga dapat menikmati hiburan lain, seperti fashion show dan pertunjukkan musik dari sederet artis ternama asal Sumsel dan Jakarta.

Program BKSS berhasil mendapatkan sambutan baik dari masyarakat, khususnya pelaku UMKM sejak diluncurkan pada Rabu (14/9/2022).

Antusiasme tersebut terlihat dari banyaknya UMKM yang mendaftar, yakni mencapai 600 peserta yang berasal dari 17 kabupaten dan kota di Sumsel.

Dari jumlah tersebut, Kemenparekraf pun mengkurasi jumlah tersebut menjadi 200 untuk mendapatkan pelatihan.

Setelah dibekali berbagai pelatihan, peserta kemudian diajak untuk mengaplikasikan ilmunya melalui berbagai kegiatan promosi, baik melalui pameran di sejumlah lokasi maupun secara daring di berbagai platform e-commerce.

Sebagai informasi, acara Harvesting BKSS merupakan hasil kerja sama antara Kemenparekraf dengan sejumlah mitra, seperti Bank Sumsel Babel, Dian Pelangi, Mustika Ratu, Lemonilo, Tokopedia, Grab, Gojek, Pertamina, Bhinneka, Dexa Medica, dan Bank Central Asia.

Untuk informasi lebih lanjut, ikuti akun akun Instagram @belikreatiflokal atau kunjungi situs resmi BKSS di www.belikreatifsumateraselatan.belikreatiflokal.id.

PenulisErlangga Satya Darmawan
EditorAmalia Purnama Sari
Terkini Lainnya
7 Rekomendasi Destinasi Wisata Bali, Buat Liburan Akhir Tahun Tak Terlupakan
7 Rekomendasi Destinasi Wisata Bali, Buat Liburan Akhir Tahun Tak Terlupakan
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Lewat Program Beti Dewi, 100 Desa Wisata Diharapkan Bisa
Lewat Program Beti Dewi, 100 Desa Wisata Diharapkan Bisa "Onboarding" Digital
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Program BKSS Bantu Tingkatkan Omzet Pelaku UMKM Sumsel, Menparekraf Beri Apresiasi
Program BKSS Bantu Tingkatkan Omzet Pelaku UMKM Sumsel, Menparekraf Beri Apresiasi
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Raja Ampat Masuk Daftar
Raja Ampat Masuk Daftar "Must Visit Location 2023" Versi Lonely Planet
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Mengenal Filosofi Bamboo Dome, Tempat Para Pemimpin G20 Bersantap Siang di Pinggir Pantai
Mengenal Filosofi Bamboo Dome, Tempat Para Pemimpin G20 Bersantap Siang di Pinggir Pantai
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Lotus Pond, Landmark Terbesar GWK Pilihan Jokowi untuk Menjamu Delegasi KTT G20
Lotus Pond, Landmark Terbesar GWK Pilihan Jokowi untuk Menjamu Delegasi KTT G20
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Makna Gunungan atau Kayon dalam KTT G20, Simbol Harapan Keberlanjutan Nasib Dunia
Makna Gunungan atau Kayon dalam KTT G20, Simbol Harapan Keberlanjutan Nasib Dunia
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Mau Liburan Murah ke Tanjung Kelayang? Nginap di Homestay Ini, Cuma Rp 150.000 Per Malam
Mau Liburan Murah ke Tanjung Kelayang? Nginap di Homestay Ini, Cuma Rp 150.000 Per Malam
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Lewat Warung Rojali, Kemenparekraf Promosikan Produk Ekonomi Kreatif dan UMKM
Lewat Warung Rojali, Kemenparekraf Promosikan Produk Ekonomi Kreatif dan UMKM
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
5 Aktivitas di Desa Wisata Kaki Langit, Yogyakarta Ini Jadi Penawar Rindu Suasana Tempo Dulu
5 Aktivitas di Desa Wisata Kaki Langit, Yogyakarta Ini Jadi Penawar Rindu Suasana Tempo Dulu
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Mengenal Budaya Asli Bali dengan Berkunjung ke Desa Ini
Mengenal Budaya Asli Bali dengan Berkunjung ke Desa Ini
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
5 Produk Kreatif Lokal Bertema Laut yang Bisa Dibeli di Situbondo
5 Produk Kreatif Lokal Bertema Laut yang Bisa Dibeli di Situbondo
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
3 Hal Menarik yang Bisa Dilakukan Saat Berkunjung ke Sangeh Monkey Forest Bali
3 Hal Menarik yang Bisa Dilakukan Saat Berkunjung ke Sangeh Monkey Forest Bali
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Tak Melulu Pantai, Bali Juga Punya Wisata Otomotif
Tak Melulu Pantai, Bali Juga Punya Wisata Otomotif
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit
Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif