Protokol CHSE Jadi Panduan Krusial Industri MICE di Era New Normal

Amalia Purnama Sari
Kompas.com - Rabu, 9 Desember 2020
Suasana gelaran Astindo Travel Fair 2020 pada hari pertama, Jumat (21/2/2020).KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA Suasana gelaran Astindo Travel Fair 2020 pada hari pertama, Jumat (21/2/2020).

KOMPAS.com – Memasuki era new normal, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan yang terstruktur dan komprehensif.

Penekanan protokol kesehatan Cleanliness, Health, Safety, and Environmental sustainability (CHSE) menjadi panduan krusial bagi bisnis pariwisata, terutama yang menyangkut sektor Meeting, Incentive, Convention, Exhibition ( MICE).

CHSE sendiri merupakan panduan operasional yang didasarkan pada Keputusan Meneteri Kesehatan tentang Protokol Kesehatan bagi masyarakat di tempat dan fasilitas umum untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19.

Panduan CHSE untuk para stakeholders MICE sendiri telah disampaikan melalui proses sosialisasi kepada pada usaha di 9 kota desitansi wisata, dimulai dari 24 Septemer hingga 9 Oktoer 2020.

Baca juga: Melirik Bali sebagai Surga Lokasi Penyelenggaraan Event MICE

Sembilan kota tersebut diantaranya adalah Yogyakarta, Bandung, Medan, Surabaya, Manado, Lombok, Banten (mewakili Jakarta), Semarang, dan Batam.

Adanya sosialisasi ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman mengenai isi panduan kepada stakeholders MICE sehingga bisa sesuai pada saat pelaksanaan MICE.

“Adanya simulasi panduan CHSE di masa kenormalan baru menjadi penting agar tidak muncul kluster-kluster penyebaran Covid-19,” jelas Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan Kemeparekraf,  Rizki Handayani, dalam keterangan tertulis pada Selasa (8/12/2020).

Dalam penyusunan CHSE, Kemenparekraf bekerja sama dengan The Indonesian Convention and Exhibition Bureau (INACEB) dengan melibatkan masukan yang signifikan dari stakeholders MICE.

Baca juga: Wajib Tahu, Ini 4 Pilihan Venue MICE di Surabaya

Menurut penjelasan Rizki, aturan dalam CHSE sinkron dengan panduan yang dibuat oleh asosiasi dan industri MICE sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Lebih lanjut, Rizki berharap jika protokol CHSE bisa membantu wisatawan yang akan melaksanakan kegiatan MICE di Indonesia merasa aman dan nyaman.

“Kami berharap sektor MICE bisa kembali bangkit untuk memacu pertumbuhan dan kreativitas, jauh lebih baik dari sebelumnya,” pungkasnya.

PenulisAmalia Purnama Sari
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
7 Rekomendasi Destinasi Wisata Bali, Buat Liburan Akhir Tahun Tak Terlupakan
7 Rekomendasi Destinasi Wisata Bali, Buat Liburan Akhir Tahun Tak Terlupakan
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Lewat Program Beti Dewi, 100 Desa Wisata Diharapkan Bisa
Lewat Program Beti Dewi, 100 Desa Wisata Diharapkan Bisa "Onboarding" Digital
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Program BKSS Bantu Tingkatkan Omzet Pelaku UMKM Sumsel, Menparekraf Beri Apresiasi
Program BKSS Bantu Tingkatkan Omzet Pelaku UMKM Sumsel, Menparekraf Beri Apresiasi
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Raja Ampat Masuk Daftar
Raja Ampat Masuk Daftar "Must Visit Location 2023" Versi Lonely Planet
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Mengenal Filosofi Bamboo Dome, Tempat Para Pemimpin G20 Bersantap Siang di Pinggir Pantai
Mengenal Filosofi Bamboo Dome, Tempat Para Pemimpin G20 Bersantap Siang di Pinggir Pantai
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Lotus Pond, Landmark Terbesar GWK Pilihan Jokowi untuk Menjamu Delegasi KTT G20
Lotus Pond, Landmark Terbesar GWK Pilihan Jokowi untuk Menjamu Delegasi KTT G20
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Makna Gunungan atau Kayon dalam KTT G20, Simbol Harapan Keberlanjutan Nasib Dunia
Makna Gunungan atau Kayon dalam KTT G20, Simbol Harapan Keberlanjutan Nasib Dunia
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Mau Liburan Murah ke Tanjung Kelayang? Nginap di Homestay Ini, Cuma Rp 150.000 Per Malam
Mau Liburan Murah ke Tanjung Kelayang? Nginap di Homestay Ini, Cuma Rp 150.000 Per Malam
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Lewat Warung Rojali, Kemenparekraf Promosikan Produk Ekonomi Kreatif dan UMKM
Lewat Warung Rojali, Kemenparekraf Promosikan Produk Ekonomi Kreatif dan UMKM
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
5 Aktivitas di Desa Wisata Kaki Langit, Yogyakarta Ini Jadi Penawar Rindu Suasana Tempo Dulu
5 Aktivitas di Desa Wisata Kaki Langit, Yogyakarta Ini Jadi Penawar Rindu Suasana Tempo Dulu
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Mengenal Budaya Asli Bali dengan Berkunjung ke Desa Ini
Mengenal Budaya Asli Bali dengan Berkunjung ke Desa Ini
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
5 Produk Kreatif Lokal Bertema Laut yang Bisa Dibeli di Situbondo
5 Produk Kreatif Lokal Bertema Laut yang Bisa Dibeli di Situbondo
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
3 Hal Menarik yang Bisa Dilakukan Saat Berkunjung ke Sangeh Monkey Forest Bali
3 Hal Menarik yang Bisa Dilakukan Saat Berkunjung ke Sangeh Monkey Forest Bali
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Tak Melulu Pantai, Bali Juga Punya Wisata Otomotif
Tak Melulu Pantai, Bali Juga Punya Wisata Otomotif
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit
Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif