Kemenparekraf Buka PMB Poltekpar untuk 3.805 Mahasiswa, Sandiaga: Semua Lulusan Terserap Industri

Kompas.com - 02/03/2023, 10:43 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membuka program penerimaan mahasiswa baru Politeknik Pariwisata (PMB-Poltekpar) tahun akademik 2023/2024 dengan total 3.805 kuota mahasiswa baru.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu kunci utama dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif ( parekraf).

Lebih dari itu, peningkatan SDM parekraf juga berpengaruh dalam mendorong kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja.

"Poltekpar lulusannya semua terserap industri dan sebagian ada yang menjadi tourismpreneur, technopreneur, dan sociopreneur. Karenanya kita terus menggalakkan untuk kuliah di Poltekpar aja," kata Sandiaga dikutip dari keterangan persnya, Kamis (2/3/2023).

Dia mengatakan itu dalam peluncuran program PMB-Poltekpar di sela-sela "Weekly Brief with Sandi Uno" di Jakarta, Senin (13/2/2023).

Baca juga: Sandiaga Dorong Anak Muda Bisa Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Sandiaga mengatakan, pembukaan PMB tahun akademik 2023/2024 untuk menjaring calon SDM pariwisata terbaik kemudian dididik menjadi insan hospitality yang unggul sehingga mampu bekerja dan berwirausaha.

Sekretaris Kemenparekraf Ni Wayan Giri Adnyani mengungkapkan, pendaftar ditargetkan mencapai 400 persen dari kuota yang tersedia atau sekitar 15.000.

"Dengan begitu, dari 15.000 mahasiswa itu kita bisa dapatkan calon SDM yang unggul," ujar Giri.

Sementara itu, Direktur Poltekpar Bali yang juga bertindak sebagai Wakil Ketua Seleksi Bersama Masuk (SBM) Poltekpar Ida Bagus Putu Puja mengaku optimistis target pendaftar dalam program PMB Poltekpar 2023 terpenuhi.

Pihaknya berkolaborasi dengan stakeholder, termasuk pemerintah daerah, untuk melakukan promosi seleksi bersama secara masif.

Baca juga: Dipakai Billie Eilish, Sandiaga Uno Mau Bantu Daftarkan HKI Merek Fesyen Dressedlikeparents

"Ini dilakukan dalam upaya mendorong pengembangan SDM pariwisata yang inklusif dan merata," kata Puja.

Dalam PMB-Poltekpar kali ini, kuota sebanyak 3.805 akan ditujukan untuk enam Poltekpar yang ada di bawah naungan Kemenparekraf, yakni Poltekpar NHI Bandung, Poltekpar Bali, Poltekpar Medan, Poltekpar Makassar, Poltekpar Palembang, dan Poltekpar Lombok.

Ada dua jalur PMB di lingkungan Poltekpar. Pertama, melalui SBM Poltekpar yang berada di lingkungan Kemenparekraf.

Dalam hal ini, pendaftaran dan seleksi dilakukan secara bersama dan terintegrasi antara Poltekpar NHI Bandung, Poltekpar Bali, Poltekpar Medan, Poltekpar Makassar, Poltekpar Palembang, dan Poltekpar Lombok.

Kedua, Seleksi Mandiri Masuk Poltekpar, yakni seleksi PMB yang diselenggarakan secara mandiri oleh Poltekpar di bawah naungan Kemenparekraf sesuai dengan tahapan seleksi yang telah ditetapkan.

Baca juga: Pesan Sandiaga untuk Lulusan Poltekpar Lombok: Dukung Kebangkitan Pariwisata di NTB

Adapun jadwal pendaftaran PMB Poltekpar resmi dibuka dari sekarang hingga 27 Mei 2023. Proses seleksi akan berlangsung pada 5 sampai 9 Juni 2023.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Poltekpar Medan/Ketua SBM Ngatemin serta Direktur Poltekpar Palembang/Sekretaris SBM Anwari Masatip.

Calon mahasiswa bisa mendaftar atau mencari informasi lebih lengkap terkait PMB Poltekpar 2023 melalui tautan berikut sbmpoltekpar.kemenparekraf.go.id.

Terkini Lainnya
Jelajahi Petualangan Raga dan Rasa di Balik Kemegahan Borobudur

Jelajahi Petualangan Raga dan Rasa di Balik Kemegahan Borobudur

Kementerian Pariwisata
Dari Ekowisata hingga Spa Rempah Lokal: Perjalanan Menyenangkan di Likupang

Dari Ekowisata hingga Spa Rempah Lokal: Perjalanan Menyenangkan di Likupang

Kementerian Pariwisata
Destinasi “Healing” di Mandalika, Perpaduan Kearifan Lokal dan Keindahan Alam

Destinasi “Healing” di Mandalika, Perpaduan Kearifan Lokal dan Keindahan Alam

Kementerian Pariwisata
Menpar Imbau Pengelola Destinasi Wisata Patuhi Aturan Perizinan

Menpar Imbau Pengelola Destinasi Wisata Patuhi Aturan Perizinan

Kementerian Pariwisata
Kinerja Pariwisata Indonesia 2024 Positif, Sumbang Devisa 12,63 Miliar Dollar AS hingga Raih 67 Penghargaan

Kinerja Pariwisata Indonesia 2024 Positif, Sumbang Devisa 12,63 Miliar Dollar AS hingga Raih 67 Penghargaan

Kementerian Pariwisata
Cocok untuk Libur Akhir Tahun, Pantai Kelingking Jadi Pantai Terbaik di Asia pada 2024 

Cocok untuk Libur Akhir Tahun, Pantai Kelingking Jadi Pantai Terbaik di Asia pada 2024 

Kementerian Pariwisata
Libur Akhir Tahun di Borobudur, Ini Cara Beli Tiketnya

Libur Akhir Tahun di Borobudur, Ini Cara Beli Tiketnya

Kementerian Pariwisata
Bali Dipilih sebagai Tempat Favorit Wisatawan, Cocok Jadi Tempat Libur Akhir Tahun

Bali Dipilih sebagai Tempat Favorit Wisatawan, Cocok Jadi Tempat Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Bingung Cari Destinasi Wisata Akhir Tahun? Coba Kunjungi Pantai Pasir Timbul Mansuar di Raja Ampat

Bingung Cari Destinasi Wisata Akhir Tahun? Coba Kunjungi Pantai Pasir Timbul Mansuar di Raja Ampat

Kementerian Pariwisata
Bali Destinasi Honeymoon Terbaik 2024, Tempat Tepat Pasutri Habiskan Libur Akhir Tahun

Bali Destinasi Honeymoon Terbaik 2024, Tempat Tepat Pasutri Habiskan Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Nikmati Liburan Akhir Tahun di Berbagai Destinasi Wisata Gratis Kota Paris Van Java

Nikmati Liburan Akhir Tahun di Berbagai Destinasi Wisata Gratis Kota Paris Van Java

Kementerian Pariwisata
Masuk Daftar Kota Terbaik Dikunjungi 2024, Jakarta Punya Destinasi Menarik untuk Libur Akhir Tahun

Masuk Daftar Kota Terbaik Dikunjungi 2024, Jakarta Punya Destinasi Menarik untuk Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Sumba Jadi Destinasi Terbaik Dikunjungi 2024, Tempat Tepat untuk Libur Akhir Tahun 

Sumba Jadi Destinasi Terbaik Dikunjungi 2024, Tempat Tepat untuk Libur Akhir Tahun 

Kementerian Pariwisata
Dorong Wisatawan Liburan #DiIndonesiaAja, Kemenparekraf Gandeng Tasya Kamila Luncurkan TVC “Libur Telah Tiba”

Dorong Wisatawan Liburan #DiIndonesiaAja, Kemenparekraf Gandeng Tasya Kamila Luncurkan TVC “Libur Telah Tiba”

Kementerian Pariwisata
Libur Sekolah Telah Tiba, Ini Sederet Inspirasi Road Trip Seru ke Jawa Tengah

Libur Sekolah Telah Tiba, Ini Sederet Inspirasi Road Trip Seru ke Jawa Tengah

Kementerian Pariwisata
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com