Bogor Street Festival CGM Sukses Terlaksana, Pemprov Jabar Siap Guyur Rp 30 Miliar

Kompas.com - 09/02/2020, 17:50 WIB
Farhanah,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi


KOMPAS.com -  Bogor Street Festival Cap Go Meh (CGM) telah berlangsung sukses dan meriah pada Sabtu (8/2/2020).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) siap mengucurkan dana Rp 30 miliar rupiah untuk acara Bogor Street Festival Cap Go Meh (CGM) selanjutnya.

Menurut Ridwan Kamil, dana itu akan dipergunakan untuk perbaikan Jalan Suryakencana Bogor, Jawa Barat, tempat berlangsungnya CGM 2020 yang telah berlangsung sukses dan meriah kemarin.

“Pemprov menghibahkan anggaran Rp 30 miliar sebagai bentuk dukungan. Jadi kalau saya datang lagi tahun depan, sudah ada perbaikan signifikan, seperti peningkatan konten, suasana jalan lebih berkualitas, dan akhirnya pariwisata meningkat,” ujar Ridwan, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Dengan perbaikan, Jalan Suryakencana nantinya akan menjadi jalan terbaik di Kota bogor, sama seperti Jalan Malioboro Yogyakarta atau Jalan Asia Afrika Bandung.

Baca juga: Warga dari Bekasi Sengaja Datang ke Bogor untuk Lihat Perayaan Cap Go Meh

Ridwan Kamil atau kerap disapa Kang Emil pun berharap, dengan perbaikan jalan tersebut, acara CGM berikutnya akan lebih baik.

“Tidak hanya festivalnya saja, konteks latarnya, fisik jalannya juga kita perbaiki, sehingga sangat nyaman nantinya,” kata Kang Emil.

Potensi CGM 2020 menjadi event berkelas dunia

CGM 2020 sendiri masuk dalam 100 Calendar of Event Nasional Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Kemenparekraf).

Dalam keterangannya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio sangat mengapresiasi keberhasilan acara CGM 2020.

Ia menilai acara tersebut berkualitas baik dan berpotensi mencadi acara berkelas dunia.

Baca juga: Uniknya Perayaan Cap Go Meh Zaman Dulu, Bedakah dengan Masa Kini?

“Ke depan saya berharap konten, penataan, hingga penyelenggaraan jauh lebih baik. Kalau bisa pesertanya kami support agar lebih berwarna sehingga memunculkan diferensiasi tersendiri dibandingkan dengan event lainnya,” kata Wishnutama.

Wishnutama pun menyadari, setiap event merupakan cara efektif untuk mempromosikan pariwisata Indonesia kepada dunia. Untuk itu, ia berharap kualitas acara CGM dan gelaran acara-acara lain dapat terus ditingkatkan.

“Saya ingin acara Cap Go Meh ini kita tingkatkan, sehingga menjadi daya tarik tersendiri. Saya sebagai menteri terus mensupport dan mendorong event-event dan menurut saya ini salah satu event yang paling berhasil,” katanya.

Sebagai informasi, gelaran acara Bogor Street Festival Cap Go Meh (CGM) 2020 telah di selenggarakan pada Sabtu (8/2/20) kemarin di Jalan Suryakencana Bogor. Acara ini sukses menampilkan berbagai atraksi perpaduan antara budaya Tionghoa dan Sunda.

Terkini Lainnya
Jelajahi Petualangan Raga dan Rasa di Balik Kemegahan Borobudur

Jelajahi Petualangan Raga dan Rasa di Balik Kemegahan Borobudur

Kementerian Pariwisata
Dari Ekowisata hingga Spa Rempah Lokal: Perjalanan Menyenangkan di Likupang

Dari Ekowisata hingga Spa Rempah Lokal: Perjalanan Menyenangkan di Likupang

Kementerian Pariwisata
Destinasi “Healing” di Mandalika, Perpaduan Kearifan Lokal dan Keindahan Alam

Destinasi “Healing” di Mandalika, Perpaduan Kearifan Lokal dan Keindahan Alam

Kementerian Pariwisata
Menpar Imbau Pengelola Destinasi Wisata Patuhi Aturan Perizinan

Menpar Imbau Pengelola Destinasi Wisata Patuhi Aturan Perizinan

Kementerian Pariwisata
Kinerja Pariwisata Indonesia 2024 Positif, Sumbang Devisa 12,63 Miliar Dollar AS hingga Raih 67 Penghargaan

Kinerja Pariwisata Indonesia 2024 Positif, Sumbang Devisa 12,63 Miliar Dollar AS hingga Raih 67 Penghargaan

Kementerian Pariwisata
Cocok untuk Libur Akhir Tahun, Pantai Kelingking Jadi Pantai Terbaik di Asia pada 2024 

Cocok untuk Libur Akhir Tahun, Pantai Kelingking Jadi Pantai Terbaik di Asia pada 2024 

Kementerian Pariwisata
Libur Akhir Tahun di Borobudur, Ini Cara Beli Tiketnya

Libur Akhir Tahun di Borobudur, Ini Cara Beli Tiketnya

Kementerian Pariwisata
Bali Dipilih sebagai Tempat Favorit Wisatawan, Cocok Jadi Tempat Libur Akhir Tahun

Bali Dipilih sebagai Tempat Favorit Wisatawan, Cocok Jadi Tempat Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Bingung Cari Destinasi Wisata Akhir Tahun? Coba Kunjungi Pantai Pasir Timbul Mansuar di Raja Ampat

Bingung Cari Destinasi Wisata Akhir Tahun? Coba Kunjungi Pantai Pasir Timbul Mansuar di Raja Ampat

Kementerian Pariwisata
Bali Destinasi Honeymoon Terbaik 2024, Tempat Tepat Pasutri Habiskan Libur Akhir Tahun

Bali Destinasi Honeymoon Terbaik 2024, Tempat Tepat Pasutri Habiskan Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Nikmati Liburan Akhir Tahun di Berbagai Destinasi Wisata Gratis Kota Paris Van Java

Nikmati Liburan Akhir Tahun di Berbagai Destinasi Wisata Gratis Kota Paris Van Java

Kementerian Pariwisata
Masuk Daftar Kota Terbaik Dikunjungi 2024, Jakarta Punya Destinasi Menarik untuk Libur Akhir Tahun

Masuk Daftar Kota Terbaik Dikunjungi 2024, Jakarta Punya Destinasi Menarik untuk Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Sumba Jadi Destinasi Terbaik Dikunjungi 2024, Tempat Tepat untuk Libur Akhir Tahun 

Sumba Jadi Destinasi Terbaik Dikunjungi 2024, Tempat Tepat untuk Libur Akhir Tahun 

Kementerian Pariwisata
Dorong Wisatawan Liburan #DiIndonesiaAja, Kemenparekraf Gandeng Tasya Kamila Luncurkan TVC “Libur Telah Tiba”

Dorong Wisatawan Liburan #DiIndonesiaAja, Kemenparekraf Gandeng Tasya Kamila Luncurkan TVC “Libur Telah Tiba”

Kementerian Pariwisata
Libur Sekolah Telah Tiba, Ini Sederet Inspirasi Road Trip Seru ke Jawa Tengah

Libur Sekolah Telah Tiba, Ini Sederet Inspirasi Road Trip Seru ke Jawa Tengah

Kementerian Pariwisata
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com