Tingkatkan Kunjungan Wisman, Garuda Buka Rute Manado-Davao Filipina

Kompas.com - 25/09/2019, 13:59 WIB
ADW,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com –  Kementerian Pariwisata ( Kemenpar) bersama maskapai Garuda Indonesia membuka rute penerbangan langsung dari Manado, Sulawesi Utara ( Sulut) menuju Davao, Filipina.

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani, rute itu dapat menjadi modal Sulut untuk mengambil kesempatan menambah kunjungan wisatawan mancanegara ( wisman) dari geliat pariwisata Filipina.

"Davao merupakan salah satu kota pariwisata di Filipina. Ada sekitar 1 juta orang wisman asal Negeri Ginseng yang datang ke Filipina setiap tahunnya, belum lagi wisman berbagai negara lainnya seperti Jepang, dan Amerika Serikat. Ini merupakan potensi yang besar," kata Rizki.

Bukan itu saja, imbuh Rizki, para pelancong dari negara tersebut memiliki kemampuan belanja besar. Hal ini akan berdampak pada geliat perekonomian di Sulut yang juga makin matang.

Baca juga: Polemik RKUHP, Kemenpar Sosialisasikan Turis Agar Tetap Berwisata ke Indonesia

“Mereka itu kan wisatawan yang berkualitas. Jepang dan Korea Selatan adalah turis yang menikmati hidup. Uang sudah tidak masalah lagi, sehingga aktualisasi diri dia hanya perlu mencari cerita hebat setiap tahunnya lewat berwisata,” jelasnya.

Di tempat terpisah, Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Muh. Ricky Fauziyani mengatakan, Sulut akan berkembang menjadi hub pariwisata yang baik berkat rute baru tersebut.

Dengan hadirnya rute tersebut para wisman dapat menekan biaya dan waktu perjalanan. Karena biaya penerbangan relatif terjangkau, wisman diharapkan dapat memaksimalkan sisa dananya untuk pergi ke daerah lain.

"Kalau wisman Korsel ke Jakarta itu ongkosnya sudah Rp 12,5 juta, belum ke Manado. Tapi kalau dia dari Seoul dia ke Davao hanya Rp 3 juta, nanti dari Davao ke Manado dia pasang tarif Rp 2 juta. Jadi, hanya menghabiskan Rp 5 juta dia sudah sampai di Manado,” katanya.

Baca juga: Kemenpar Dinobatkan Jadi Kementerian Terfavorit di Media Online

Rencananya, penerbangan perdana rute Manado-Davao akan dilaksanakan, Jumat (27/9/2019). Pesawat yang digunakan adalah ATR 72-600 berkapasitas 70 penumpang.

"Garuda Indonesia medukung Sulut sebagai Pacific Gateway of Indonesia (gerbang Indonesia menuju Asia Pasifik). Kami sedang mempersiapkan penerbangan Garuda Manado-Davao dengan baik," kata Manager New Revenue Opportunity Garuda Indonesia Prasetyo Budi, Selasa (17/9/2019).

Dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (25/9/2019), Prasetyo menjelaskan ada beberapa pertimbangan mengapa Garuda Indonesia tertarik mengoperasikan rute tersebut.

Pertama, ada potensi besar yang tumbuh di kedua kota, terutama Manado. Menurutnya, Manado saat ini berkembang menjadi destinasi unggulan yang luar biasa.

"Kedua, adanya KEK Likupang sebagai merupakan salah satu dari lima destinasi super prioritas," jelasnya.

Sementara itu, hadirnya rute penerbangan itu semakin membuat Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya gembira. Pasalnya, pertumbuhan pariwisata Sulut bakal lebih gemilang. Kunjungan wisman akan semakin deras mengalir ke Sulut berkat dukungan berbagai pihak.

"Spirit-nya menjadikan pariwisata sebagai leading sektor ekonomi bangsa. Spirit menjadikan Indonesia menjadi negara yang terbaik di industri pariwisata, itu kuncinya. Dukungan dari seluruh stakeholder untuk melakukan percepatan menjadikannya mudah dilakukan," kata Menpar.

Tidak hanya itu, status Sulut sebagai The Rising Star sektor pariwisata Indonesia pun dapat semakin kuat. Untuk diketahui, dalam empat tahun terakhir pariwisata Sulut tumbuh sebesar 6 kali lipat atau 600 persen.

“Begitu juga pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) dari 2 juta menjadi 4 juta, padahal di daerah lain hanya sekitar 5 sampai 10 persen. Saya yakin ini akan terus berkembang seiring hadirnya Likupang sebagai salah satu destinasi super prioritas," ucap Menpar.

Terkini Lainnya
Jelajahi Petualangan Raga dan Rasa di Balik Kemegahan Borobudur

Jelajahi Petualangan Raga dan Rasa di Balik Kemegahan Borobudur

Kementerian Pariwisata
Dari Ekowisata hingga Spa Rempah Lokal: Perjalanan Menyenangkan di Likupang

Dari Ekowisata hingga Spa Rempah Lokal: Perjalanan Menyenangkan di Likupang

Kementerian Pariwisata
Destinasi “Healing” di Mandalika, Perpaduan Kearifan Lokal dan Keindahan Alam

Destinasi “Healing” di Mandalika, Perpaduan Kearifan Lokal dan Keindahan Alam

Kementerian Pariwisata
Menpar Imbau Pengelola Destinasi Wisata Patuhi Aturan Perizinan

Menpar Imbau Pengelola Destinasi Wisata Patuhi Aturan Perizinan

Kementerian Pariwisata
Kinerja Pariwisata Indonesia 2024 Positif, Sumbang Devisa 12,63 Miliar Dollar AS hingga Raih 67 Penghargaan

Kinerja Pariwisata Indonesia 2024 Positif, Sumbang Devisa 12,63 Miliar Dollar AS hingga Raih 67 Penghargaan

Kementerian Pariwisata
Cocok untuk Libur Akhir Tahun, Pantai Kelingking Jadi Pantai Terbaik di Asia pada 2024 

Cocok untuk Libur Akhir Tahun, Pantai Kelingking Jadi Pantai Terbaik di Asia pada 2024 

Kementerian Pariwisata
Libur Akhir Tahun di Borobudur, Ini Cara Beli Tiketnya

Libur Akhir Tahun di Borobudur, Ini Cara Beli Tiketnya

Kementerian Pariwisata
Bali Dipilih sebagai Tempat Favorit Wisatawan, Cocok Jadi Tempat Libur Akhir Tahun

Bali Dipilih sebagai Tempat Favorit Wisatawan, Cocok Jadi Tempat Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Bingung Cari Destinasi Wisata Akhir Tahun? Coba Kunjungi Pantai Pasir Timbul Mansuar di Raja Ampat

Bingung Cari Destinasi Wisata Akhir Tahun? Coba Kunjungi Pantai Pasir Timbul Mansuar di Raja Ampat

Kementerian Pariwisata
Bali Destinasi Honeymoon Terbaik 2024, Tempat Tepat Pasutri Habiskan Libur Akhir Tahun

Bali Destinasi Honeymoon Terbaik 2024, Tempat Tepat Pasutri Habiskan Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Nikmati Liburan Akhir Tahun di Berbagai Destinasi Wisata Gratis Kota Paris Van Java

Nikmati Liburan Akhir Tahun di Berbagai Destinasi Wisata Gratis Kota Paris Van Java

Kementerian Pariwisata
Masuk Daftar Kota Terbaik Dikunjungi 2024, Jakarta Punya Destinasi Menarik untuk Libur Akhir Tahun

Masuk Daftar Kota Terbaik Dikunjungi 2024, Jakarta Punya Destinasi Menarik untuk Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Sumba Jadi Destinasi Terbaik Dikunjungi 2024, Tempat Tepat untuk Libur Akhir Tahun 

Sumba Jadi Destinasi Terbaik Dikunjungi 2024, Tempat Tepat untuk Libur Akhir Tahun 

Kementerian Pariwisata
Dorong Wisatawan Liburan #DiIndonesiaAja, Kemenparekraf Gandeng Tasya Kamila Luncurkan TVC “Libur Telah Tiba”

Dorong Wisatawan Liburan #DiIndonesiaAja, Kemenparekraf Gandeng Tasya Kamila Luncurkan TVC “Libur Telah Tiba”

Kementerian Pariwisata
Libur Sekolah Telah Tiba, Ini Sederet Inspirasi Road Trip Seru ke Jawa Tengah

Libur Sekolah Telah Tiba, Ini Sederet Inspirasi Road Trip Seru ke Jawa Tengah

Kementerian Pariwisata
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com