Gandeng Nam Air, Kemenpar Promosikan Wisata Kuliner Semarang

Kompas.com - 17/09/2019, 12:57 WIB
ADW,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kota Semarang dikenal karena atraksi wisatanya yang beragam. Mulai dari wisata kuliner, budaya, hingga wisata sejarah.

Karena keberagaman itu, Mitra Co Branding Wonderful Indonesia, Nam Air, dan Javara bekerja sama untuk mempromosikan pariwisata Semarang, terutama kuliner.

Melalui program bertajuk Jelajah Cita Rasa Semarang, mereka menjelajahi destinasi-destinasi kuliner di Semarang selama 2 hari, yakni 15-16 September 2019.

“Dalam kegiatan ini, Wonderful Indonesia dan Nam Squad mengunjungi kuliner-kuliner eksotik, serta destinasi heritage di Semarang. Tujuannya untuk memperkenalkan destinasi-destinasi yang wajib dikunjungi saat ke Semarang,” ucap sebagai Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Vita Datau.

Baca juga: Blibli.com Dukung Kemenpar Promosikan Destinasi Pariwisata Prioritas

Peremouan yang merupakan tenaga ahli Co Branding Wonderful Indonesia ini mengatakan, mereka juga mengunjungi Kota Lama Semarang yang menjadi ikon baru pariwisata instagramable di Semarang.

Tak hanya mencicipi bergama kuliner, program tersebut pun menjadi ajang edukasi wisata melalui kelas memasak.

Pada kesempatan tersebut, Javara yang juga mitra co branding Wonderful Indonesia, menjadi host cooking class bersama Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi ajang networking B to B antara Nam Air dan Javara, serta mendukung promosi Semarang sebagai bagian dari Joglosemar,” tutur Vita, Minggu (15/9/2019).

Baca juga: Punya Potensi, Kemenpar Dukung Peningkatan Sport Tourism Pulau Nias

Dia menambahkan, kegiatan itu akan berdampak positif buat Nam Air. Apalagi, saat ini Nam Air sedang mempromosikan bisnisnya ke pasar millennials menengah atas.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (17/9/2019) dijelaskan, Nam Air memposisikan diri sebagai Millennials Family Tourism dengan menyasar keluarga muda mapan. Konsep yang diusung adalah Butik Airline kekinian.

“Nam Air bisa memanfaatkan event Jelajah Cita Rasa Semarang untuk berpromosi. Apalagi cabin crew Nam punya panggilan keren, yaitu Nam Squad. Sapaan para social media friends-nya pun unik, NamTizen,” jelas Vita.

Dukungan untuk terus mempromosikan pariwisata Semarang pun datang dari Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.

Baca juga: Pembangunan Makam Habib Diyakini Dongkrak Potensi Wisata Semarang

Menurutnya, Semarang memiliki atraksi menarik dan beragam. Di sana wisatawan bisa menemui berbagai wisata, dari wisata budaya, heritage, religi, kuliner, dan belanja.

“Bukan hanya kulinernya yang sangat beragam tetapi Semarang adalah destinasi dengan atraksi lengkap. Hal ini membuat Semarang sangat pantas untuk di promosikan,” tutur Menpar.

Sebagai informasi, turut serta dalam kegiatan tersebut, Direktur Utama Nam Air Asa Perkasa Founder Javara Kampung Kearifa Helianti Hilman, serta Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Terkini Lainnya
Jelajahi Petualangan Raga dan Rasa di Balik Kemegahan Borobudur

Jelajahi Petualangan Raga dan Rasa di Balik Kemegahan Borobudur

Kementerian Pariwisata
Dari Ekowisata hingga Spa Rempah Lokal: Perjalanan Menyenangkan di Likupang

Dari Ekowisata hingga Spa Rempah Lokal: Perjalanan Menyenangkan di Likupang

Kementerian Pariwisata
Destinasi “Healing” di Mandalika, Perpaduan Kearifan Lokal dan Keindahan Alam

Destinasi “Healing” di Mandalika, Perpaduan Kearifan Lokal dan Keindahan Alam

Kementerian Pariwisata
Menpar Imbau Pengelola Destinasi Wisata Patuhi Aturan Perizinan

Menpar Imbau Pengelola Destinasi Wisata Patuhi Aturan Perizinan

Kementerian Pariwisata
Kinerja Pariwisata Indonesia 2024 Positif, Sumbang Devisa 12,63 Miliar Dollar AS hingga Raih 67 Penghargaan

Kinerja Pariwisata Indonesia 2024 Positif, Sumbang Devisa 12,63 Miliar Dollar AS hingga Raih 67 Penghargaan

Kementerian Pariwisata
Cocok untuk Libur Akhir Tahun, Pantai Kelingking Jadi Pantai Terbaik di Asia pada 2024 

Cocok untuk Libur Akhir Tahun, Pantai Kelingking Jadi Pantai Terbaik di Asia pada 2024 

Kementerian Pariwisata
Libur Akhir Tahun di Borobudur, Ini Cara Beli Tiketnya

Libur Akhir Tahun di Borobudur, Ini Cara Beli Tiketnya

Kementerian Pariwisata
Bali Dipilih sebagai Tempat Favorit Wisatawan, Cocok Jadi Tempat Libur Akhir Tahun

Bali Dipilih sebagai Tempat Favorit Wisatawan, Cocok Jadi Tempat Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Bingung Cari Destinasi Wisata Akhir Tahun? Coba Kunjungi Pantai Pasir Timbul Mansuar di Raja Ampat

Bingung Cari Destinasi Wisata Akhir Tahun? Coba Kunjungi Pantai Pasir Timbul Mansuar di Raja Ampat

Kementerian Pariwisata
Bali Destinasi Honeymoon Terbaik 2024, Tempat Tepat Pasutri Habiskan Libur Akhir Tahun

Bali Destinasi Honeymoon Terbaik 2024, Tempat Tepat Pasutri Habiskan Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Nikmati Liburan Akhir Tahun di Berbagai Destinasi Wisata Gratis Kota Paris Van Java

Nikmati Liburan Akhir Tahun di Berbagai Destinasi Wisata Gratis Kota Paris Van Java

Kementerian Pariwisata
Masuk Daftar Kota Terbaik Dikunjungi 2024, Jakarta Punya Destinasi Menarik untuk Libur Akhir Tahun

Masuk Daftar Kota Terbaik Dikunjungi 2024, Jakarta Punya Destinasi Menarik untuk Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Sumba Jadi Destinasi Terbaik Dikunjungi 2024, Tempat Tepat untuk Libur Akhir Tahun 

Sumba Jadi Destinasi Terbaik Dikunjungi 2024, Tempat Tepat untuk Libur Akhir Tahun 

Kementerian Pariwisata
Dorong Wisatawan Liburan #DiIndonesiaAja, Kemenparekraf Gandeng Tasya Kamila Luncurkan TVC “Libur Telah Tiba”

Dorong Wisatawan Liburan #DiIndonesiaAja, Kemenparekraf Gandeng Tasya Kamila Luncurkan TVC “Libur Telah Tiba”

Kementerian Pariwisata
Libur Sekolah Telah Tiba, Ini Sederet Inspirasi Road Trip Seru ke Jawa Tengah

Libur Sekolah Telah Tiba, Ini Sederet Inspirasi Road Trip Seru ke Jawa Tengah

Kementerian Pariwisata
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com