Perpaduan Apik Musik Jazz dan Matahari Terbit di MJDF 2019

Kompas.com - 14/09/2019, 14:53 WIB
ADW,
Sri Noviyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Tahun ini festival Maratua Jazz & Dive Fiesta (MJDF) 2019 menyuguhkan pengalaman berbeda dari festival jazz lainnya.

Jika biasanya konser musik jazz diselenggarakan sejak sore hingga malam hari, di Maratua Jazz & Dive Festival 2019 para penonton bisa menikmati alunan musik sambil menyaksikan indahnya matahari terbit.

Itu karena ajang musik tahunan tersebut menghadirkan program baru bernama Sunrise Concert. Menurut Kepala Dinas Pariwisata Berau H Masrani, Sunrise Concert akan menghadirkan sensasi berbeda untuk musisi dan pengunjung.

“Sunrise Concert akan memberikan pengalaman yang tidak terlupakan buat semua. Sebab, kegiatan tersebut akan digelar usai salat subuh sambil menantikan terbitnya matahari. Pastinya, konsep seperti sunrise concert ini jarang ditemui,” paparnya dalam rilis yang diterima Kompas.com, Sabtu (14/9/2019).

Baca juga: MJDF 2019, Nikmati Musik Jazz di Tengah Surga Bahari Pulau Maratua

Masrani menjelaskan, Sunrise Concert akan digelar Minggu (15/9/2019) nanti. Konser ini semakin menarik karena digelar pelabuhan Pulau Maratua, Kepulauan Derawan, Berau, Kalimantan Timur. 

Selain konser pagi hari, festival jazz itu mengampanyekan pengurangan penggunaan kantong plastik dengan aksi bersih-bersih. Tujuannya untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar Pulau Maratua.

“Oleh karena itu, kami mengimbau seluruh pengunjung acara untuk datang ke Maratua dengan hanya membawa tas, sehingga tidak mencemari lautan,” ujar Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional III Kementerian Pariwisata ( Kemenpar) Muh. Ricky Fauziyani.

Ricky menjelaskan, acara yang berlangsung dari 14 hingga 15 September 2019 itu diawali dengan Meet and Greet serta Media Gathering di Pratasaba Resort.

Baca juga: Pulau Maratua, Surga bagi Pecinta Fotografi dan Snorkeling

“Sejak awal seluruh pengunjung disuguhkan keindahan alam di sekitar Maratua. Meet and Greet dan Media Gathering pun kita gelar sambil menikmati sunset terbaik yang ada di Maratua,” paparnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (14/9/2019).

Pada Sabtu (14/9/2019), acara dipusatkan di Desa Bohesilian yang dimeriahkan dengan acara Food Festival. Di sini menyuguhkan berbagai kuliner khas yang melibatkan komunitas masyarakat Pulau Maratua.

Tak ketinggalan, sederet musisi jazz ternama akan tampil menghibur pengunjung yang hadir, seperti Denny Frust, Harry Toledo dan Bertha.

Berbagai pujian diberikan untuk penyelenggaraan festival jazz itu. Salah satunya, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani.

Baca juga: Menikmati Jazz di Maratua

Dia mengungkapkan, ajang itu unik karena digelar di tengah laut dan dipadukan dengan alunan dengan keindahan surga bahari di sekelilingnya.

“Acara Maratua Jazz and Dive Fiesta merupakan upaya untuk mempromosikan destinasi wisata Kabupaten Berau, khususnya Pulau Maratua di Kepulauan Derawan,” papar Rizki.

Pujian juga disampaikan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Menurutnya, hanya Maratua yang menawarkan sensasi menyelam sambil nonton musik Jazz, atau nonton Jazz sambil menyelam.

“Itulah salah satu kelebihan milik Maratua. Kalau di tempat lain orang hanya nyelam saja, kalau di sini kita menikmati musik jazz, dan menikmati keindahan alam Maldives-nya Indonesia,” pungkasnya.

Terkini Lainnya
Jelajahi Petualangan Raga dan Rasa di Balik Kemegahan Borobudur

Jelajahi Petualangan Raga dan Rasa di Balik Kemegahan Borobudur

Kementerian Pariwisata
Dari Ekowisata hingga Spa Rempah Lokal: Perjalanan Menyenangkan di Likupang

Dari Ekowisata hingga Spa Rempah Lokal: Perjalanan Menyenangkan di Likupang

Kementerian Pariwisata
Destinasi “Healing” di Mandalika, Perpaduan Kearifan Lokal dan Keindahan Alam

Destinasi “Healing” di Mandalika, Perpaduan Kearifan Lokal dan Keindahan Alam

Kementerian Pariwisata
Menpar Imbau Pengelola Destinasi Wisata Patuhi Aturan Perizinan

Menpar Imbau Pengelola Destinasi Wisata Patuhi Aturan Perizinan

Kementerian Pariwisata
Kinerja Pariwisata Indonesia 2024 Positif, Sumbang Devisa 12,63 Miliar Dollar AS hingga Raih 67 Penghargaan

Kinerja Pariwisata Indonesia 2024 Positif, Sumbang Devisa 12,63 Miliar Dollar AS hingga Raih 67 Penghargaan

Kementerian Pariwisata
Cocok untuk Libur Akhir Tahun, Pantai Kelingking Jadi Pantai Terbaik di Asia pada 2024 

Cocok untuk Libur Akhir Tahun, Pantai Kelingking Jadi Pantai Terbaik di Asia pada 2024 

Kementerian Pariwisata
Libur Akhir Tahun di Borobudur, Ini Cara Beli Tiketnya

Libur Akhir Tahun di Borobudur, Ini Cara Beli Tiketnya

Kementerian Pariwisata
Bali Dipilih sebagai Tempat Favorit Wisatawan, Cocok Jadi Tempat Libur Akhir Tahun

Bali Dipilih sebagai Tempat Favorit Wisatawan, Cocok Jadi Tempat Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Bingung Cari Destinasi Wisata Akhir Tahun? Coba Kunjungi Pantai Pasir Timbul Mansuar di Raja Ampat

Bingung Cari Destinasi Wisata Akhir Tahun? Coba Kunjungi Pantai Pasir Timbul Mansuar di Raja Ampat

Kementerian Pariwisata
Bali Destinasi Honeymoon Terbaik 2024, Tempat Tepat Pasutri Habiskan Libur Akhir Tahun

Bali Destinasi Honeymoon Terbaik 2024, Tempat Tepat Pasutri Habiskan Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Nikmati Liburan Akhir Tahun di Berbagai Destinasi Wisata Gratis Kota Paris Van Java

Nikmati Liburan Akhir Tahun di Berbagai Destinasi Wisata Gratis Kota Paris Van Java

Kementerian Pariwisata
Masuk Daftar Kota Terbaik Dikunjungi 2024, Jakarta Punya Destinasi Menarik untuk Libur Akhir Tahun

Masuk Daftar Kota Terbaik Dikunjungi 2024, Jakarta Punya Destinasi Menarik untuk Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Sumba Jadi Destinasi Terbaik Dikunjungi 2024, Tempat Tepat untuk Libur Akhir Tahun 

Sumba Jadi Destinasi Terbaik Dikunjungi 2024, Tempat Tepat untuk Libur Akhir Tahun 

Kementerian Pariwisata
Dorong Wisatawan Liburan #DiIndonesiaAja, Kemenparekraf Gandeng Tasya Kamila Luncurkan TVC “Libur Telah Tiba”

Dorong Wisatawan Liburan #DiIndonesiaAja, Kemenparekraf Gandeng Tasya Kamila Luncurkan TVC “Libur Telah Tiba”

Kementerian Pariwisata
Libur Sekolah Telah Tiba, Ini Sederet Inspirasi Road Trip Seru ke Jawa Tengah

Libur Sekolah Telah Tiba, Ini Sederet Inspirasi Road Trip Seru ke Jawa Tengah

Kementerian Pariwisata
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com