BOPDT Memeriksa Hak Masyarakat di Lahan Zona Otorita Danau Toba

Anissa Dea Widiarini
Kompas.com - Jumat, 13 September 2019
BOPDT Memeriksa Hak Masyarakat di Lahan Zona Otorita Danau TobaANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAYPresiden Joko Widodo (ketiga kanan) mengunjungi Dermaga Jety Samosir di kawasan Pantai Pasir Putih, Samosir, Sumut, Selasa (30/7/2019). Kedatangan Presiden itu untuk meninjau pengembangan wisata di kawasan Danau Toba yang akan dijadikan destinasi wisata berkelas dunia.

KOMPAS.com – Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT) Arie Prasetyo mengatakan, pihaknya telah melakukan penelaahan untuk hak-hak masyarakat yang ada di atas Lahan Zona Otorita Danau Toba, Sumatera Utara.

Penelaahan itu dilakukan oleh Tim Terpadu Penanggulangan Dampak Sosial Kemasyarakatan, yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Toba Samosir dengan melibatkan beberapa unsur.

“Salah satu tugas tim tersebut adalah melakukan pendataan, verifikasi, dan validasi tanaman tegakan milik masyarakat di atas lahan tersebut,” terang Arie dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Jumat (13/9/2019).

Karena sebelumnya, kata Arie, lahan itu merupakan lahan berstatus hutan yang sebagian besarnya ditanami tanaman budidaya milik masyarakat, seperti kopi.

Baca juga: 33 Destinasi Siap Dikembangkan di Danau Toba

Menurutnya, proses penghitungan jumlah tanaman untuk lahan 279 hektar (ha) itu telah dilakukan dan saat ini sedang memasuki tahap penilaian oleh konsultan penilai publik.

Selain itu, BOPDT bersama Pemerintah Kabupaten Toba Samosir telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebelum dimulainya pembangunan.

“Tadi pagi pukul 08.00 WIB bertempat di Kantor Kepala Desa Pardamean Sibisa, kami bersama Bupati, Camat Ajibata, dan Kepala Desa sudah bertemu dengan masyarakat pemilik tanaman yang terdampak pembangunan jalan ini,” imbuh dia.

Sementara itu, Arie juga membenarkan aksi unjuk rasa dan penolakan pembangunan dari sebagian masyarakat, yang mengatasnamakan masyarakat Sigapiton, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Mahasiswa Peduli Danau Toba Protes Pernyataan Gubernur Sumut soal Wisata Halal

Akan tetapi, menurut dia, suasana sudah membaik setelah dilakukan pendekatan persuasif dan pengerjaan dapat dilakukan.

Massa Aliansi Mahasiswa Peduli Danau membawa dan memainkan taganing dan sulim. Aksi mereka di depan kantor BPODT di Jalan Kapt. Pattimura ini untuk merespon pernyataan Gubernur Edy Rahmayadi tentang wacana wisata halal dan penertiban hewan berkaki empat (babi).KOMPAS.COM/DEWANTORO Massa Aliansi Mahasiswa Peduli Danau membawa dan memainkan taganing dan sulim. Aksi mereka di depan kantor BPODT di Jalan Kapt. Pattimura ini untuk merespon pernyataan Gubernur Edy Rahmayadi tentang wacana wisata halal dan penertiban hewan berkaki empat (babi).
“Unjuk rasa sah-sah saja dilakukan sebagai bagian dari demokrasi, tapi kami berharap dapat dilakukan dengan jalur yang benar. Kami menghimbau kepada masyarakat agar jangan mudah disusupi kepentingan kontraproduktif,” ucap Arie.

Pembangunan telah dimulai

Pembangunan infrastruktur di Lahan Zona Otorita Danau Toba sendiri telah dimulai, Kamis (12/9/2019). Dari lahan seluas 386,72 ha yang dialokasikan untuk pengembangan kawasan pariwisata, 279 ha sudah diterbitkan hak pengelolaan lahannya (HPL).

Arie menjelaskan, pembangunan tahap awal akses ke kawasan ini sepanjang 1,9 kilometer (km) itu sudah mengikuti ketentuan yang berlaku. Sementara itu, alokasi anggarannya berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Baca juga: Ibu-ibu Aksi Buka Baju, Demo soal Pengembangan Wisata Danau Toba

“Kami mulai pengerjaannya untuk membantu percepatan pengembangan destinasi super prioritas. Sejauh ini semua sudah dijalankan sesuai aturan,” papar Arie.

Menurutnya, lahan tersebut berstatus lahan negara yang sertifikat hak pengelolaannya diberikan kepada BOPDT. Tahap awal pembangunannya diarahkan ke sekitar Desa Pardamean Sibisa, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara.

PenulisAnissa Dea Widiarini
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Menpar Arief Jadi Salah Satu Menteri dengan Kinerja Paling Memuaskan
Menpar Arief Jadi Salah Satu Menteri dengan Kinerja Paling Memuaskan
Kementerian Pariwisata
 Lewat Sport Tourism, Kemenpar Promosikan Keindahan Alam Magelang
Lewat Sport Tourism, Kemenpar Promosikan Keindahan Alam Magelang
Kementerian Pariwisata
Indonesia-Japan Fiesta 2019, Ajang Kemenpar Gaet Wisman Jepang
Indonesia-Japan Fiesta 2019, Ajang Kemenpar Gaet Wisman Jepang
Kementerian Pariwisata
Promosi 10 Destinasi Prioritas, Kemenpar Gelar Sayembara Desain Arsitektur
Promosi 10 Destinasi Prioritas, Kemenpar Gelar Sayembara Desain Arsitektur
Kementerian Pariwisata
Milenial, Ada Kompetisi E-Sport di Majalengka Youth Creation Festival 2019
Milenial, Ada Kompetisi E-Sport di Majalengka Youth Creation Festival 2019
Kementerian Pariwisata
Menpar: Cara Termudah Hasilkan Devisa Negara Adalah Lewat Pariwisata
Menpar: Cara Termudah Hasilkan Devisa Negara Adalah Lewat Pariwisata
Kementerian Pariwisata
Konser Musik Alam 2k19 Banjir Pujian Sekaligus Dukungan
Konser Musik Alam 2k19 Banjir Pujian Sekaligus Dukungan
Kementerian Pariwisata
Sekelompok Siswa Sekolah di Bogor Pamerkan Budaya Indonesia di Amerika
Sekelompok Siswa Sekolah di Bogor Pamerkan Budaya Indonesia di Amerika
Kementerian Pariwisata
Ungguli Bandara Beken di Eropa, Soetta Masuk Top 10 Bandara Low-cost Terbaik
Ungguli Bandara Beken di Eropa, Soetta Masuk Top 10 Bandara Low-cost Terbaik
Kementerian Pariwisata
Kemenpar Tunjuk Putri Pariwisata 2018 Maju di Miss Tourism 2019
Kemenpar Tunjuk Putri Pariwisata 2018 Maju di Miss Tourism 2019
Kementerian Pariwisata
Menpar Dorong Tanjung Lesung Jadi Situs Geopark
Menpar Dorong Tanjung Lesung Jadi Situs Geopark
Kementerian Pariwisata
Jadi Garda Terdepan, Ini Bekal yang Harus Dimiliki Pemandu Wisata
Jadi Garda Terdepan, Ini Bekal yang Harus Dimiliki Pemandu Wisata
Kementerian Pariwisata
Menpar: Pemandu Wisata Berperan Penting Memajukan Pariwisata
Menpar: Pemandu Wisata Berperan Penting Memajukan Pariwisata
Kementerian Pariwisata
Usung Konsep B2B, AJTM 2019 Diserbu Ratusan Pelaku Industri Pariwisata
Usung Konsep B2B, AJTM 2019 Diserbu Ratusan Pelaku Industri Pariwisata
Kementerian Pariwisata
Jadi Ujung Tombak Pariwisata, Kemenpar Latih 40 Pemandu Wisata
Jadi Ujung Tombak Pariwisata, Kemenpar Latih 40 Pemandu Wisata
Kementerian Pariwisata