Pelaku Industri Pariwisata Bali Doakan Arief Yahya Kembali Jadi Menteri

Kompas.com - 22/08/2019, 11:30 WIB
ADW,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Para tokoh dan pelaku industri pariwisata Bali dengan kompak mendoakan Arief Yahya agar dapat kembali mengemban tugas sebagai Menteri Pariwisata (Menpar). Pasalnya, menurut mereka, sosok Arief sebagai menteri tidak dapat tergantikan.

Menurut Ketua Bali Tourism Board (BTB), IB Agung Partha Adnyana, meski bukan orang Bali, tapi Arief memiliki perhatian luar biasa ke Bali. Menurutnya, Arief dengan sadar menempatkan Pulau Dewata sebagai ujung tombak pariwisata Indonesia.

Selama mengenal Arief, Gus Agung menilai, Menpar adalah salah satu pejabat paling mudah dihubungi dan tidak pernah menolak saat diajak diskusi dan sharing.

"Intinya, beliau selalu mendukung daerah dalam mengembangkan potensi pariwisata yang dimiliki," tambah dia.

Baca juga: Nikmatnya Olahan Bebek dengan Bumbu Genep Khas Bali

Selain itu, dia menilai, Arief memiliki kemampuan manajerial mumpuni. Menurutnya, kemampuan itu dibutuhkan pemimpin industri agar dapat mendorong industrnyai untuk terus maju dan berkembang.

“Saya rasa totalitas kinerja Pak Arief Yahya dalam lima tahun terakhir bisa dilihat semua orang. Beliau benar-benar sosok pejabat yang tidak hanya menunggu laporan di belakang meja,” ucap Gus Agung.

Dia pun melihat Arief sebagai sosok yang lebih senang turun ke lapangan, melihat langsung kondisi di lapangan, dan menghadiri event-event pariwisata.

Contohnya, Arief tidak pernah absen untuk menghadiri dan membuka acara Sanur Village Festival (SVF) sejak 2015-2019.

Baca juga: Bali Investment Trust Realisasikan Proyek Pariwisata Senilai 1,5 Miliar Dollar AS

Untuk diketahui, ajang Sanur Village Festival merupakan salah satu dari top 10 Calendar of Event (CoE) Indonesia. Ajang ini memiliki sejarah panjang dalam proses Bali Recovery, pasca peristiwa bom yang menghancurkan nama Bali kala itu.

“Bukan hanya di event SVF ini beliau selalu hadir. Di setiap momen penting di Bali beliau selalu hadir,” cerita Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati.

Senada dengan Gus Agung, Cok Ace, sapaan akrab Wagub Bali itu mengatakan, Arief Yahya merupakan menteri yang mudah diajak berkomunikasi.

“Saya mewakili masyarakat Bali berharap agar beliau masih menduduki Menteri Pariwisata lagi untuk periode ke-2. Kami merasakan kehadiran beliau dalam segala hal di pariwisata,” ungkap dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (22/8/2019).

Baca juga: Beri Inbound Tinggi, Menpar Rangkul Milenial

Di depan ratusan kamera media, ribuan warga, serta tokoh-tokoh pariwisata penting Bali, Cok Ace dengan mimik dan nada serius meminta dan berharap agar Menpar Arief hadir kembali di SVF ke-15 tahun 2020.

Hal itu Cok Ace sampaikan saat acara pembukaan Sanur Village Festival 2019, di Pantai Matahari Terbit, Bali, Rabu (21/8/2019).

Mendengar permintaan itu, Menpar Arief yang duduk bersebelahan dengan Menteri Koperasi dan UMKM itu pun tertunduk dan tersipu. Dia hanya menempelkan kedua telapak tangan di depan ulu hati, lalu membungkukkan kepala, leher, sampai separuh badan.

Sementara itu, Ketua Umum SVF Ida Bagus Gede Sidharta Putra atau Gusde mengatakan, tidak ada sosok lain yang bisa mengimbangangi gerak langkah dan ide-ide besar Arief Yahya sebagai Menteri Pariwisata.

Baca juga: Dapat Restu, Menpar Siap Rencanakan Pengembangan Wisata Halal

Buktinya, imbuh Gusde, Arief mendapat banyak penghargaan selama menjabat sebagai Menteri Pariwisata.

“Setiap tahun beliau mengukir prestasi dan mendapat penghargaan. Salah satunya menjadi Menteri Pariwisata Terbaik Asia Pasifik,” bebernya.

Di bawah kepemimpinan Arief, ucap Gusde, pariwisata Indonesia menjadi sangat diperhitungkan dan disegani di dunia. Jumlah wisatawan mancanegara terus bertumbuh, jumlah devisa pun terus meningkat.

“Paling penting, pariwisata Indonesia semakin bergairah,” pungkas dia.

Terkini Lainnya
Jelajahi Petualangan Raga dan Rasa di Balik Kemegahan Borobudur

Jelajahi Petualangan Raga dan Rasa di Balik Kemegahan Borobudur

Kementerian Pariwisata
Dari Ekowisata hingga Spa Rempah Lokal: Perjalanan Menyenangkan di Likupang

Dari Ekowisata hingga Spa Rempah Lokal: Perjalanan Menyenangkan di Likupang

Kementerian Pariwisata
Destinasi “Healing” di Mandalika, Perpaduan Kearifan Lokal dan Keindahan Alam

Destinasi “Healing” di Mandalika, Perpaduan Kearifan Lokal dan Keindahan Alam

Kementerian Pariwisata
Menpar Imbau Pengelola Destinasi Wisata Patuhi Aturan Perizinan

Menpar Imbau Pengelola Destinasi Wisata Patuhi Aturan Perizinan

Kementerian Pariwisata
Kinerja Pariwisata Indonesia 2024 Positif, Sumbang Devisa 12,63 Miliar Dollar AS hingga Raih 67 Penghargaan

Kinerja Pariwisata Indonesia 2024 Positif, Sumbang Devisa 12,63 Miliar Dollar AS hingga Raih 67 Penghargaan

Kementerian Pariwisata
Cocok untuk Libur Akhir Tahun, Pantai Kelingking Jadi Pantai Terbaik di Asia pada 2024 

Cocok untuk Libur Akhir Tahun, Pantai Kelingking Jadi Pantai Terbaik di Asia pada 2024 

Kementerian Pariwisata
Libur Akhir Tahun di Borobudur, Ini Cara Beli Tiketnya

Libur Akhir Tahun di Borobudur, Ini Cara Beli Tiketnya

Kementerian Pariwisata
Bali Dipilih sebagai Tempat Favorit Wisatawan, Cocok Jadi Tempat Libur Akhir Tahun

Bali Dipilih sebagai Tempat Favorit Wisatawan, Cocok Jadi Tempat Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Bingung Cari Destinasi Wisata Akhir Tahun? Coba Kunjungi Pantai Pasir Timbul Mansuar di Raja Ampat

Bingung Cari Destinasi Wisata Akhir Tahun? Coba Kunjungi Pantai Pasir Timbul Mansuar di Raja Ampat

Kementerian Pariwisata
Bali Destinasi Honeymoon Terbaik 2024, Tempat Tepat Pasutri Habiskan Libur Akhir Tahun

Bali Destinasi Honeymoon Terbaik 2024, Tempat Tepat Pasutri Habiskan Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Nikmati Liburan Akhir Tahun di Berbagai Destinasi Wisata Gratis Kota Paris Van Java

Nikmati Liburan Akhir Tahun di Berbagai Destinasi Wisata Gratis Kota Paris Van Java

Kementerian Pariwisata
Masuk Daftar Kota Terbaik Dikunjungi 2024, Jakarta Punya Destinasi Menarik untuk Libur Akhir Tahun

Masuk Daftar Kota Terbaik Dikunjungi 2024, Jakarta Punya Destinasi Menarik untuk Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Sumba Jadi Destinasi Terbaik Dikunjungi 2024, Tempat Tepat untuk Libur Akhir Tahun 

Sumba Jadi Destinasi Terbaik Dikunjungi 2024, Tempat Tepat untuk Libur Akhir Tahun 

Kementerian Pariwisata
Dorong Wisatawan Liburan #DiIndonesiaAja, Kemenparekraf Gandeng Tasya Kamila Luncurkan TVC “Libur Telah Tiba”

Dorong Wisatawan Liburan #DiIndonesiaAja, Kemenparekraf Gandeng Tasya Kamila Luncurkan TVC “Libur Telah Tiba”

Kementerian Pariwisata
Libur Sekolah Telah Tiba, Ini Sederet Inspirasi Road Trip Seru ke Jawa Tengah

Libur Sekolah Telah Tiba, Ini Sederet Inspirasi Road Trip Seru ke Jawa Tengah

Kementerian Pariwisata
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com