Turnamen Golf Batam Tarik Minat Ratusan Turis Asing

Kompas.com - 25/05/2019, 15:10 WIB
Anissa Dea,
Kurniasih Budi

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Tering Bay Ramadhan Charity Golf Tournament telah digelar di kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (24/5/2019). Gelaran tersebut membuktikan Batam layak mendapat julukan sebagai surga olahraga golf di Indonesia.

Kegiatan yang digagas oleh Tering Bay Golf & Country Club itu menarik ratusan wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke Batam bersama keluarganya.

“Ini luar biasa. Tering Bay Ramadhan Charity Golf Tournament membuktikan, bermain golf di Batam bisa sekaligus membawa keluarga untuk berlibur,” ucap General Manager Tering Bay Enly Yunaeni dalam siaran tertulis, Sabtu (25/5/2019).

Enly tidak menyangka jika kegiatan itu akan mendapat sambutan meriah dari wisman. Dia pun berterima kasih pada Kementerian Pariwisata RI (Kemenpar) yang telah mendukung kegiatan tersebut.

Selain turnamen golf, lanjut dia, Tering Bay juga menyantuni anak yatim. Aksi sosial ini sengaja dilakukan di bulan suci Ramadhan.

Wisata golf kelas dunia

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani menyatakan, wisata golf di Batam tak bisa dipandang sebelah mata.

Menurut dia, panorama serta layanan kelas dunia yang ditawarkan Tering Bay Golf & Country Club mampu membuat penggemar golf asal Singapura terkesima.

“Batam sangat layak dijuluki “the home of golf”. Desain golf course-nya dikawal langsung oleh perancang internasional. Caddy-nya juga sangat profesional,” terang Rizki.

Berbeda dengan tempat lain, caddy di Batam tidak hanya membawakan tas pemain dan memungut bola. Mereka piawai dalam memberikan saran atau mengarahkan permainan.

Para caddy dapat menyarankan bagaimana cara menghindari bunker dan fountain. Bahkan mereka pun mahir membaca arah angin.

Tak hanya pelayanan, wisata golf Batam juga menawarkan berbagai aktivitas wisata lainnya. Misalnya, usai bermain para penggemar golf dapat langsung berlibur bersama keluarganya.

Mereka dapat mengunjungi berbagai destinasi wisata yang tersedia, seperti pantai-pantai di Batam yang memiliki pemandangan luar biasa.

Asisten Deputi (Asdep) Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Dessy Ruhati menjelaskan, wisata golf di Batam memang menonjolkan keramahan ala Indonesia serta nuansa alamnya.

Tujuannya, imbuh Dessy, memberikan pengalaman yang tidak bisa didapatkan di tempat lain dan memberikan kesan mendalam bagi setiap tamu.

“Kami bikin mereka happy. Setelah itu, mereka akan dengan sukarela menjadi endorser pariwisata Indonesia,” imbuh Dessy.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya pun turut memuji pengembangan pariwisata yang dibalut dengan inovasi, seperti Batam.

Menurut dia, pengembangan seperti itu sangat dibutuhkan agar pariwisata Batam dilirik wisman. Jika inovasi terus dilakukan, Arief optimistis pamor wisata Batam semakin meningkat.

“Ini sudah tepat. Menggiring wisman Singapura saat weekdays, kemudian diajak meng-explore, sambil merasakan sensasi di destinasi. Inilah yang mendatangkan repeater tourism," kata Arief.

Terkini Lainnya
Jelajahi Petualangan Raga dan Rasa di Balik Kemegahan Borobudur

Jelajahi Petualangan Raga dan Rasa di Balik Kemegahan Borobudur

Kementerian Pariwisata
Dari Ekowisata hingga Spa Rempah Lokal: Perjalanan Menyenangkan di Likupang

Dari Ekowisata hingga Spa Rempah Lokal: Perjalanan Menyenangkan di Likupang

Kementerian Pariwisata
Destinasi “Healing” di Mandalika, Perpaduan Kearifan Lokal dan Keindahan Alam

Destinasi “Healing” di Mandalika, Perpaduan Kearifan Lokal dan Keindahan Alam

Kementerian Pariwisata
Menpar Imbau Pengelola Destinasi Wisata Patuhi Aturan Perizinan

Menpar Imbau Pengelola Destinasi Wisata Patuhi Aturan Perizinan

Kementerian Pariwisata
Kinerja Pariwisata Indonesia 2024 Positif, Sumbang Devisa 12,63 Miliar Dollar AS hingga Raih 67 Penghargaan

Kinerja Pariwisata Indonesia 2024 Positif, Sumbang Devisa 12,63 Miliar Dollar AS hingga Raih 67 Penghargaan

Kementerian Pariwisata
Cocok untuk Libur Akhir Tahun, Pantai Kelingking Jadi Pantai Terbaik di Asia pada 2024 

Cocok untuk Libur Akhir Tahun, Pantai Kelingking Jadi Pantai Terbaik di Asia pada 2024 

Kementerian Pariwisata
Libur Akhir Tahun di Borobudur, Ini Cara Beli Tiketnya

Libur Akhir Tahun di Borobudur, Ini Cara Beli Tiketnya

Kementerian Pariwisata
Bali Dipilih sebagai Tempat Favorit Wisatawan, Cocok Jadi Tempat Libur Akhir Tahun

Bali Dipilih sebagai Tempat Favorit Wisatawan, Cocok Jadi Tempat Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Bingung Cari Destinasi Wisata Akhir Tahun? Coba Kunjungi Pantai Pasir Timbul Mansuar di Raja Ampat

Bingung Cari Destinasi Wisata Akhir Tahun? Coba Kunjungi Pantai Pasir Timbul Mansuar di Raja Ampat

Kementerian Pariwisata
Bali Destinasi Honeymoon Terbaik 2024, Tempat Tepat Pasutri Habiskan Libur Akhir Tahun

Bali Destinasi Honeymoon Terbaik 2024, Tempat Tepat Pasutri Habiskan Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Nikmati Liburan Akhir Tahun di Berbagai Destinasi Wisata Gratis Kota Paris Van Java

Nikmati Liburan Akhir Tahun di Berbagai Destinasi Wisata Gratis Kota Paris Van Java

Kementerian Pariwisata
Masuk Daftar Kota Terbaik Dikunjungi 2024, Jakarta Punya Destinasi Menarik untuk Libur Akhir Tahun

Masuk Daftar Kota Terbaik Dikunjungi 2024, Jakarta Punya Destinasi Menarik untuk Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Sumba Jadi Destinasi Terbaik Dikunjungi 2024, Tempat Tepat untuk Libur Akhir Tahun 

Sumba Jadi Destinasi Terbaik Dikunjungi 2024, Tempat Tepat untuk Libur Akhir Tahun 

Kementerian Pariwisata
Dorong Wisatawan Liburan #DiIndonesiaAja, Kemenparekraf Gandeng Tasya Kamila Luncurkan TVC “Libur Telah Tiba”

Dorong Wisatawan Liburan #DiIndonesiaAja, Kemenparekraf Gandeng Tasya Kamila Luncurkan TVC “Libur Telah Tiba”

Kementerian Pariwisata
Libur Sekolah Telah Tiba, Ini Sederet Inspirasi Road Trip Seru ke Jawa Tengah

Libur Sekolah Telah Tiba, Ini Sederet Inspirasi Road Trip Seru ke Jawa Tengah

Kementerian Pariwisata
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com