Usai Batam Trail Run 5K, Silakan Jelajahi Desa Wisata Ekang!

Kompas.com - 11/04/2019, 10:39 WIB
M Latief

Editor

BATAM, KOMPAS.com – Wisatawan bisa mulai mengekplorasi eksotisnya crossborder Kepulauan Riau ( Kepri). Salah satu destinasi yang direkomendasikan ada di Pulau Bintan, yaitu Desa Wisata Ekang.

Destinasi tersebut telah dieksplorasi saat Batam Trail Run 5K melalui program Famtrip Media Partner, Sabtu (6/4/2019) lalu. Edisi perdana Batam Trail Run 5K 2019 sudah ditutup sehari kemudian, Minggu (7/4/2019).

" Crossborder Kepri ini punya banyak pilihan berlibur. Pilihannya beragam dan semuanya keren. Harganya juga ramah. Orang Singapura dan Malaysia bisa mengeksplorasi lebih dalam untuk destinasi di Kepri ini. Petualangan ini bisa dimulai akhir pekan ini. Silakan atur kunjungan dan enjoy," ujar Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, Rabu (10/4/2019).

Selain peserta mancanegara, event ini mampu menarik perhatian sekitar 23 jurnalis Malaysia dan Singapura. Sehari jelang event, mereka melakukan Famtrip Media Partner ke Padang Pasir Busung, Pemancingan Poyotomo, Madu Tiga Beach & Resort, dan Desa Wisata Ekang.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar, Rizky Handayani, menambahkan bahwa penyelenggaraan Batam Trail Run 5K sudah selesai. Event ini juga menjadi branding terbaik bagi pariwisata Kepri secara umum.

"Buktinya, Bintan ikut dieksplorasi oleh jurnalis Malaysia dan Singapura. Nuansa kempat destinasi ini berbeda dan khusus penikmat petualangan bisa datang lagi ke Desa Wisata Ekang," 

Berada di Teluk Sebong, Bintan, Desa Wisata Ekang menawarkan beragam keunikan. Salah satunya sensasi di alam terbuka menggunakan tenda alias kemping.

Di tempat ini wisatawan diajak menyatu dengan alam dan menikmati sepuasnya aneka wahana. Paket yang ditawarkan di sini antara lain Camping Tent seharga Rp250 ribu sampai Rp350 Ribu. Harga ini sudah termasuk voucher untuk dua aktivitas, seperti rabbit feeding, fishing, juga leg paddle.

Ada juga Villa Tent sebagai paket premium. Paket ini bisa dinikmati dengan harga Rp600 ribu sampai Rp800 ribu per malam. Fasilitas tambahannya kurang lebih sama dengan Camping Tent.

"Nuansa desa wisata ini sangat eksotis. Lingkungannya hijau dan asri, lengkap dengan danau-danau buatan. Dijamin para wisatawan seperti berada di alam liar sesungguhnya," kata Rizky.

Desa Wisata Ekang menawarkan 16 wahana untuk memberikan pengalaman terbaik. Ada Andong Kuda, Taman Kelinci, atau Pondok. Bagi penikmat mancing bahkan bisa puas menuntaskan hobinya di sini. Anda suka panahan? Di sini juga ada kok wahananya!

Bahkan, wisatawan juga bisa berkuda dengan tarif hanya Rp50 ribu per 2 putaran. Khusus anak-anak, ada juga wahana permainan layang-layang besar dan kecil atau mencoba wahana Farming Experience. Di arena inilah wisatawan akan diajari cara bercocok tanam.

"Ekang ini punya fasilitas lengkap. Wisatawan akan mendapatkan banyak pengalaman dengan nyaman," timpal Asdep Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Dessy Ruhati.

Untuk melengkapi pengalaman itu, Desa Wisata Ekang juga menyiapkan paket tur. Ada 3 paket, yaitu Paket Tanjung Pinang, Half Day Tour, dan Treasure Bay Tour.

Tanjung Pinang Tour ini bisa dinikmati selama 8 jam seharga Rp400 ribu per orang untuk paket 4 orang. Ada juga paket 6 orang seharga Rp300 per pax. Wisatawan bisa menikmati Senggarang Village, Street Market, 500 Lohan Temple, dan Trikora Beach.

"Intinya desa wisata ini menawarkan banyak kemudahan untuk dikunjungi. Wisatawan tetap bisa menikmati sisi lain Pulau Bintan. Paket-paket wisatanya dibuat dengan harga kompetitif shingga siapa pun bisa langsung mengatur perjalanan ke Desa Wisata Ekang ini," ucap.

 

Okupansi positif 

Kabid Pengembangan Pemasaran Area II Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Trindiana M Tikupasang, mengatakan bahwa Batam Trail Run 5K adalah momentum terbaik untuk mengenal potensi lain Batam. Publik semakin banyak punya alternatif liburan di Kepri.

"Mereka bisa datang langsung ke Bintan dan berpetualang di sana melalui Desa Wisata Ekang. Atau, menginap di Batam lalu mengekplorasi Bintan," kata Trindiana.

Bahkan, Anda yang punya wakut sempit dan tetap ingin berwisata secara instan bisa pilih paket Half Day Tour. Destinasi wisata singkat ini akan mengajak wisatawan ke Gunung Bintan Waterfall, Gurun Pasir, dan Tanjung Uban Town dengan paket harga mulai Rp300 ribu sampai Rp 500 ribu per orang.

Trindiana menambahkan, dengan pesona yang ada Desa Wisata Ekang bisa dijadikan rujukan untuk wisatawan, termasuk dari mancanegara. Langganan rutin destinasi ini adalah wisatawan Singapura, Malaysia, Tiongkok, dan Myanmar.

Untuk Eropa, tutur Trindiana, destinasi ini sudah menjadi persinggahan wisatawan Perancis dan Inggris. Okupansinya positif 100 persen di akhir pekan, lalu 30 persen -40 persen di hari biasa.

Terkini Lainnya
Jelajahi Petualangan Raga dan Rasa di Balik Kemegahan Borobudur

Jelajahi Petualangan Raga dan Rasa di Balik Kemegahan Borobudur

Kementerian Pariwisata
Dari Ekowisata hingga Spa Rempah Lokal: Perjalanan Menyenangkan di Likupang

Dari Ekowisata hingga Spa Rempah Lokal: Perjalanan Menyenangkan di Likupang

Kementerian Pariwisata
Destinasi “Healing” di Mandalika, Perpaduan Kearifan Lokal dan Keindahan Alam

Destinasi “Healing” di Mandalika, Perpaduan Kearifan Lokal dan Keindahan Alam

Kementerian Pariwisata
Menpar Imbau Pengelola Destinasi Wisata Patuhi Aturan Perizinan

Menpar Imbau Pengelola Destinasi Wisata Patuhi Aturan Perizinan

Kementerian Pariwisata
Kinerja Pariwisata Indonesia 2024 Positif, Sumbang Devisa 12,63 Miliar Dollar AS hingga Raih 67 Penghargaan

Kinerja Pariwisata Indonesia 2024 Positif, Sumbang Devisa 12,63 Miliar Dollar AS hingga Raih 67 Penghargaan

Kementerian Pariwisata
Cocok untuk Libur Akhir Tahun, Pantai Kelingking Jadi Pantai Terbaik di Asia pada 2024 

Cocok untuk Libur Akhir Tahun, Pantai Kelingking Jadi Pantai Terbaik di Asia pada 2024 

Kementerian Pariwisata
Libur Akhir Tahun di Borobudur, Ini Cara Beli Tiketnya

Libur Akhir Tahun di Borobudur, Ini Cara Beli Tiketnya

Kementerian Pariwisata
Bali Dipilih sebagai Tempat Favorit Wisatawan, Cocok Jadi Tempat Libur Akhir Tahun

Bali Dipilih sebagai Tempat Favorit Wisatawan, Cocok Jadi Tempat Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Bingung Cari Destinasi Wisata Akhir Tahun? Coba Kunjungi Pantai Pasir Timbul Mansuar di Raja Ampat

Bingung Cari Destinasi Wisata Akhir Tahun? Coba Kunjungi Pantai Pasir Timbul Mansuar di Raja Ampat

Kementerian Pariwisata
Bali Destinasi Honeymoon Terbaik 2024, Tempat Tepat Pasutri Habiskan Libur Akhir Tahun

Bali Destinasi Honeymoon Terbaik 2024, Tempat Tepat Pasutri Habiskan Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Nikmati Liburan Akhir Tahun di Berbagai Destinasi Wisata Gratis Kota Paris Van Java

Nikmati Liburan Akhir Tahun di Berbagai Destinasi Wisata Gratis Kota Paris Van Java

Kementerian Pariwisata
Masuk Daftar Kota Terbaik Dikunjungi 2024, Jakarta Punya Destinasi Menarik untuk Libur Akhir Tahun

Masuk Daftar Kota Terbaik Dikunjungi 2024, Jakarta Punya Destinasi Menarik untuk Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Sumba Jadi Destinasi Terbaik Dikunjungi 2024, Tempat Tepat untuk Libur Akhir Tahun 

Sumba Jadi Destinasi Terbaik Dikunjungi 2024, Tempat Tepat untuk Libur Akhir Tahun 

Kementerian Pariwisata
Dorong Wisatawan Liburan #DiIndonesiaAja, Kemenparekraf Gandeng Tasya Kamila Luncurkan TVC “Libur Telah Tiba”

Dorong Wisatawan Liburan #DiIndonesiaAja, Kemenparekraf Gandeng Tasya Kamila Luncurkan TVC “Libur Telah Tiba”

Kementerian Pariwisata
Libur Sekolah Telah Tiba, Ini Sederet Inspirasi Road Trip Seru ke Jawa Tengah

Libur Sekolah Telah Tiba, Ini Sederet Inspirasi Road Trip Seru ke Jawa Tengah

Kementerian Pariwisata
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com