Di Mihas 2019, Kemenpar Promosikan Wisata Halal

Kompas.com - 06/04/2019, 11:21 WIB
ADW,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali ambil bagian dalam pameran Malaysia International Halal Showcase (Mihas) 2019. Dalam acara kali ini, Kemenpar fokus melakukan branding dan selling.

Menurut Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani, 2019 menjadi tahun kedua Indonesia berpartisipasi di Mihas.

Kali ini, Kemenpar mempromosikan wisata halal Indonesia. Sekaligus, mempertahankan eksistensi pariwisata Indonesia di dunia, khususnya kawasan Asia Tenggara.

“Ini juga menjadi upaya kami untuk terus mempromosikan Wonderful Indonesia. Buat pariwisata Indonesia, Malaysia merupakan salah satu pasar utama di Asean,” terangnya, Senin (1/4/2019).

Pada partisipasi tahun ini, Kemenpar menyertakan 10 industri pariwisata. Sepuluh industri pariwisata ini berasal dari Aceh, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.

Di Minhas Kemenpar menempati area seluas 72 meter persegi. Ada 8 booth yang dihias dengan tema kapal phinisi, sama seperti sebelumnya.

Phinisi kembali dipilih karena telah menjadi ikon dan ciri khas booth Wonderful Indonesia Kemenpar. Kapal ini akan dihias dengan sentuhan halal tourism dengan arsitektur Masjid Raya Sumatera Barat.

Promosi wisata halal

Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Adella Raung menjelaskan, Mihas 2019 pun diharapkan bisa menghasilkan potensi transaksi bagi paket wisata halal.

Utamanya, dalam upaya mendatangkan wisatawan Malaysia ke Indonesia dan juga memperkenalkan destinasi-destinasi pariwisata Indonesia.

Di MIHAS 2019, Kemenpar mempromosikan wisata halal Indonesia. Sekaligus, mempertahankan eksistensi pariwisata Indonesia di dunia, khususnya kawasan Asia Tenggara.Dok. Humas Kementerian Pariwisata RI Di MIHAS 2019, Kemenpar mempromosikan wisata halal Indonesia. Sekaligus, mempertahankan eksistensi pariwisata Indonesia di dunia, khususnya kawasan Asia Tenggara.

“Untuk itu kami mengemas booth semenarik mungkin. Ada atraksi yang kami tampilkan,” papar Adella dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (6/4/2019).

Program acara di booth Wonderful Indonesia antara lain, business to business dan business to customer oleh industri pariwisata Indonesia, pelayanan informasi dan pendistribusian bahan promosi wisata.

Ada juga pendistribusian Muslim Travel Guide, kuis dan penukaran hadiah, pertunjukan kesenian, minuman khas indonesia dan refreshment corner, serta demo kaligrafi.

Untuk tahun 2019, Kemenpar mencanangkan dua target wisata halal. Pertama, mencapai pertumbuhan tinggi (sustainable growth).

Kedua, berada di ranking pertama sebagai destinasi pariwisata paling ramah terhadap wisatawan muslim dunia versi Global Muslim Travel Index (GMTI). Target kunjungan wisman halal tourism diharapkan mencapai 25 persen dari target 20 juta kunjungan wisman.

Selain pameran, Mihas 2019 menyelenggarakan pula World Halal Conference dengan tema ‘Muslim Friendly Tourism Forum’.

Kemenpar pun berpartisipasi di forum ini dengan menghadirkan narasumber dari Tim Pengembangan Percepatan Wisata Halal, yaitu Wisnu Rahtomo Pratomo dan Hanief Assegaf. Keduanya akan memaparkan mengenai ‘Muslim Friendly Tourism Market Development: Targeting $169 Billion Muslim Tourism Market.’

Terkait keikutsertaan Kemenpar dalam Mihas 2019, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memberikan acungan jempol.

“Karena, Mihas merupakan momentum yang paling potensial untuk menjaring lebih banyak wisatawan berkunjung ke Indonesia. Terutama, wisman dari Malaysia. Dikarenakan pameran tersebut merupakan pameran halal terbesar di Asia,” tutur Arief.

Sebagai informasi, Mihas 2019 diselenggarakan di Level 2 Hall 2, Malaysia International Trade & Exhibition Centre (MITEC) pada 3 – 6 April 2019.

Terkini Lainnya
Jelajahi Petualangan Raga dan Rasa di Balik Kemegahan Borobudur

Jelajahi Petualangan Raga dan Rasa di Balik Kemegahan Borobudur

Kementerian Pariwisata
Dari Ekowisata hingga Spa Rempah Lokal: Perjalanan Menyenangkan di Likupang

Dari Ekowisata hingga Spa Rempah Lokal: Perjalanan Menyenangkan di Likupang

Kementerian Pariwisata
Destinasi “Healing” di Mandalika, Perpaduan Kearifan Lokal dan Keindahan Alam

Destinasi “Healing” di Mandalika, Perpaduan Kearifan Lokal dan Keindahan Alam

Kementerian Pariwisata
Menpar Imbau Pengelola Destinasi Wisata Patuhi Aturan Perizinan

Menpar Imbau Pengelola Destinasi Wisata Patuhi Aturan Perizinan

Kementerian Pariwisata
Kinerja Pariwisata Indonesia 2024 Positif, Sumbang Devisa 12,63 Miliar Dollar AS hingga Raih 67 Penghargaan

Kinerja Pariwisata Indonesia 2024 Positif, Sumbang Devisa 12,63 Miliar Dollar AS hingga Raih 67 Penghargaan

Kementerian Pariwisata
Cocok untuk Libur Akhir Tahun, Pantai Kelingking Jadi Pantai Terbaik di Asia pada 2024 

Cocok untuk Libur Akhir Tahun, Pantai Kelingking Jadi Pantai Terbaik di Asia pada 2024 

Kementerian Pariwisata
Libur Akhir Tahun di Borobudur, Ini Cara Beli Tiketnya

Libur Akhir Tahun di Borobudur, Ini Cara Beli Tiketnya

Kementerian Pariwisata
Bali Dipilih sebagai Tempat Favorit Wisatawan, Cocok Jadi Tempat Libur Akhir Tahun

Bali Dipilih sebagai Tempat Favorit Wisatawan, Cocok Jadi Tempat Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Bingung Cari Destinasi Wisata Akhir Tahun? Coba Kunjungi Pantai Pasir Timbul Mansuar di Raja Ampat

Bingung Cari Destinasi Wisata Akhir Tahun? Coba Kunjungi Pantai Pasir Timbul Mansuar di Raja Ampat

Kementerian Pariwisata
Bali Destinasi Honeymoon Terbaik 2024, Tempat Tepat Pasutri Habiskan Libur Akhir Tahun

Bali Destinasi Honeymoon Terbaik 2024, Tempat Tepat Pasutri Habiskan Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Nikmati Liburan Akhir Tahun di Berbagai Destinasi Wisata Gratis Kota Paris Van Java

Nikmati Liburan Akhir Tahun di Berbagai Destinasi Wisata Gratis Kota Paris Van Java

Kementerian Pariwisata
Masuk Daftar Kota Terbaik Dikunjungi 2024, Jakarta Punya Destinasi Menarik untuk Libur Akhir Tahun

Masuk Daftar Kota Terbaik Dikunjungi 2024, Jakarta Punya Destinasi Menarik untuk Libur Akhir Tahun

Kementerian Pariwisata
Sumba Jadi Destinasi Terbaik Dikunjungi 2024, Tempat Tepat untuk Libur Akhir Tahun 

Sumba Jadi Destinasi Terbaik Dikunjungi 2024, Tempat Tepat untuk Libur Akhir Tahun 

Kementerian Pariwisata
Dorong Wisatawan Liburan #DiIndonesiaAja, Kemenparekraf Gandeng Tasya Kamila Luncurkan TVC “Libur Telah Tiba”

Dorong Wisatawan Liburan #DiIndonesiaAja, Kemenparekraf Gandeng Tasya Kamila Luncurkan TVC “Libur Telah Tiba”

Kementerian Pariwisata
Libur Sekolah Telah Tiba, Ini Sederet Inspirasi Road Trip Seru ke Jawa Tengah

Libur Sekolah Telah Tiba, Ini Sederet Inspirasi Road Trip Seru ke Jawa Tengah

Kementerian Pariwisata
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com