Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Kemenko Perekonomian, Menko Airlangga Ajak Mereka Wujudkan Target Pertumbuhan Ekonomi

Kompas.com - 17/12/2024, 18:39 WIB
I Jalaludin S,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kemenko Perekonomian berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) Republik Indonesia Nomor 186/TPA Tahun 2024, Senin (16/12/2024).

Pelantikan itu sesuai amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 139 Tahun 2024 dan Perpres Nomor 143 Tahun 2024 terkait peralihan tugas fungsi serta perubahan struktur organisasi Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian.

Menko Airlangga mengatakan, pihaknya melantik sembilan jabatan eselon I, yaitu Sekretaris Kementerian Koordinator (Sesmenko), lima deputi, dan tiga staf ahli. 

“Saya ucapkan selamat kepada saudara-saudara yang dilantik. Ini merupakan amanah dan tahun-tahun besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi dan integritas,” katanya melansir ekon.go.id. 

Dia menyebutkan, dengan nomenklatur dan tugas yang baru, para pejabat itu diharapkan agar terus melakukan inovasi dan terobosan untuk mencapai target yang telah ditetapkan. 

Baca juga: PPN 12 Persen Jadi Diterapkan Januari 2025, Airlangga: Sesuai dengan Amanat UU HPP

Menko Airlangga menyampaikan, para pejabat yang baru dilantik harus bersiap menghadapi tantangan perekonomian global yang semakin kompleks. Peran Kemenko Perekonomian menjadi sangat penting dan strategis. 

Untuk itu, diperlukan upaya dan kerja keras bersama terutama untuk mencapai visi misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto khususnya di bidang perekonomian, yakni terkait target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.

“Banyak pekerjaan rumah yang harus kami selesaikan dan amanah yang diberikan ini semakin berat, terutama dalam situasi dunia yang tidak normal,” ujarnya. 

Menko Airlangga berharap, perekonomian dunia akan pulih dan menjadi cara pemerintah untuk menjaga agar resiliensi ekonomi bisa diperkuat. 

“Dengan demikian, saya berharap beban yang ditugaskan kepada saudara-saudara bisa berjalan lancar dan aman,” katanya. 

Adapun pejabat pimpinan tinggi madya yang dilantik, yaitu Susiwijono Moegiarso sebagai Sekretaris Kemenko Perekonomian, Ferry Irawan sebagai Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha Badan Usaha Milik Negara, serta Raden Edi Prio Pambudi sebagai Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi.

Baca juga: Harga Jual Eceran Rokok Naik Lagi, Menko Airlangga: Barang yang Mengganggu Kesehatan Dikurangi...

Kemudian, Ali Murtopo Simbolon sebagai Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital, Elen Setiadi sebagai Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral, Mohammad Rudy Salahuddin sebagai Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata.

Selain itu, Dida Gardera sebagai Staf Ahli Bidang Konektivitas dan Pengembangan Jasa, Rizal Edwin Manansang sebagai Staf Ahli Bidang Transformasi Digital, serta Haryo Limanseto sebagai Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah. 

 

 

Terkini Lainnya
Indonesia Perkuat Daya Saing dan Ketahanan Ekonomi lewat Aksesi OECD

Indonesia Perkuat Daya Saing dan Ketahanan Ekonomi lewat Aksesi OECD

Kemenko Perekonomian
AZEC Summit, Menko Airlangga Paparkan Kerja Sama Indonesia-Jepang Lawan Krisis Energi Global

AZEC Summit, Menko Airlangga Paparkan Kerja Sama Indonesia-Jepang Lawan Krisis Energi Global

Kemenko Perekonomian
Hadiri FGD UGM, Menko Airlangga Soroti Kekuatan Ekonomi dan Diplomasi Perdagangan Indonesia

Hadiri FGD UGM, Menko Airlangga Soroti Kekuatan Ekonomi dan Diplomasi Perdagangan Indonesia

Kemenko Perekonomian
ADB dan FTSE Russell Beri Sinyal Positif, Investor Global Percaya Fundamental RI

ADB dan FTSE Russell Beri Sinyal Positif, Investor Global Percaya Fundamental RI

Kemenko Perekonomian
Pengiriman Perdana Bumbu Pasta dan Makanan RTE Tandai Awal Pengelolaan Ekonomi Haji dan Umrah Terintegrasi

Pengiriman Perdana Bumbu Pasta dan Makanan RTE Tandai Awal Pengelolaan Ekonomi Haji dan Umrah Terintegrasi

Kemenko Perekonomian
Pemerintah Perkuat Kemitraan Indonesia–Republik Korea melalui 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun

Pemerintah Perkuat Kemitraan Indonesia–Republik Korea melalui 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun

Kemenko Perekonomian
Kunjungan Presiden ke Jepang dan Korea Selatan Tambah Komitmen Investasi hingga Rp 574 Triliun

Kunjungan Presiden ke Jepang dan Korea Selatan Tambah Komitmen Investasi hingga Rp 574 Triliun

Kemenko Perekonomian
Indonesia-Jepang Jalin Kemitraan Strategis, Bergerak Maju dan Berkelanjutan di Masa Depan

Indonesia-Jepang Jalin Kemitraan Strategis, Bergerak Maju dan Berkelanjutan di Masa Depan

Kemenko Perekonomian
Konsumsi Masyarakat Meningkat Selama Mudik Lebaran, Perputaran Uang Diperkirakan Rp 148 Triliun

Konsumsi Masyarakat Meningkat Selama Mudik Lebaran, Perputaran Uang Diperkirakan Rp 148 Triliun

Kemenko Perekonomian
Optimis Hadapi Investigasi Section 301 oleh AS, Kemenko Perekonomian: Kita Miliki Data

Optimis Hadapi Investigasi Section 301 oleh AS, Kemenko Perekonomian: Kita Miliki Data

Kemenko Perekonomian
Pemerintah Indonesia Optimistis Hadapi Investigasi Section 301 oleh AS

Pemerintah Indonesia Optimistis Hadapi Investigasi Section 301 oleh AS

Kemenko Perekonomian
Ekonomi RI Tangguh di Tengah Badai Global, Kemenko Perekonomian Beberkan Indikatornya

Ekonomi RI Tangguh di Tengah Badai Global, Kemenko Perekonomian Beberkan Indikatornya

Kemenko Perekonomian
Pemerintah Pastikan Stabilitas Ekonomi Nasional Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global

Pemerintah Pastikan Stabilitas Ekonomi Nasional Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global

Kemenko Perekonomian
Aktivitas Mudik Idulfitri 2026 Diprediksi Tingkatkan Perputaran Ekonomi Nasional

Aktivitas Mudik Idulfitri 2026 Diprediksi Tingkatkan Perputaran Ekonomi Nasional

Kemenko Perekonomian
Antisipasi Investigasi USTR, Pemerintah Indonesia Siapkan Argumentasi dan Bukti Kuat

Antisipasi Investigasi USTR, Pemerintah Indonesia Siapkan Argumentasi dan Bukti Kuat

Kemenko Perekonomian
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com