5 Produk Kreatif Lokal Bertema Laut yang Bisa Dibeli di Situbondo

Amalia Purnama Sari
Kompas.com - Selasa, 9 November 2021
Salah satu toko cendera mata yang ada di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.DOK. Kemenparekraf Salah satu toko cendera mata yang ada di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

KOMPAS.comKabupaten Situbondo terletak di pesisir pantai utara Pulau Jawa, berbatasan langsung dengan Selat Madura di sebelah utara dan Selat Bali di sebelah Timur.

Dengan panjang pantai kurang lebih 150 kilometer (km), tentu tidak mengherankan jika kabupaten ini menghasilkan produk ekonomi kreatif bertema laut yang cukup beragam, mulai dari makanan hingga kerajinan tangan.

Ada banyak pilihan produk kreatif unggulan bertema laut yang bisa Anda beli sebagai oleh-oleh saat berkunjung.

Penasaran apa saja produk kerajinan tersebut? Simak ulasannya berikut, seperti dilansir dari rilis resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Senin (8/11/2021).

Baca juga: Festival Silek on the Sea 2021 Ditutup, Kemenparekraf Apresiasi Kinerja Disbudpar Pariaman

1. Kerajinan dari kulit kerang

Produk ekonomi kreatif kerajinan kerang yang dijual di salah satu toko cendera mata di Situbondo.DOK. Kemenparekraf Produk ekonomi kreatif kerajinan kerang yang dijual di salah satu toko cendera mata di Situbondo.

Kulit kerang merupakan kerajinan paling populer di Situbondo. Produk-produk kulit kerang ini bahkan telah dijual ke seluruh Indonesia, termasuk ke berbagai toko cendera mata di Bali.

Kerajinan ini tersedia di Desa Wisata Kampung Blekok yang terletak di Dusun Pesisir, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit.

Ada beraneka ragam kerajinan yang bisa Anda pilih, mulai dari gantungan kunci hingga hiasan pintu. Semuanya terbuat dengan apik dari kulit kerang.

Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp 15.000 hingga ratusan ribu rupiah. Produk-produk ini disesuaikan dengan jenis dan tingkat kesulitan pembuatan.

Baca juga: Kemenparekraf: Ekonomi Syariah Kunci Pendukung Halal Tourism di Indonesia

2. Kerupuk kepiting

Penganan khas Kabupaten Situbondo, kerupuk kepiting.DOK. Kemenparekraf Penganan khas Kabupaten Situbondo, kerupuk kepiting.

Jika Cirebon terkenal dengan kenikmatan kerupuk udang, maka Situbondo maju dengan jajanan andalannya, yakni kerupuk kepiting.

Dengan tekstur renyah, kerupuk kepiting khas Situbondo sangat cocok dinikmati sebagai pendamping makan atau camilan saat berkumpul dengan keluarga atau teman-teman.

Penganan ini bisa dijumpai dengan mudah di setiap toko pusat oleh-oleh di Situbondo, baik dalam bentuk mentah atau sudah digoreng.

Jika ingin membeli tapi belum bisa berkunjung langsung ke Situbondo, Anda tidak perlu khawatir. Sebab, kerupuk ini sudah tersedia secara luas di berbagai marketplace.

Untuk bisa mendapatkan satu bungkus kerupuk kepiting ukuran 150 gram, Anda hanya perlu merogoh kocek Rp 15.000 saja.

Baca juga: Berkenalan dengan 3 Destinasi yang Jadi Jawaban Kuis Trivia #DiIndonesiaAja Kemenparekraf x Kompas.com

3. Rengginang ikan

Rengginang dengan cita rasa ikan khas Kabupaten Situbondo.DOK. Kemenparekraf Rengginang dengan cita rasa ikan khas Kabupaten Situbondo.

Sebagian besar masyarakat Indonesia mungkin sudah tidak asing dengan rengginang. Ya, camilan renyah yang terbuat dari beras ketan ini terkenal memiliki cita rasa gurih dan lezat.

Di Kabupaten Situbondo, rengginang disajikan dengan cita rasa berbeda, yakni melalui olahan ikan.

Pembuatannya dilakukan dengan ikan-ikan laut segar pilihan, sehingga memiliki cita rasa renyah dan gurih khas ikan.

Camilan satu ini bisa didapatkan dengan mudah di berbagai pusat oleh-oleh di Situbondo atau dibeli secara online di marketplace.

Jika tertarik membeli, Anda cukup merogoh kocek senilai Rp 18.000 untuk mendapatkan rengginang ikan ukuran 180 gram

4. Batik bermotif kerang

Batik bermotif kerang merupakan salah satu produk ekonomi kreatif best-seller di Kabupaten Situbondo.DOK. Kemenparekraf Batik bermotif kerang merupakan salah satu produk ekonomi kreatif best-seller di Kabupaten Situbondo.

Tidak hanya berkisar di sektor kerajinan tangan dan makanan saja, produk kreatif bertemakan laut di Situbondo juga ada pada bidang fesyen.

Salah satunya adalah batik bermotif kerang. Jenis kerang yang digunakan sebagai motif batik adalah kerang mahkota, kerang duri, kerang congcong, dan kerang cincin.

Saking bagusnya, batik bermotif kerang ini merupakan salah satu produk best seller di Situbondo.

Untuk bisa mendapatkan batik ini, pengunjung bisa membeli di berbagai usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang terletak di kawasan mangrove Kampung Blekok.

Harga yang ditawarkan cukup ramah di kantong, yakni berkisar Rp 300.000 hingga Rp 350.000.

Baca juga: Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

5. Produk kreatif lainnya

Selain empat produk di atas, masyarakat Situbondo, khususnya yang berada di Kampung Blekok juga membuat berbagai jenis camilan dan kerajinan unik lain.

Beberapa contohnya adalah kerajinan alat musik dari sampah, kerajinan kayu, hingga penutup kepala khas Situbondo.

Penutup kepala khas Situbondo.DOK. Kemenparekraf Penutup kepala khas Situbondo.

Semua itu dikirim hingga ke daerah-daerah lain di Indonesia, seperti Bali, Lombok, Malang, dan berbagai destinasi wisata lainnya.

Adanya berbagai produk ekonomi kreatif tersebut terbukti telah membantu kebangkitan perekonomian masyarakat Situbondo.

Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno pada Jumat (17/9/2021).

Baca juga: Sektor Pariwisata di Bali Kembali Menggeliat, Avani Seminyak Bali Resort Raih Sertifikat CHSE Kemenparekraf

Sandi mengatakan, dengan meningkatnya ekonomi kreatif di Indonesia, maka peluang bagi usaha atau bisnis baru akan muncul untuk menyelesaikan permasalahan pengangguran di Indonesia.

“Tentunya diperlukan kerja sama dengan sejumlah stakeholder untuk mendorong bangkitnya sektor ekonomi kreatif Indonesia,” tutur Sandi, dikutip dari rilis resmi Kemenparekraf, Senin.

Kunjungan Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengunjugi salah satu pelaku ekonomi kreatif di Situbondo.DOK. Kemenparekraf Kunjungan Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengunjugi salah satu pelaku ekonomi kreatif di Situbondo.

Nah, sebagai bentuk kontribusi untuk membantu percepatan pemulihan ekonomi dan mendukung para pelaku ekonomi kreatif, masyarakat bisa mengikuti gerakan #BeliKreatifLokal.

Salah satu caranya bisa dilakukan dengan membeli produk-produk ekonomi kreatif lokal di Situbondo.

Namun, sebelum merencanakan wisata ke Situbondo, ada baiknya untuk mengikuti program vaksinasi terlebih dahulu.

Baca juga: Kemenparekraf: Turis Asing Tak Pakai Masker Langsung Dideportasi

Di samping itu, jangan lupa juga untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) 6M, yakni menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilitas, dan menghindari makan bersama.

Lewat vaksinasi dan prokes 6M yang benar, Anda tentu akan menikmati wisata menyenangkan di Situbondo dengan aman dan nyaman.

Berbagai referensi wisata ekonomi kreatif lainnya bisa Anda dapatkan dengan mengikuti akun Instagram @pesonaid_travel atau mengunjungi website www.indonesia.travel. Selamat merencanakan liburan!

PenulisAmalia Purnama Sari
EditorAmalia Purnama Sari
Terkini Lainnya
7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini
7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
7 Rekomendasi Destinasi Wisata Bali, Buat Liburan Akhir Tahun Tak Terlupakan
7 Rekomendasi Destinasi Wisata Bali, Buat Liburan Akhir Tahun Tak Terlupakan
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Lewat Program Beti Dewi, 100 Desa Wisata Diharapkan Bisa
Lewat Program Beti Dewi, 100 Desa Wisata Diharapkan Bisa "Onboarding" Digital
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Program BKSS Bantu Tingkatkan Omzet Pelaku UMKM Sumsel, Menparekraf Beri Apresiasi
Program BKSS Bantu Tingkatkan Omzet Pelaku UMKM Sumsel, Menparekraf Beri Apresiasi
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Raja Ampat Masuk Daftar
Raja Ampat Masuk Daftar "Must Visit Location 2023" Versi Lonely Planet
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Mengenal Filosofi Bamboo Dome, Tempat Para Pemimpin G20 Bersantap Siang di Pinggir Pantai
Mengenal Filosofi Bamboo Dome, Tempat Para Pemimpin G20 Bersantap Siang di Pinggir Pantai
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Lotus Pond, Landmark Terbesar GWK Pilihan Jokowi untuk Menjamu Delegasi KTT G20
Lotus Pond, Landmark Terbesar GWK Pilihan Jokowi untuk Menjamu Delegasi KTT G20
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Makna Gunungan atau Kayon dalam KTT G20, Simbol Harapan Keberlanjutan Nasib Dunia
Makna Gunungan atau Kayon dalam KTT G20, Simbol Harapan Keberlanjutan Nasib Dunia
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Mau Liburan Murah ke Tanjung Kelayang? Nginap di Homestay Ini, Cuma Rp 150.000 Per Malam
Mau Liburan Murah ke Tanjung Kelayang? Nginap di Homestay Ini, Cuma Rp 150.000 Per Malam
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Lewat Warung Rojali, Kemenparekraf Promosikan Produk Ekonomi Kreatif dan UMKM
Lewat Warung Rojali, Kemenparekraf Promosikan Produk Ekonomi Kreatif dan UMKM
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
5 Aktivitas di Desa Wisata Kaki Langit, Yogyakarta Ini Jadi Penawar Rindu Suasana Tempo Dulu
5 Aktivitas di Desa Wisata Kaki Langit, Yogyakarta Ini Jadi Penawar Rindu Suasana Tempo Dulu
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Mengenal Budaya Asli Bali dengan Berkunjung ke Desa Ini
Mengenal Budaya Asli Bali dengan Berkunjung ke Desa Ini
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
5 Produk Kreatif Lokal Bertema Laut yang Bisa Dibeli di Situbondo
5 Produk Kreatif Lokal Bertema Laut yang Bisa Dibeli di Situbondo
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
3 Hal Menarik yang Bisa Dilakukan Saat Berkunjung ke Sangeh Monkey Forest Bali
3 Hal Menarik yang Bisa Dilakukan Saat Berkunjung ke Sangeh Monkey Forest Bali
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Tak Melulu Pantai, Bali Juga Punya Wisata Otomotif
Tak Melulu Pantai, Bali Juga Punya Wisata Otomotif
Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif