Kembangkan Kesempatan Kerja Berbasis Kawasan, Kemenaker Diapresiasi DPR

Alifia Nuralita Rezqiana
Kompas.com - Rabu, 25 Agustus 2021
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah dalam rapat kerja (raker) yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR Anshory Siregar, di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (24/8/2021).DOK. Humas Kementerian Ketenagakerjaan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah dalam rapat kerja (raker) yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR Anshory Siregar, di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (24/8/2021).

KOMPAS.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Yahya Zaini memberikan apresiasi kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) atas project pengembangan kesempatan kerja berbasis kawasan.

“Saya salut dan apresiasi Bu Menteri, karena sudah berhasil mentransformasi perluasan kesempatan kerja berbasis kawasan. Saya kebetulan dapat informasi dari Rektor Institut Pertanian Bogor ( IPB),” kata Yahya.

Hal tersebut disampaikan Yahya saat menghadiri rapat kerja ( raker) bersama Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. Raket yang dipimpin Wakil Ketua Komisi IX DPR Anshory Siregar ini berlangsung di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (24/8/2021).

Sebagai informasi, Kemenaker mencanangkan pilot project pengembangan kesempatan kerja berbasis kawasan sebagai upaya mentransformasikan program perluasan kesempatan kerja.

Baca juga: Menaker Ida Optimistis Pilot Project Perluasan Kerja Kawasan Mampu Buka Banyak Pekerjaan

Pada program tersebut, akan dikembangkan program tenaga kerja mandiri yang efektif demi memperluas kesempatan kerja secara berkelanjutan.

Adapun terdapat lima lokasi pilot project pengembangan kesempatan kerja berbasis kawasan periode 2021.

Kelima lokasi tersebut meliputi Kawasan Perhutanan Sosial Teluk Jambe di Karawang, Jawa Barat (Jabar), Kawasan Agroforestri Dataran Tinggi Dieng di Banjarnegara dan Batang, Jawa Tengah (Jateng), dan Kawasan Agrowisata Lido di Bogor dan Sukabumi, Jabar.

Selanjutnya, Kawasan Agroindustri Sei Mericim di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) dan Kawasan Agromaritim Teluk Weda di Halmahera Tengah, Maluku Utara (Malut).

Selain mengapresiasi program tersebut, Yahya juga memuji kerja sama perluasan kesempatan kerja antara Kemenaker, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan IPB.

Baca juga: Siapkan SDM Unggul Melalui BLK, Kemenaker Bakal Kembangkan Kejuruan Pariwisata di Solok

“Kalau bisa, tidak hanya kerja sama dengan IPB, tapi juga dengan perguruan tinggi-perguruan tinggi lokal yang ada di kawasan industri bersangkutan,” tutur Menaker Ida dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com pada Rabu (25/8/2021).

Dalam raker itu, Menaker Ida menyebutkan pula tentang pemulangan 121 pekerja migran Indonesia ( PMI) dan delapan jenazah dari Taiwan pada Sabtu (21/8/2021), yang telah dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes).

PMI yang dipulangkan tersebut terdiri dari 105 awak kapal letter of guarantee (LG), 15 PMI bermasalah (PMIB) atau Warga Negara Indonesia (WNI) overstayer, satu orang PMIB sakit parah, dan delapan jenazah PMI yang terkendala pemulangan lantaran minimnya penerbangan.

“Perawatan PMI ke Rumah Sakit (RS) Kepolisian Indonesia (Polri) sebagai rujukan, dan penanganan PMI ke daerah asal berkoordinasi dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), pemerintah daerah (pemda) setempat dan keluarga PMI,” papar Menaker Ida.

Baca juga: Indonesia Kirim 271 Anggota PMI ke Jepang untuk Ikut Program IJEPA Batch XIV 2021

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPR Nihayatul Wafirah yang juga hadir dalam raker memberikan apresiasi kepada Menaker Ida atas keberhasilan pemulangan PMI dari Taiwan.

Ia bersyukur, semua PMI yang tiba di Tanah Air negatif Covid-19. Nihayatul juga mengingatkan, agar pihak Kemenaker memikirkan kegiatan purna PMI.

Ia tak ingin PMI yang kembali ke Indonesia justru menjadi tambahan beban bagi negara yang sudah terbebani dengan banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pandemi Covid-19.

“Purna PMI harus bisa survive dari sisi ekonomi. Kegiatan purna PMI harus di-support,” pungkasnya.

PenulisAlifia Nuralita Rezqiana
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Menaker Ida Tegaskan THR Wajib Dibayar Paling Lambat H-7 Idul Fitri
Menaker Ida Tegaskan THR Wajib Dibayar Paling Lambat H-7 Idul Fitri
kemnaker
Petakan Kondisi Ketenagakerjaan, Kemenaker Kembangkan Aplikasi WLKP Online
Petakan Kondisi Ketenagakerjaan, Kemenaker Kembangkan Aplikasi WLKP Online
kemnaker
Menteri Ketenagakerjaan RI Resmikan Training Ground PT IMIP di Sulawesi Tengah
Menteri Ketenagakerjaan RI Resmikan Training Ground PT IMIP di Sulawesi Tengah
kemnaker
Berikan Kuliah Umum untuk Politeknik IMIP, Menaker: Era 4.0 Dorong Perkembangan Sektor Industri
Berikan Kuliah Umum untuk Politeknik IMIP, Menaker: Era 4.0 Dorong Perkembangan Sektor Industri
kemnaker
Transfer Teknologi TKA, Ini Manfaatnya bagi Tenaga Kerja Indonesia
Transfer Teknologi TKA, Ini Manfaatnya bagi Tenaga Kerja Indonesia
kemnaker
Kena PHK, Zalzilah Hidupkan Batik Semarang yang Sempat Mati Suri
Kena PHK, Zalzilah Hidupkan Batik Semarang yang Sempat Mati Suri
kemnaker
Lewat
Lewat "Transformasi Perluasan Kesempatan Kerja", Kemenaker Kembangkan Kewirausahaan Efektif
kemnaker
Kurangi Pengangguran, Kemenaker Bentuk Inkubator Kewirausahaan dalam BLK Komunitas
Kurangi Pengangguran, Kemenaker Bentuk Inkubator Kewirausahaan dalam BLK Komunitas
kemnaker
Kurangi Angka Pengangguran, Ini Dua Program yang Diinisiasi Kemnaker
Kurangi Angka Pengangguran, Ini Dua Program yang Diinisiasi Kemnaker
kemnaker
Bantu TKM di Papua, Kemenaker Serahkan Rp 40 Juta untuk Setiap Kelompok Usaha
Bantu TKM di Papua, Kemenaker Serahkan Rp 40 Juta untuk Setiap Kelompok Usaha
kemnaker
Menaker Ida Minta Pemprov Papua Dukung Bantuan Program Perluasan Kesempatan Kerja
Menaker Ida Minta Pemprov Papua Dukung Bantuan Program Perluasan Kesempatan Kerja
kemnaker
Gelar Rakernas, Ikaperjasi Lakukan Sejumlah Perubahan
Gelar Rakernas, Ikaperjasi Lakukan Sejumlah Perubahan
kemnaker
Ikaperjasi Sepakati Kode Etik Pengantar Kerja Mengacu pada Core Values dan Employer Branding ASN
Ikaperjasi Sepakati Kode Etik Pengantar Kerja Mengacu pada Core Values dan Employer Branding ASN
kemnaker
Kemenaker Tekankan Pentingnya TKS dalam Penguatan Ekosistem Wirausaha
Kemenaker Tekankan Pentingnya TKS dalam Penguatan Ekosistem Wirausaha
kemnaker
Raker dengan Kemenaker, Ikaperjasi Diharapkan Perkuat Profesionalisme Pengantar Kerja
Raker dengan Kemenaker, Ikaperjasi Diharapkan Perkuat Profesionalisme Pengantar Kerja
kemnaker