Pendaftar WLKP Masih Minim, Kemnaker Desak Perusahaan Daftar secara Online

Inang Jalaludin Shofihara
Kompas.com - Jumat, 12 Maret 2021
Acara Temu Teknis Penanggung Jawab K3 Nasional Tahun 2021 di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (10/3/2021).DOK. Humas Kemnaker Acara Temu Teknis Penanggung Jawab K3 Nasional Tahun 2021 di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (10/3/2021).

KOMPAS.com – Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binawasnaker dan K3) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Haiyani Rumondang mendesak perusahaan mendaftar Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP) secara online.

"Jumlah perusahaan yang menyampaikan wajib lapor ketenagakerjaan online masih sangat sedikit. Salah satu pekerjaan rumah kita yang mendesak yakni pelaksanaan WLKP secara daring," katanya.

Dia mengatakan itu saat membuka Temu Teknis Penanggung Jawab Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2021 di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (10/3/2021).

Haiyani mengatakan, jumlah perusahaan yang menyampaikan WLKP online masih sangat sedikit dibandingkan perusahaan yang ada di Indonesia.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun dari wajiblapor. kemnaker.go.id hingga Kamis (11/3/2021) terdapat 344.678 perusahaan yang sudah mendaftar melalui WLKP online.

Baca juga: Kemnaker Gandeng IWIP untuk Tingkatkan Kompetensi SDM Indonesia Timur

“Oleh karena itu, kami terus menyosialisasikan dan mengingatkan agar perusahaan-perusahaan segera melakukan WLKP secara online," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (12/3/20210).

Tak hanya itu, Haiyani menegaskan, ke depan pelaporan secara manual tidak dapat dilakukan seiring pelaksanaan wajib lapor ketenagakerjaan dilakukan secara online melalui Sistem Informasi Ketenagakerjaan (Sisnaker).

Langkah tersebut sesuai kebijakan pemerintah yang mendorong seluruh layanan publik terintegrasi dalam teknologi Online Single Submission (OSS).

Teknologi OSS ini memungkinkan pengguna jaringan dapat mengakses sumber daya yang ada hanya dengan satu akun pengguna.

Haiyani menjelaskan, WLKP diperlukan guna memperbarui data perusahaan pada database Kemnaker, sekaligus memberikan akses kepada perusahaan untuk dapat menggunakan layanan ketenagakerjaan lainnya yang terintegrasi pada Sisnaker.

Baca juga: Terapkan Merit Sistem dan Reformasi Birokrasi, Kemnaker Raih Predikat “Baik” dari KASN

Dia menyebut, pendaftaran perusahaan melalui portal WLKP akan membuat perusahaan secara otomatis terdaftar ke dalam database Kemnaker.

Dengan begitu, pemerintah dapat menggunakannya untuk memberikan pelayanan lebih baik terhadap kegiatan ketenagakerjaan kepada masyarakat umum dan perusahaan.

"Harapan saya, pengawas ketenagakerjaan dan penguji K3 sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum bidang ketenagakerjaan dan pelayanan pengujian lingkungan kerja untuk berani melakukan perubahan menuju trust based culture," harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Jawa Timur Himawan Estu Bagijo mengungkapkan, kondusifnya kondisi ketenagakerjaan di wilayahnya karena keberhasilan mengatasi beberapa persoalan ketenagakerjaan.

Baca juga: LPI Diklaim Mampu Serap 36.000 Tenaga Kerja di RI

Dia menilai, keberhasilan tersebut karena Disnaker selalu memperoleh pembinaan dan arahan Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja serta seluruh jajaran lingkup pengawasan dan K3.

"Perlu koordinasi dan sinergi antara pengawas ketenagakerjaan dan penguji K3 untuk mendorong perusahaan agar menaati pelaporan ketenagakerjaan melalui WLKP online," ujarnya.

Dalam laporan acara, Direktur Bina K3, Muhammad Idam menyampaikan, acara ini dihadiri 5 orang Kepala Balai Unit Pelaksana Teknis Pusat dan 15 orang Unit Pelaksana Teknis Daerah, 4 Struktural Unit Pelaksana Teknis K2 Surabaya, 11 penguji K3, dan 2 orang narasumber.

Adapun, Temu Teknis Penanggung Jawab K3 Nasional Tahun 2021 bertujuan untuk mengkoordinasikan dan menyatukan persepsi pelaksanaan program WLKP di wilayah.

Baca juga: Kawasan Industri di Maluku Utara Ini Butuh 12.000 Tenaga Kerja

Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memperkuat komitmen secara sinergis dengan Dirjen Binwasnaker dan K3, sehingga program dan kegiatan dapat dilaksanakan dengan terpadu, berkesinambungan, dan tepat sasaran.

PenulisInang Jalaludin Shofihara
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Menaker bersama Presiden Jokowi Salurkan BSU kepada Pekerja di Sultra
Menaker bersama Presiden Jokowi Salurkan BSU kepada Pekerja di Sultra
kemnaker
Kemenaker Raih Penghargaan Koordinasi Terbaik Sinergitas Awards 2022
Kemenaker Raih Penghargaan Koordinasi Terbaik Sinergitas Awards 2022
kemnaker
Menaker Ida Akan Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Penyaluran BSU di Sulawesi Tenggara
Menaker Ida Akan Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Penyaluran BSU di Sulawesi Tenggara
kemnaker
Lewat BSU, Kemenaker Apresiasi Pekerja dan Pengusaha Tanah Air
Lewat BSU, Kemenaker Apresiasi Pekerja dan Pengusaha Tanah Air
kemnaker
Menaker: BSU Jadi Wujud Hadirnya Negara Atasi Kenaikan Harga BBM
Menaker: BSU Jadi Wujud Hadirnya Negara Atasi Kenaikan Harga BBM
kemnaker
Menaker Ida Serahkan BSU kepada 3.648 Pekerja di Tegal
Menaker Ida Serahkan BSU kepada 3.648 Pekerja di Tegal
kemnaker
Lindungi Pekerja, Menaker Dorong Semua Pihak Budayakan K3 di Tempat Kerja
Lindungi Pekerja, Menaker Dorong Semua Pihak Budayakan K3 di Tempat Kerja
kemnaker
Kemenaker dan PMI Teken MoU Pembangunan Ketenagakerjaan untuk Perkuat K3 di Tempat Kerja
Kemenaker dan PMI Teken MoU Pembangunan Ketenagakerjaan untuk Perkuat K3 di Tempat Kerja
kemnaker
Pertemuan Menaker G20 Sukses Digelar, Menaker Ida Sampaikan Terima Kasih untuk Bali
Pertemuan Menaker G20 Sukses Digelar, Menaker Ida Sampaikan Terima Kasih untuk Bali
kemnaker
Puncak G20-LEMM Hasilkan 5 Kesepakatan, Menaker Ida: Sesuai yang Kita Harapkan
Puncak G20-LEMM Hasilkan 5 Kesepakatan, Menaker Ida: Sesuai yang Kita Harapkan
kemnaker
Ma’ruf Amin Dorong Negara G20 Wujudkan Dunia Kerja Baru yang Berpihak kepada Pekerja
Ma’ruf Amin Dorong Negara G20 Wujudkan Dunia Kerja Baru yang Berpihak kepada Pekerja
kemnaker
Kemenaker Paparkan Program BLK di EWG G20: 3 Negara Tertarik untuk Mengadopsi
Kemenaker Paparkan Program BLK di EWG G20: 3 Negara Tertarik untuk Mengadopsi
kemnaker
Kemenaker Sepakat Bahas 3 Isu Ketenagakerjaan di Pertemuan Tingkat Menaker G20
Kemenaker Sepakat Bahas 3 Isu Ketenagakerjaan di Pertemuan Tingkat Menaker G20
kemnaker
Menaker Ida: BSU Diambil dari APBN, Bukan dari BPJS Ketenagakerjaan
Menaker Ida: BSU Diambil dari APBN, Bukan dari BPJS Ketenagakerjaan
kemnaker
Hadiri Pameran Forum G20, Menaker: Ketenagakerjaan Global Butuhkan Gotong Royong
Hadiri Pameran Forum G20, Menaker: Ketenagakerjaan Global Butuhkan Gotong Royong
kemnaker