Lewat Program Padat Karya, Kemnaker Berdayakan Pekerja Korban PHK akibat Pandemi Covid-19

Maria Arimbi Haryas Prabawanti
Kompas.com - Senin, 20 April 2020
Kemnaker melibatkan korban PHK akibat wabah Covid-19 sebagai tenaga penyemprot desinfektan di sejumlah perusahaan.Dok. Humas Kemnaker Kemnaker melibatkan korban PHK akibat wabah Covid-19 sebagai tenaga penyemprot desinfektan di sejumlah perusahaan.


KOMPAS.com - Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker) mengadakan program padat karya bagi pekerja yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK) akibat adanya wabah Covid-19.

Salah satu bentuk kegiatan program padat karya tersebut yakni dengan melibatkan pekerja ter-PHK sebagai pasukan tenaga penyemprot desinfektan di sejumlah perusahaan.

“Kegiatan padat karya ini akan melibatkan rekan-rekan pekerja yang ter-PHK, sehingga bisa membantu meringankan beban mereka,” jelas Direktur Pengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kemnaker, Gazmahadi, Jumat (17/4/2020).

Selanjutnya, kegiatan penyemprotan disinfektan tersebut rencananya akan melibatkan 70 orang yang mengalami PHK.

Baca juga: Dampak Corona, Menaker: Lebih dari 449.000 Pekerja Jakarta Dirumahkan

Namun demikian, pelaksanaan program tersebut akhirnya hanya dilakukan secara simbolis oleh 10 orang pekerja korban PHK.

Hal itu karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta saat ini tengah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Gazmahadi menjelaskan kegiatan tersebut memiliki dua nilai manfaat bagi pekerja ter-PHK yang terlibat di dalamnya.

Pertama, pekerja yang ter-PHK akan mendapat insentif sebesar Rp 300.000 usai mengikuti kegiatan.

Baca juga: Musim PHK, Perusahaan Ini Justru Akan Rekrut 50.000 Pekerja

Kedua, lingkungan industri dan masyarakat sekitar nantinya dapat terhindar dari resiko penyebaran Covid-19.

Meski begitu, kegiatan penyemprotan desinfektan ini juga diharapkan dapat membantu industri Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berhubungan dengan hajat orang banyak.

Gazmahadi menjelaskan, hal ini bertujuan untuk menjaga eksistensi UMKM agar tidak terganggu meski tengah menghadapi wabah Covid-19.

"Jadi, higiene atau pencegahan penyakit dan pemeliharaan kesehatan industrinya bisa terus dilaksanakan,” kata Gazmahadi.

Baca juga: GoPro Mem-PHK 200 Karyawan, Model Bisnis Berubah

Pada kesempatan tersebut, Gazmahadi mengatakan pihaknya juga membagikan masker dan hand sanitizer kepada masyarakat di sekitar lingkungan industri.

"Kegiatan ini bagian dari bentuk edukasi ke masyarakat tentang cara pencegahan penularan Covid-19. Salah satunya dengan mengenakan masker, tadi kita bagikan," kata Gazmahadi.

Gazmahadi juga menghimbau masyarakat agar selalu cuci tangan dengan air dan sabun atau menggunakan hand sanitizer yang sudah di bagikan ke masyarakat tersebut.

Selain itu, Gazmahadi meminta masyarakat umum untuk tetap di rumah dan melakukan gerakan pencegahan sesuai protokol kesehatan.

Baca juga: Menaker akan Denda Pengusaha yang Terlambat Bayar THR Pekerja

“Sering mencuci tangan dengan air mengalir dan maskernya jangan dilepas-lepas," kata Gazmahadi.

PenulisMaria Arimbi Haryas Prabawanti
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Kemnaker: Pemagangan Bisa Jadi Solusi Tepat Atasi Persoalan Ketenagakerjaan
Kemnaker: Pemagangan Bisa Jadi Solusi Tepat Atasi Persoalan Ketenagakerjaan
Kemnaker
KBRI Kuwait Luncurkan Buku Saku Ketenagakerjaan dan InK Magazine
KBRI Kuwait Luncurkan Buku Saku Ketenagakerjaan dan InK Magazine
Kemnaker
Menaker Harap Tagline “Lebih Cerdas, Lebih Unggul” Kemnaker Mampu Sinergikan Unit Kerja
Menaker Harap Tagline “Lebih Cerdas, Lebih Unggul” Kemnaker Mampu Sinergikan Unit Kerja
Kemnaker
Menaker Ida Paparkan Peran Satgas PPMI dalam Melindungi Pekerja Migran
Menaker Ida Paparkan Peran Satgas PPMI dalam Melindungi Pekerja Migran
Kemnaker
Lindungi Pekerja Migran, Kemnaker dan Polri Perkuat Sinergitas
Lindungi Pekerja Migran, Kemnaker dan Polri Perkuat Sinergitas
Kemnaker
Fungsi Pengawasan Ketenagakerjaan Berubah, Kemnaker Mulai Sosialisasikan UU Cipta Kerja
Fungsi Pengawasan Ketenagakerjaan Berubah, Kemnaker Mulai Sosialisasikan UU Cipta Kerja
Kemnaker
Soal Kompetensi Tenaga Kerja, Menaker: BNSP Miliki Peranan Penting
Soal Kompetensi Tenaga Kerja, Menaker: BNSP Miliki Peranan Penting
Kemnaker
Dukung Labuan Bajo Jadi DPSP, Pemerintah Tingkatkan Kompetensi SDM di Bidang Pariwisata
Dukung Labuan Bajo Jadi DPSP, Pemerintah Tingkatkan Kompetensi SDM di Bidang Pariwisata
Kemnaker
Perkuat SDM, Kemnaker Resmikan BLK St Yohanes Paulus II Labuan Bajo
Perkuat SDM, Kemnaker Resmikan BLK St Yohanes Paulus II Labuan Bajo
Kemnaker
Menaker Minta Calon Pekerja Migran Tak Mudah Tertipu Rayuan Calo
Menaker Minta Calon Pekerja Migran Tak Mudah Tertipu Rayuan Calo
Kemnaker
Menaker Sepakat Siapkan Tenaga Kerja Kompeten dan Berdaya Saing di NTT
Menaker Sepakat Siapkan Tenaga Kerja Kompeten dan Berdaya Saing di NTT
Kemnaker
Kemnaker Sebut UU Cipta Kerja Dapat Tingkatkan Produktivitas Kerja
Kemnaker Sebut UU Cipta Kerja Dapat Tingkatkan Produktivitas Kerja
Kemnaker
Pemerintah Austria Berkomitmen Bantu Kembangkan BLK Maritim Indonesia
Pemerintah Austria Berkomitmen Bantu Kembangkan BLK Maritim Indonesia
Kemnaker
Menaker Minta P3MI yang Miliki Izin Bekerja Profesional
Menaker Minta P3MI yang Miliki Izin Bekerja Profesional
Kemnaker
Begini Cara Kemnaker Tingkatkan Kualitas KNK di Perkebunan Kelapa Sawit
Begini Cara Kemnaker Tingkatkan Kualitas KNK di Perkebunan Kelapa Sawit
Kemnaker