Gagal Berangkat Imbas Covid-19, Calon Pekerja Migran akan Dipulangkan Pekan Ini

Anggara Wikan Prasetya
Kompas.com - Rabu, 15 April 2020
Calon Pekerja Migran Indonesia yang akan dipulangkan ke daerah masing-masing karena gagal berangkat imbas Covid-19Dok. Kemnaker Calon Pekerja Migran Indonesia yang akan dipulangkan ke daerah masing-masing karena gagal berangkat imbas Covid-19

KOMPAS.com – Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker) Melalui Direktorat Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri (Direktorat PPTKLN) akan memulangkan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) ke kampung halamannya.

Upaya itu merupakan tindak lanjut video permintaan 114 CPMI yang ingin pulang ke kampung halamannya karena gagal berangkat akibat coronavirus disease 2019 ( Covid-19).

“114 CPMI akan dipulangkan pekan ini dan akan dikoordinasikan dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) masing-masing daerah asal,” ujar Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Perlindungan TKI Kemnaker M Ridho Amrullah dalam keterangan tertulis.

Kemnaker pun telah melakukan dua kali supervisi ke PT RI sebagai Perusahaan Pelaksana Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).

Baca juga: Hadapi Covid-19, Kemnaker Modifikasi Program Padat Karya

Supervisi itu dilakukan bersama Disnakertrans Kabupaten Semarang, Satpol PP Kecamatan Serdang Kulo, Bintara Pembina Desa (Babinsa), dan Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas).

Pada supervisi kedua tersebut, PT RI diimbau segera memulangkan CPMI ke daerah masing-masing guna mematuhi kebijakan physical distancing untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

Ridho melanjutkan, pihak-pihak terkait itu juga telah menyepakati pemulangan CPMI pekan ini dikarenakan Kabupaten Tangerang akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Pemulangan CPMI dari DKI Jakarta akan dilakukan Rabu (15/4/2020). Selanjutnya Kamis (16/4/2020), akan dipulangkan CPMI asal Jawa Barat (Jabar),” imbuh dia.

Baca juga: Dampak Covid-19, 100.094 Pekerja Migran Pulang ke Indonesia Tiga Bulan Terakhir

Pada Jumat (17/4/2020), sambung Ridho, serentak akan dipulangkan CPMI dari provinsi Jawa Tengah (Jateng), Lampung, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Kami juga mengimbau para CPMI agar tetap selalu memakai masker, menjaga jarak, dan menjaga kebersihan dan kesehatan dalam masa tunggu pemulangan, " ujar dia yang juga memimpin jalannya supervisi.

Sementara itu, Perwakilan PT RI Endah Yunus Lestari mengatakan, pihaknya siap memulangkan CPMI itu pekan ini.

“Kami juga akan berkordinasi dengan Kemnaker dan Disnakertrans Kabupaten Tangerang, serta pihak terkait lainnya, " ujar dia.

Baca juga: 154 Pekerja Migran dari Malaysia Jalani Rapid Test, Khofifah: Semua Terindikasi Negatif

Endah melanjutkan, dari 114 CPMI, 50 di antaranya berasal dari Jabar, 28 orang dari Lampung, 23 orang dari NTB, 6 orang dari Jateng, 5 orang dari Banten, dan 2 orang dari Jakarta.

Pihak PT RI pun tidak meminta jaminan kepada CPMI yang diizinkan kembali ke daerah masing-masing. Namun Endah berharap mereka kembali ke PT RI saat kondisi telah kondusif.

Menurut Direktur Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri (PPTKLN), Eva Trisiana di Jakarta, pemerintah memang terus berupaya mencegah penyebaran Covid-19.

“Salah satunya adalah menghentikan sementara penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) dengan menerbitkan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan (Kepmenaker) Nomor 151 Tahun 2020,” ujar dia.

Baca juga: Di Makassar, Kemnaker Gelar Pelatihan Daring K3 Corona

Eva melanjutkan, Kepmenaker itu merupakan wujud nyata perlindungan terhadap keselamatan dan kesejatan PMI.

"Untuk itu, kami mengimbau seluruh perusahaan penempatan PMI untuk ikut berperan aktif dalam pencegahan penyebaran Covid-19, " imbuh dia.

PenulisAnggara Wikan Prasetya
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Kemnaker: Pemagangan Bisa Jadi Solusi Tepat Atasi Persoalan Ketenagakerjaan
Kemnaker: Pemagangan Bisa Jadi Solusi Tepat Atasi Persoalan Ketenagakerjaan
Kemnaker
KBRI Kuwait Luncurkan Buku Saku Ketenagakerjaan dan InK Magazine
KBRI Kuwait Luncurkan Buku Saku Ketenagakerjaan dan InK Magazine
Kemnaker
Menaker Harap Tagline “Lebih Cerdas, Lebih Unggul” Kemnaker Mampu Sinergikan Unit Kerja
Menaker Harap Tagline “Lebih Cerdas, Lebih Unggul” Kemnaker Mampu Sinergikan Unit Kerja
Kemnaker
Menaker Ida Paparkan Peran Satgas PPMI dalam Melindungi Pekerja Migran
Menaker Ida Paparkan Peran Satgas PPMI dalam Melindungi Pekerja Migran
Kemnaker
Lindungi Pekerja Migran, Kemnaker dan Polri Perkuat Sinergitas
Lindungi Pekerja Migran, Kemnaker dan Polri Perkuat Sinergitas
Kemnaker
Fungsi Pengawasan Ketenagakerjaan Berubah, Kemnaker Mulai Sosialisasikan UU Cipta Kerja
Fungsi Pengawasan Ketenagakerjaan Berubah, Kemnaker Mulai Sosialisasikan UU Cipta Kerja
Kemnaker
Soal Kompetensi Tenaga Kerja, Menaker: BNSP Miliki Peranan Penting
Soal Kompetensi Tenaga Kerja, Menaker: BNSP Miliki Peranan Penting
Kemnaker
Dukung Labuan Bajo Jadi DPSP, Pemerintah Tingkatkan Kompetensi SDM di Bidang Pariwisata
Dukung Labuan Bajo Jadi DPSP, Pemerintah Tingkatkan Kompetensi SDM di Bidang Pariwisata
Kemnaker
Perkuat SDM, Kemnaker Resmikan BLK St Yohanes Paulus II Labuan Bajo
Perkuat SDM, Kemnaker Resmikan BLK St Yohanes Paulus II Labuan Bajo
Kemnaker
Menaker Minta Calon Pekerja Migran Tak Mudah Tertipu Rayuan Calo
Menaker Minta Calon Pekerja Migran Tak Mudah Tertipu Rayuan Calo
Kemnaker
Menaker Sepakat Siapkan Tenaga Kerja Kompeten dan Berdaya Saing di NTT
Menaker Sepakat Siapkan Tenaga Kerja Kompeten dan Berdaya Saing di NTT
Kemnaker
Kemnaker Sebut UU Cipta Kerja Dapat Tingkatkan Produktivitas Kerja
Kemnaker Sebut UU Cipta Kerja Dapat Tingkatkan Produktivitas Kerja
Kemnaker
Pemerintah Austria Berkomitmen Bantu Kembangkan BLK Maritim Indonesia
Pemerintah Austria Berkomitmen Bantu Kembangkan BLK Maritim Indonesia
Kemnaker
Menaker Minta P3MI yang Miliki Izin Bekerja Profesional
Menaker Minta P3MI yang Miliki Izin Bekerja Profesional
Kemnaker
Begini Cara Kemnaker Tingkatkan Kualitas KNK di Perkebunan Kelapa Sawit
Begini Cara Kemnaker Tingkatkan Kualitas KNK di Perkebunan Kelapa Sawit
Kemnaker