Kemnaker: Budaya 5S Bisa Tingkatkan Produktivitas Pekerja

Alek Kurniawan
Kompas.com - Sabtu, 19 Oktober 2019
Kemnaker: Budaya 5S Bisa Tingkatkan Produktivitas PekerjaDok. Humas KemnakerSambutan Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri pada Kick Off 5S di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan, di kantor Kemnaker, Jumat (18/10/2019)

 

KOMPAS.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M. Hanif Dhakiri mengatakan pentingnya penerapan budaya 5S di lingkungan kerja guna meningkatkan produktivitas.

Adapun 5S merupakan sebuah metode penataan dan pengelolaan tempat kerja secara sistematis dan terorganisir dengan pendekatan proses perubahan sikap.

"Maksud dan tujuan dari penerapan 5S sendiri adalah untuk membentuk sikap atau perilaku yang harus dimiliki oleh setiap orang dan diaplikasikan di mana saja, tidak hanya di lingkungan kerja saja tapi juga di rumah,” kata Hanif melalui rilis tertulis, Sabtu (19/10/2019).

5S, lanjutnya, merupakan gabungan 5 kata dari bahasa Jepang, yaitu Seiri (Sisih), Seiton (Susun), Seiso (Sasap), Seiketsu (Sosoh), dan Shitsuke (Suluh).

"5S berasal dari Jepang dan sudah banyak diterapkan di sebagian besar perindustrian seluruh dunia," jelasnya.

Pengertian 5S

Seiri merupakan langkah awal implementasi 5S, yaitu pemilahan barang yang berguna dan tidak berguna, serta barang berguna disimpan dan barang tidak berguna dibuang.

Selanjutnya, Seiton adalah langkah kedua setelah pemilahan, yaitu penataan barang yang berguna agar mudah dicari, aman, serta diberi indikasi.

Kemudian, Seiso adalah langkah ketiga setelah penataan, yaitu pembersihan barang yang telah ditata dengan rapi agar tidak kotor, termasuk tempat kerja dan lingkungan.

Selanjutnya, Seiketsu adalah langkah penjagaan lingkungan kerja yang sudah rapi dan bersih menjadi suatu standar kerja.

Terakhir, Shitsuke yaitu penyadaran diri akan etika kerja. Etika kerja ini mencakup disiplin terhadap standar, saling menghormati, malu melakukan pelanggaran, dan senang melakukan perbaikan.

Menurut Menaker, penerapan 5S secara efektif dapat memberikan manfaat bagi unit kerja secara visual maupun fungsional.

Metode itu juga berdampak terhadap peningkatan produktivitas, kualitas, efisiensi biaya dan waktu, moral karyawan, dan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja serta dampak lingkungan lainnya.

“Aktivitas 5S yang membudaya akan memberikan dampak positif terhadap sikap kerja karyawan dan meningkatkan citra Kementerian Ketenagakerjaan,” ujar Menaker.

Rangkaian penerapan

Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kemnaker, Bambang Satrio Lelono menambahkan "Kick Off 5S" merupakan rangkaian dari kegiatan Penerapan dan Penilaian 5S di lingkungan Kemnaker.

Kegiatan ini berlangsung dari September hingga November 2019. Kegiatan ini meliputi tahap sosialisasi, tahap penerapan, tahap penilaian, dan tahap pagelaran.

“Melalui berbagai rangkaian kegiatan Pelaksanaan Penilaian dan Penerapan 5S, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kepedulian pegawai,” kata Bambang.

Kick Off ini sendiri merupakan bagian dari komitmen bersama unit kerja Kemnaker dalam menerapkan 5S di lingkungan Kemnaker.

“Untuk itu, mulai saat ini, kami mengajak kepada seluruh karyawan di lingkungan Kemnaker agar selalu menjaga kebersihan dan kelestarian tempat kerjanya,” pungkasnya.

PenulisAlek Kurniawan
EditorAlek Kurniawan
Terkini Lainnya
Tekan Penyebaran Virus Corona, Kemenaker Libatkan Para Korban PHK
Tekan Penyebaran Virus Corona, Kemenaker Libatkan Para Korban PHK
Kemnaker
Menaker Imbau Perusahaan dan Industri Lakukan Langkah Preventif Penyebaran Covid-19
Menaker Imbau Perusahaan dan Industri Lakukan Langkah Preventif Penyebaran Covid-19
Kemnaker
Menaker Minta BLK Gelar Pelatihan dan Produksi Alat Pencegahan Penyebaran Covid-19
Menaker Minta BLK Gelar Pelatihan dan Produksi Alat Pencegahan Penyebaran Covid-19
Kemnaker
Kepada Pelaku Industri Pariwisata, Menaker Jelaskan Kebijakan Realokasi Anggaran Terkait Covid-19
Kepada Pelaku Industri Pariwisata, Menaker Jelaskan Kebijakan Realokasi Anggaran Terkait Covid-19
Kemnaker
Sektor Pariwisata Terdampak Covid-19, Menaker Ajak Serikat Pekerja dan Buruh Cari Solusi Bersama
Sektor Pariwisata Terdampak Covid-19, Menaker Ajak Serikat Pekerja dan Buruh Cari Solusi Bersama
Kemnaker
Imbas Virus Corona, Penempatan Pekerja Migran Indonesia ke Luar Negeri Dihentikan Sementara
Imbas Virus Corona, Penempatan Pekerja Migran Indonesia ke Luar Negeri Dihentikan Sementara
Kemnaker
Menaker: Pimpinan Perusahaan Segera Buat Rencana Kesiapsiagaan Hadapi Covid-19
Menaker: Pimpinan Perusahaan Segera Buat Rencana Kesiapsiagaan Hadapi Covid-19
Kemnaker
Menaker Pastikan Pekerja yang Jadi Suspek dan ODP Covid-19 Mendapat Upah
Menaker Pastikan Pekerja yang Jadi Suspek dan ODP Covid-19 Mendapat Upah
Kemnaker
Tegakkan UU Ketenagakerjaan, Kemenaker Jalankan Hukum Represif Yustisia
Tegakkan UU Ketenagakerjaan, Kemenaker Jalankan Hukum Represif Yustisia
Kemnaker
Kemenaker Jelaskan Keuntungan Industri jika Lakukan Pelatihan Vokasi
Kemenaker Jelaskan Keuntungan Industri jika Lakukan Pelatihan Vokasi
Kemnaker
Jawab Tantangan Tenaga Kerja, Kemnaker Inisiasi Pusat Pengembangan Keterampilan
Jawab Tantangan Tenaga Kerja, Kemnaker Inisiasi Pusat Pengembangan Keterampilan
Kemnaker
Kemnaker: Budaya 5S Bisa Tingkatkan Produktivitas Pekerja
Kemnaker: Budaya 5S Bisa Tingkatkan Produktivitas Pekerja
Kemnaker
ILUNI UI Ajak Kemnaker Kerja Sama untuk Tingkatkan SDM Indonesia
ILUNI UI Ajak Kemnaker Kerja Sama untuk Tingkatkan SDM Indonesia
Kemnaker
Kemnaker Gandeng Jepang Tingkatkan Kualitas Instruktur Kejuruan Otomotif
Kemnaker Gandeng Jepang Tingkatkan Kualitas Instruktur Kejuruan Otomotif
Kemnaker
Menaker: Sisnaker Hadir untuk Menjawab Kebutuhan di Era Digital
Menaker: Sisnaker Hadir untuk Menjawab Kebutuhan di Era Digital
Kemnaker