Dukung Percepatan GNP2DS, 6 Kementerian dan Lembaga Teken MoU

Mikhael Gewati
Kompas.com - Kamis, 12 September 2019
Dukung Percepatan GNP2DS, 6 Kementerian dan Lembaga Teken MoUDok. Humas KemnakerKetua Tim Kelompok Kerja LPN Boomer Pasaribu menyebutkan pada 2019 LPN memiliki target untuk menyusun Blue Print, Master Plan, Road Map, dan Pedoman Nasional Pelaksanaan Gerakan Nasional Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing (GNP2DS).


KOMPAS.com
- Untuk mendukung Gerakan Nasional Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing (GNP2DS) dengan Lembaga Produktivitas Nasional ( LPN) 6 Kementerian (K) dan Lembaga (L) menandatangani nota kesepahaman atau MoU modeling GNP2DS. 

Adapun 6 K dan L yang menandatangani adalah Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Kemnko[ UKM), Asosiasi Manajemen Mutu dan Produktivitas Indonesia (AMMPI),  Universitas Trilogi dan Universitas Krisna Dwipayana.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berharap dengan adanya nota kesepahaman tersebut bisa dijadikan starting point di dalam modeling GNP2DS yang diterapkan di instansi pemerintah, dunia usaha industri, lembaga pendidikan dan organisasi kemasyarakatan secara masif dan berkesinambungan.

“Diperlukan dukungan seluruh komponen bangsa agar peningkatan produktivitas dan daya saing berjalan lebih cepat,“ kata Direktur Jenderal (Dirjen) Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemnaker, Bambang Satrio Lelono, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga: Ingin Indonesia Jadi Negara Maju, LPN Bertekad Jadikan GNP2DS Budaya Pekerja

Bambang sendiri mengatakan itu saat membuka kegiatan pengembangan dan penguatan jejaring dan sekaligus menandatangani nota kesepahaman modeling GNP2DS di Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Perlu diketahui, GNP2DS adalah upaya yang dilakukan oleh seluruh komponen bangsa secara terencana, terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan dalam rangka meningkatkan produktivitas nasional, kesejahteraan, dan daya saing bangsa.

Adapun, strategi GNP2DS mencakup, pengembangan sistem manajemen birokrasi, pengembangan dan inovasi teknologi, peningkatan kualitas SDM, dan pengembangan budaya produktif.

Empat tujuan

Dirjen Bambang menambahkan tujuan kegiatan pengembangan dan penguatan jejaring LPN dari tanggal 11 hingga 13 September 2019 ada empat.

Pertama, untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, serta kesadaran, akan arti pentingnya produktivitas dan daya saing, serta membangun komitmen untuk melaksanakan GNP2DS.

Kedua, mendorong terciptanya langkah-langkah strategis dalam pengembangan dan penguatan jejaring lembaga produktivitas yang telah dibentuk. Ketiga, meningkatkan pemahaman model praktik terbaik atau best practice pada strategi modeling GNP2DS.

“Keempat, mengembangkan dan memperluas jejaring antar Institusi pemerintah, dunia usaha, dunia pendidikan dan masyarakat guna mensinergikan program dan kegiatan, “ kata Bambang.

Baca juga: Tingkatan Kompetensi Tenaga Kerja, Kemnaker Genjot Pendidikan Vokasi

Dirjen Bambang yang juga Sekretaris LPN mengungkapkan strategi GNP2DS mencakup, pengembangan sistem manajemen birokrasi, pengembangan dan inovasi teknologi, peningkatan kualitas SDM, dan pengembangan budaya produktif.

Ketua Tim Kelompok Kerja (Pokja) LPN, Bomer Pasaribu, mengatakan hingga kini LPN terus pro aktif bergerak menyinergikan kinerja pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing nasional.

“Sinergi peningkatan produktivitas ini juga menyasar dunia usaha, lembaga pendidikan, dan elemen masyarakat,“ kata Bomer.

Target LPN

Bomer Pasaribu mengungkapkan pada 2019, LPN memiliki target untuk menyusun Blue Print, Master Plan, Road Map, dan Pedoman Nasional Pelaksanaan GNP2DS.

Selain itu, LPN juga akan menyusun draft konsep Panduan Pelaksanaan Teknis GNP2DS pengembangan jejaring kelembagaan produktivitas.

Hal senada dikatakan oleh Wakil Ketua LPN, Iskandar Simorangkir. Menurut dia, LPN mendorong pemerintah untuk mempercepat peningkatkan produktivitas dan daya saing melalui GNP2DS di seluruh Indonesia.

"Itu kunci untuk bisa menjadi negara maju dan bisa keluar dari jebakan kelas menengah. Kami harus jadikan program LPN menjadi budaya bagi pekerja untuk meningkatkan produktiitas dan daya saing," ujar dia.

Baca juga: LPN: Semua Komponen Bangsa Harus Berkomitmen Tingkatkan Produktivitas

Iskandar menambahkan mengingat luasnya cakupan dan banyaknya pemangku kepentingan yang terlibat dalam pelaksanaan GNP2DS, maka 5K kata kunci sangat menentukan tingkat keberhasilan GNP2DS pada setiap tingkatan.

Adapun 5K yang dimaksud pertama, komitmen pimpinan, terutama pengambil keputusan. Kedua, konsistensi kebijakan. Ketiga, kesinambungan program. Keempat, keterlibatan semua pelaku, dan kelima, keteladanan pimpinan pada setiap tingkatan.

"Dengan bertumpu pada kata kunci (K5) tersebut, diharapkan GNP2DS digulirkan dan digelorakan semakin lama semakin cepat dan meluas," ujar Deputi Bidang Koordinasi Ekonohmi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian itu.

PenulisMikhael Gewati
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Atasi Dampak Covid-19, Menaker Minta Perusahaan Korsel Utamakan Dialog dengan Karyawan
Atasi Dampak Covid-19, Menaker Minta Perusahaan Korsel Utamakan Dialog dengan Karyawan
Kemnaker
Kepada Menaker Negara G20, Menteri Ida Beberkan Upaya Hadapi Covid-19 bagi Ketenagakerjaan
Kepada Menaker Negara G20, Menteri Ida Beberkan Upaya Hadapi Covid-19 bagi Ketenagakerjaan
Kemnaker
BLK Lombok Timur Bagikan Sembako dan Alat Kesehatan kepada Warga Terdampak Covid-19
BLK Lombok Timur Bagikan Sembako dan Alat Kesehatan kepada Warga Terdampak Covid-19
Kemnaker
13 Tahun Hilang Kontak di Yordania, Pekerja Migran Ini Akhirnya Pulang ke Indonesia
13 Tahun Hilang Kontak di Yordania, Pekerja Migran Ini Akhirnya Pulang ke Indonesia
Kemnaker
Lewat Program Padat Karya, Kemnaker Berdayakan Pekerja Korban PHK akibat Pandemi Covid-19
Lewat Program Padat Karya, Kemnaker Berdayakan Pekerja Korban PHK akibat Pandemi Covid-19
Kemnaker
Atasi Dampak Covid-19, BLK Surakarta Kirim Bantuan APD ke Sragen
Atasi Dampak Covid-19, BLK Surakarta Kirim Bantuan APD ke Sragen
Kemnaker
Pandemi Covid-19, Kemnaker Pulangkan 433 Calon Pekerja Migran ke Kampung Halaman
Pandemi Covid-19, Kemnaker Pulangkan 433 Calon Pekerja Migran ke Kampung Halaman
Kemnaker
Gagal Berangkat Imbas Covid-19, Calon Pekerja Migran akan Dipulangkan Pekan Ini
Gagal Berangkat Imbas Covid-19, Calon Pekerja Migran akan Dipulangkan Pekan Ini
Kemnaker
Di Makassar, Kemnaker Gelar Pelatihan Daring K3 Corona
Di Makassar, Kemnaker Gelar Pelatihan Daring K3 Corona
Kemnaker
Bantu Tenaga Medis Hadapi Covid-19, BBPLK Medan Produksi Face Shield
Bantu Tenaga Medis Hadapi Covid-19, BBPLK Medan Produksi Face Shield
Kemnaker
Balai Latihan Kerja Surakarta Targetkan Produksi 1.600 Hazmat
Balai Latihan Kerja Surakarta Targetkan Produksi 1.600 Hazmat
Kemnaker
Wastafel Portabel Produksi BLK Lembang Mulai Didistribusikan
Wastafel Portabel Produksi BLK Lembang Mulai Didistribusikan
Kemnaker
1,2 Juta Pekerja Dirumahkan dan PHK, Menaker Minta Pengusaha Cari Solusi Lain
1,2 Juta Pekerja Dirumahkan dan PHK, Menaker Minta Pengusaha Cari Solusi Lain
Kemnaker
Hadapi Covid-19, Kemnaker Modifikasi Program Padat Karya
Hadapi Covid-19, Kemnaker Modifikasi Program Padat Karya
Kemnaker
Alat Pencegahan Covid-19 Produksi BLK Mulai Dibagikan ke Seluruh Indonesia
Alat Pencegahan Covid-19 Produksi BLK Mulai Dibagikan ke Seluruh Indonesia
Kemnaker