Kementan Dukung Pembangunan RJIT Sepanjang 155 Meter di Pariaman Timur

Dwi Nur Hayati
Kompas.com - Senin, 28 November 2022
Kegiatan RJIT yang dilaksanakan oleh Kelompok Tani (Poktan) Nan Tongga fokus pada pembangunan jaringan irigasi tersier sepanjang 155 meter (m).DOK. Humas Kementan Kegiatan RJIT yang dilaksanakan oleh Kelompok Tani (Poktan) Nan Tongga fokus pada pembangunan jaringan irigasi tersier sepanjang 155 meter (m).

KOMPAS.com - Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung penuh kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi tersier (RJIT) di Desa Kampung Gadang, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kelompok Tani (Poktan) Nan Tongga tersebut fokus pada pembangunan jaringan irigasi tersier sepanjang 155 meter (m). Saluran irigasi ini diklaim dapat mengairi lahan pertanian di Kota Pariaman seluas 50 hektar (ha).

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan bahwa lahan persawahan membutuhkan air.

"Ketercukupan air sangat dibutuhkan untuk pertanian. Dan air juga turut menentukan kualitas tanaman. Untuk itu, kami mendukung lahan pertanian dengan ketersediaan air, salah satunya lewat RJIT," tuturnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (28/11/2022).

Baca juga: Kementan Dukung Pertanian di Bolmong Selatan lewat RJIT

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil berharap, bantuan RJIT tersebut dapat meningkatkan pendapatan petani.

"Dengan RJIT, luas lahan pertanian yang teraliri air akan semakin bertambah. Selain itu, RJIT bisa mendukung peningkatan indeks pertanaman (IP). Hal ini kami harapkan bisa meningkatkan pendapatan petani," katanya.

Menurut Ali, RJIT adalah bagian dari water management. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperbaiki saluran irigasi yang rusak, khususnya saluran tersier.

 

PenulisDwi Nur Hayati
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Kondisi Food Estate di Kalteng, Periset BRIN: Mengubah Lahan Rawa Jadi Produktif Tidak Mudah
Kondisi Food Estate di Kalteng, Periset BRIN: Mengubah Lahan Rawa Jadi Produktif Tidak Mudah
Kementan
Sinergi Dirjenbun Kementan dan Bupati Kediri Perkuat Pengembangan Perkebunan di Kediri
Sinergi Dirjenbun Kementan dan Bupati Kediri Perkuat Pengembangan Perkebunan di Kediri
Kementan
Petani di Kalteng Berhasil Panen Perdana, Food Estate Disebut Mulai Hasilkan Manfaat
Petani di Kalteng Berhasil Panen Perdana, Food Estate Disebut Mulai Hasilkan Manfaat
Kementan
Januari 2023, Nilai Tukar Petani Naik Jadi 109,84
Januari 2023, Nilai Tukar Petani Naik Jadi 109,84
Kementan
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kementan Fokus Awasi Praktik Alih Fungsi Lahan
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kementan Fokus Awasi Praktik Alih Fungsi Lahan
Kementan
Pastikan Ketersediaan Beras Aman, Mentan SYL: Januari-Maret Ada Overstock 3 Juta Ton
Pastikan Ketersediaan Beras Aman, Mentan SYL: Januari-Maret Ada Overstock 3 Juta Ton
Kementan
Dinas TPHP Kalteng Sebut Food Estate Bantu Tumbuhkan Indeks Pertanian dan Ekonomi Petani
Dinas TPHP Kalteng Sebut Food Estate Bantu Tumbuhkan Indeks Pertanian dan Ekonomi Petani
Kementan
Kementan Sebut Perppu Cipta Kerja Permudah Izin Usaha Sektor Pertanian
Kementan Sebut Perppu Cipta Kerja Permudah Izin Usaha Sektor Pertanian
Kementan
Hadapi Krisis Pangan Global, Mentan SYL Minta Penggunaan Alsintan Diperluas
Hadapi Krisis Pangan Global, Mentan SYL Minta Penggunaan Alsintan Diperluas
Kementan
Kemenko Perekonomian Sebut Pertanian Jadi Resiliensi dan Sektor Strategis Saat Krisis Dunia
Kemenko Perekonomian Sebut Pertanian Jadi Resiliensi dan Sektor Strategis Saat Krisis Dunia
Kementan
Hadapi Krisis Pangan Global, Mentan SYL Komitmen Tingkatkan Produksi Pangan
Hadapi Krisis Pangan Global, Mentan SYL Komitmen Tingkatkan Produksi Pangan
Kementan
Dalam Rakernas Pertanian 2023, Wapres Ma’ruf Amin Berikan 3 Langkah Strategis Penguatan Pangan
Dalam Rakernas Pertanian 2023, Wapres Ma’ruf Amin Berikan 3 Langkah Strategis Penguatan Pangan
Kementan
Ketersediaan Pangan di Indonesia Terjaga, Mentan SYL Dapat Apresiasi dari Wapres
Ketersediaan Pangan di Indonesia Terjaga, Mentan SYL Dapat Apresiasi dari Wapres
Kementan
Gubernur Sabran Sebut Food Estate di Kalteng Bantu Perkuat Pangan Indonesia
Gubernur Sabran Sebut Food Estate di Kalteng Bantu Perkuat Pangan Indonesia
Kementan
Pemprov Kalteng: Food Estate Bukan Program Kaleng-kaleng, Dampaknya Besar Bagi Kesejahteraan Petani
Pemprov Kalteng: Food Estate Bukan Program Kaleng-kaleng, Dampaknya Besar Bagi Kesejahteraan Petani
Kementan