Agar Bansos Tepat Sasaran, Kemensos Ciptakan 2 Fitur Baru di Aplikasi “Cek Bansos”

Dwi Nur Hayati
Kompas.com - Kamis, 5 Mei 2022
Aplikasi Cek BansosDOK. Humas Kemensos Aplikasi Cek Bansos

KOMPAS.com - Aplikasi Cek Bansos hadir sebagai upaya meningkatkan ketepatan dalam penyaluran bantuan sosial ( bansos).

Untuk memperbaiki data penerima bansos, Kementerian Sosial ( Kemensos) melalui aplikasi berbasis digital ini membuka partisipasi masyarakat melalui fitur "Usul" dan "Sanggah".

Pemanfaatan fitur "Usul" dan "Sanggah" dinilai cukup praktis. Masyarakat dapat mengakses kedua fitur ini dengan memasukkan identity card (ID) pengguna yang telah diverifikasi dan diaktivasi oleh admin Kemensos.

Setelah berhasil masuk ke fitur, pemilik ID dapat memberikan tanggapan kelayakan pada penerima manfaat. Khususnya para penerima yang dinilai tidak layak mendapatkan bansos. Adapun caranya dengan memilih icon, mengisi alasan, pernyataan, lalu mengirim tanggapan.

"Pemilik ID juga bisa mendaftarkan dirinya, keluarga, masyarakat lain, dan fakir miskin yang berada dalam satu desa atau kelurahan secara langsung pada tombol tambah usulan," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial, Agus Zainal Arifin belum lama ini.

Baca juga: Salurkan Bansos Jelang Idul Fitri, Anies: Kami Berkomitmen Wujudkan Keadilan Sosial bagi Setiap Warga

Fitur "Usul" dan "Sanggah" tersebut, lanjut dia, dirasa penting guna memfasilitasi masyarakat luas turut berpartisipasi dalam penyaluran bansos agar tepat sasaran.

"Oleh karena itu, peran serta masyarakat sangat diharapkan,” kata Agus dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (5/5/2022).

Ia menjelaskan, setelah masyarakat memberikan respons baik terkait kelayakan atau usulan baru, proses selanjutnya akan masuk ke dashboard aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) user supervisor di Dinas Sosial (Dinsos) kabupaten atau kota.

Pada menu tersebut, supervisor kabupaten atau kota harus melakukan verifikasi terhadap data dalam tabel yang muncul.

Baca juga: Polda dan Dinsos Kalsel Beda Data soal Jumlah Korban Alfamart Ambruk, Ini Penjelasannya

Langkah selanjutnya, Dinsos akan melakukan verifikasi data dengan mengecek kesesuaian informasi yang disampaikan sesuai kondisi faktual di lapangan.

Data hasil verifikasi yang disetujui akan dikirimkan ke dalam usulan baru di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) melalui aplikasi sistem SIKS-NG online. Pengiriman ini juga disertai surat pengesahan dari kepala daerah untuk diproses dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Sosial (Mensos).

Pada kesempatan terpisah, salah satu pengguna aplikasi Cek Bansos, Maesaroh (40) mengungkapkan alasannya memanfaatkan fitur terbaru tersebut.

“Saya menggunakan aplikasi Cek Bansos untuk mendaftarkan ibu saya. Ini karena ibu saya sudah lanjut usia (lansia), tidak punya penghasilan dan tak punya pekerjaan. Saya ingin ibu saya dapat bansos,” kata wanita asal Bogor itu.

Baca juga: Simak Cara Cek Bansos PKH 2022 lewat cekbansos.kemensos.go.id

Sebagai salah satu inovasi Kemensos, aplikasi Cek Bansos mengikuti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) lewat Sistem Informasi Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik).

Saat ini penilaian masih berlangsung di bawah kewenangan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN-RB) Republik Indonesia (RI).

Aplikasi Cek Bansos dapat diunduh lewat Play Store di smartphone berbasis Android. Pastikan melihat pengembang aplikasi ini dari Kemensos RI guna menghindari aplikasi tiruan.

 

PenulisDwi Nur Hayati
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Mensos Risma Dorong 1.500 Ibu-ibu Ubah Nasib lewat Berwirausaha
Mensos Risma Dorong 1.500 Ibu-ibu Ubah Nasib lewat Berwirausaha
Kemensos
Lewat Pembentukan KSB di Aceh Besar, Kemensos Berharap Masyarakat Cepat Tanggap Atasi Bencana
Lewat Pembentukan KSB di Aceh Besar, Kemensos Berharap Masyarakat Cepat Tanggap Atasi Bencana
Kemensos
Bantu Anak Penjual Gulali di Makassar, Kemensos Lakukan Asesmen Komprehensif
Bantu Anak Penjual Gulali di Makassar, Kemensos Lakukan Asesmen Komprehensif
Kemensos
Lewat Donasi Darah, ASN Diharapkan Berkontribusi terhadap Permasalahan Sosial
Lewat Donasi Darah, ASN Diharapkan Berkontribusi terhadap Permasalahan Sosial
Kemensos
Perkuat Kualitas SDM, Kemensos Gelar
Perkuat Kualitas SDM, Kemensos Gelar "Pekan Literasi Anak" di Toba
Kemensos
Gelar Posyandu Lansia di Pasar Rebo, Kemensos Ingin Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia
Gelar Posyandu Lansia di Pasar Rebo, Kemensos Ingin Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia
Kemensos
Sejahterakan Nelayan Papua, Kemensos Latih 12 Pemuda Bangun Kapal Fiberglass
Sejahterakan Nelayan Papua, Kemensos Latih 12 Pemuda Bangun Kapal Fiberglass
Kemensos
Kemensos Raih Penghargaan Pelayanan Publik Predikat Kepatuhan Tinggi dari Ombudsman RI
Kemensos Raih Penghargaan Pelayanan Publik Predikat Kepatuhan Tinggi dari Ombudsman RI
Kemensos
Sambut Hari Lansia Nasional. Mensos Risma Sedih Ada Anak Membuang Orangtuanya
Sambut Hari Lansia Nasional. Mensos Risma Sedih Ada Anak Membuang Orangtuanya
Kemensos
HLUN 2022, Kemensos Bagikan Alat Bantu Gerak bagi Lansia di Tasikmalaya
HLUN 2022, Kemensos Bagikan Alat Bantu Gerak bagi Lansia di Tasikmalaya
Kemensos
Warga Tasikmalaya Bersiap Peringati HLUN 2022, 559 Lansia Akan Terima Layanan di 3 Pos
Warga Tasikmalaya Bersiap Peringati HLUN 2022, 559 Lansia Akan Terima Layanan di 3 Pos
Kemensos
Salurkan Bansos di Denpasar, Jokowi: Boleh untuk Beli Minyak
Salurkan Bansos di Denpasar, Jokowi: Boleh untuk Beli Minyak
Kemensos
Ke Kendal, Mensos Risma Serahkan Donasi Rp 67,7 Juta kepada Penderita Tumor Otak
Ke Kendal, Mensos Risma Serahkan Donasi Rp 67,7 Juta kepada Penderita Tumor Otak
Kemensos
Wapres Serahkan Bantuan Sosial bagi Masyarakat di Kota Kendari
Wapres Serahkan Bantuan Sosial bagi Masyarakat di Kota Kendari
Kemensos
Kemensos Salurkan BLT Minyak Goreng untuk 64.354 KPM di Kepri
Kemensos Salurkan BLT Minyak Goreng untuk 64.354 KPM di Kepri
Kemensos