Program Sertifikasi dan Tunjangan Profesi Guru Tetap Ada

Kompas.com - Rabu, 16 Agustus 2017
Program Sertifikasi dan Tunjangan Profesi Guru Tetap Ada KOMPAS.com/Nabilla TashandraMenteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/12/2016)

KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, program sertifikasi profesi guru dan tunjangan profesi guru (TPG) tak akan dihapus. Apalagi, program tersebut berdampak positif pada peningkatan kinerja guru.

“Untuk kegiatan guru yang sudah berjalan masih dapat terus dijalankan,” ujar Mendikbud Muhadjir seperti rilis yang diterima Kompas.com pada Kamis (16/8/2017).

Muhadjir membantah isu bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menghapus program sertifikasi guru dan kegiatan pelatihan guru.

Tunjangan profesi guru, imbuhnya, merupakan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, serta Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.

Kedua peraturan tersebut mengamanatkan tunjangan profesi guru diberikan kepada guru yang telah memenuhi persyaratan dan telah tersertifikasi.

“Sudah jelas diamanatkan dalam undang-undang dan peraturan pemerintah tersebut. Amanat ini harus dilaksanakan,” katanya.

Sementara, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Sumarna Surapranata mengatakan, pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk tunjangan profesi guru. Tunjangan diberikan pada guru PNS maupun non-PNS.

Pada 2016, pemerintah menganggarkan tunjangan profesi guru, baik guru PNS maupun bukan PNS. Alokasi anggaran tunjangan profesi guru tahun lalu sebesar Rp 71 triliun untuk guru PNS daerah. Selain itu, anggaran untuk guru bukan PNS yang memiliki sertifikat pendidik dan memenuhi persyaratan administrasi dialokasikan sebesar Rp 8 triliun, antara lain telah mengajar 24 jam.

“Pemilik sertifikat pendidik yang memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan perundang-undangan berhak memperoleh tunjangan profesi setara dengan gaji pokok” ujarnya.

EditorKurniasih Budi
Komentar
Terkini Lainnya
Diklat Pusat Keunggulan Targetkan Latih Guru dan Teknisi dari 184 SMK
Diklat Pusat Keunggulan Targetkan Latih Guru dan Teknisi dari 184 SMK
ditjen GTK kemdikbud
Lakukan Reformasi Birokrasi, PPPPTK Pertanian Menuju Bebas Korupsi
Lakukan Reformasi Birokrasi, PPPPTK Pertanian Menuju Bebas Korupsi
ditjen GTK kemdikbud
Tingkatkan Akses Pendidikan MDVI/DB, Perkins Latih 150 Guru SLB
Tingkatkan Akses Pendidikan MDVI/DB, Perkins Latih 150 Guru SLB
ditjen GTK kemdikbud
Australia Bantu Indonesia Terapkan Pendidikan Inklusi TK Berkualitas
Australia Bantu Indonesia Terapkan Pendidikan Inklusi TK Berkualitas
ditjen GTK kemdikbud
Program Kemitraan GTK Jadi
Program Kemitraan GTK Jadi "Kunci" Pemerataan Mutu Pendidikan
ditjen GTK kemdikbud
Menuju Indonesia Emas 2045, Kemendikbud Latih Guru Daerah Terpencil
Menuju Indonesia Emas 2045, Kemendikbud Latih Guru Daerah Terpencil
ditjen GTK kemdikbud
Ini Pentingnya Guru Mengapresiasi Karya Murid
Ini Pentingnya Guru Mengapresiasi Karya Murid
ditjen GTK kemdikbud
 4 Tantangan bagi Guru Masa Kini
4 Tantangan bagi Guru Masa Kini
ditjen GTK kemdikbud
Era Digital, Peran Guru Tidak Tergantikan oleh Robot
Era Digital, Peran Guru Tidak Tergantikan oleh Robot
ditjen GTK kemdikbud
Mendikbud Ungkap 3 Ciri Guru Profesional
Mendikbud Ungkap 3 Ciri Guru Profesional
ditjen GTK kemdikbud
Ribuan Guru SD Berebut Ikut Diklat Pelatihan APMS
Ribuan Guru SD Berebut Ikut Diklat Pelatihan APMS
ditjen GTK kemdikbud
Luncurkan Buku, Kemendikbud Sajikan Solusi Dasar Permasalahan Guru
Luncurkan Buku, Kemendikbud Sajikan Solusi Dasar Permasalahan Guru
ditjen GTK kemdikbud
Guru Honorer Jadi Garda Depan Kualitas Pendidikan di Daerah Terluar
Guru Honorer Jadi Garda Depan Kualitas Pendidikan di Daerah Terluar
ditjen GTK kemdikbud
Tenaga Kependidikan Indonesia Magang ke Melbourne
Tenaga Kependidikan Indonesia Magang ke Melbourne
ditjen GTK kemdikbud
Tingkatkan Kualitas Pendidikan Dasar, Kemendikbud Luncurkan
Tingkatkan Kualitas Pendidikan Dasar, Kemendikbud Luncurkan "PINTAR"
ditjen GTK kemdikbud