KOMPAS.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mendukung perusahaan/perorangan yang menunjukkan kinerja unggul untuk menjadikan sektor minyak dan gas bumi (migas) aman dan berkelanjutan.
Dalam hal ini, Kementerian ESDM mengapresiasi perusahaan/perorangan yang menjaga keselamatan dan kesehatan kerja, menerapkan kaidah keteknikan yang baik, serta melakukan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.
Sebagai bentuk apresiasi, Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Migas memberikan Penghargaan Keselamatan Migas 2025 kepada perusahaan yang menerapkan pilar-pilar tersebut.
Direktur Jenderal (Dirjen) Migas Laode Sulaeman mengucapkan selamat kepada para penerima Penghargaan Bidang Keselamatan Migas Tahun 2025, yakni Patra Nirbhaya Karya, Patra Karya Raksa, dan Patra Prakarsa.
“Selamat dan terima kasih atas komitmen, disiplin, dan kepemimpinan bapak/ibu sekalian,” ungkapnya dalam siaran pers, Senin (17/1/2025).
Baca juga: DPR Kritik Kinerja Dirjen Gakkum ESDM, Ini Reaksi Bahlil
Hal tersebut dikatakan Laode dalam acara penganugerahan Penghargaan Keselamatan Migas 2025 Forum Komunikasi Keselamatan Migas 2025, Kamis (13/11/2025).
“Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus menjadi teladan dan inspirasi, serta memperkuat budaya keselamatan di seluruh sektor migas Indonesia,” ujarnya.
Lebih lanjut, Laode mengingatkan kepada masyarakat industri migas, baik badan usaha atau bentuk usaha tetap (BU/BUT) maupun perorangan penerima penghargaan agar terus konsisten mengedepankan keselamatan migas.
Pasalnya, keselamatan migas merupakan fondasi utama dalam mewujudkan energi yang berkelanjutan dan mandiri.
“Keselamatan migas bukan sekadar aspek teknis, melainkan bagian integral dari pencapaian Asta Cita, memperkuat ketahanan energi nasional, membangun industri yang maju dan berdaya saing, serta memastikan pembangunan selalu berorientasi pada kemanusiaan dan kesejahteraan rakyat,” tegas Laode.
Baca juga: Kronologi Dirjen Gakkum ESDM Disemprot soal Tambang Ilegal, Bahlil: Saya Enggak Main-main
Oleh karena itu, dia berharap, seluruh kepala teknik dan pelaku usaha migas berkomitmen mengedepankan keselamatan dalam setiap kegiatan operasional. Hal ini ditandai dengan penandatanganan bersama komitmen keselamatan migas.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Noor Arifin Muhammad mengatakan bahwa penghargaan tahun ini diberikan dalam tiga kategori.
Pertama, Patra Nirbhaya Karya, untuk perusahaan yang tidak mengalami kehilangan jam kerja akibat kecelakaan.
Kedua, Patra Karya Raksa, untuk perusahaan dengan pembinaan keselamatan migas terbaik.
Ketiga, Patra Prakarsa, untuk perusahaan penunjang, perorangan, atau kelompok yang berprestasi dalam menemukan, mengembangkan, atau menerapkan teknologi, metode, sistem, atau aplikasi yang mendukung peningkatan keselamatan migas.
Noor menambahkan, peserta Penghargaan Keselamatan Migas 2025 terdiri atas 40 perusahaan hulu migas, 57 perusahaan hilir migas, serta 10 peserta perorangan atau kelompok untuk kategori Patra Prakarsa.
Baca juga: Kemen ESDM Alihkan Pengawasan LPG 3 Kg ke Dirjen Migas Tahun Depan
Adapun para penerima Penghargaan Keselamatan Migas 2025, antara lain:
Patra Karya Raksa Tama
Patra Karya Raksa Madya
Patra Prakarsa
Patra Nirbhaya Karya Utama Adinugraha IV
Patra Nirbhaya Karya Utama Adinugraha III
Patra Nirbhaya Karya Utama Adinugraha II
Patra Nirbhaya Karya Adinugraha I
Patra Nirbhaya Karya Madya
Patra Nirbhaya Karya Pratama