Pemerintah Lindungi Petani dan Konsumen dari Mafia Pangan

Josephus Primus
Kompas.com - Senin, 31 Juli 2017
Pemerintah Lindungi Petani dan Konsumen dari Mafia Pangan Kontributor Poso, MansurFoto suasana Menteri Pertanian Gelar Panen Raya Padi di Desa Masamba ,Poso Peisisr pada Selasa (13/12/2016)


KOMPAS.com - Kementerian Pertanian mengklaim berpihak pada petani dan konsumen beras. Keberpihakan pemerintah melalui berbagai aturan akan melindungi petani dan konsumen dari aksi mafia maupun kartel pangan.

Saat penggeledahan gudang beras milik PT Indo Beras Utama (IBU) pada Kamis (20/7/2017) petang lalu, ditemukan beras oplosan. Diduga, PT IBU mengemas beras kualitas standar dengan kemasan berlabel beras premium. Beras itu dipasarkan dengan harga premium.

Baca: Geledah Gudang Beras di Bekasi, Polisi Sita 1.100 Ton Beras Oplosan

Kepala Balai Besar Mekanisasi Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) Andi Nur Alam Syah mengatakan dalam kasus pengoplosan beras yang diduga dilakukan PT IBU terdapat disparitas harga.

Pemerintah menekan disparitas harga melalui Peraturan Presiden (Perpres) untuk penetapan dan penyimpanan bahan pokok dan penting. Selain itu, Peraturan Menteri Perdagangan (Permedag) juga mengatur harga acuan bawah untuk melindungi petani dan harga acuan atas untuk melindungi konsumen.

"Pemerintah menjaga dua rantai ini dari pihak ketiga, yaitu para makelar," katanya sebagaimana rilis yang diterima Kompas.com pada Senin (31/7/2017).

Nur Alam Syah mengatakan jika kasus pengoplosan beras dibiarkan, maka perusahaan sejenis akan terus melakukan bisnis serupa. Para pelaku usaha akan membentuk asosiasi dan mengarah menjadi kartel yang mengontrol harga beras.

Petani dan konsumen merugi

Pengoplosan beras itu, kata dia, merugikan petani dan konsumen beras. Ia mengambil contoh pengalaman seorang petani asal Desa Karang Tengah, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Mashuri.

Sejak pagi hingga sore, Mashuri bekerja di sawah tidak kenal letih, demi padinya berproduksi baik. Aktivitas ini berlangsung hingga 120 hari.

Namun begitu, kegiatan ini tidak sepenuhnya berjalan mulus. Pasalnya, ada hama yang meluluhlantakkan usahanya. Karena itu, jika usaha taninya untung, Mashuri akan mengantongi uang. "Kalau buntung, utang siap ditanggung," ujarnya

Apa yang dialami Mashuri, ia melanjutkan, tak banyak diketahui masyarakat. Konsumen hanya tahu bahwa padi sudah menjadi beras. "Padahal kalau harga turun drastis petani menderita," ujarnya.

Di sisi lain, konsumen menjadi korban tatkala harga beras melambung tinggi. Padahal, tak semua konsumen punya uang untuk membeli beras."Ini yang menjadi pokok bahwa pemerintah harus berada di antara petani dan konsumen," kata Nur Alam Syah.

Saat ini, produsen atau petani dilindungi pemerintah melalui subsidi benih dan pupuk. Tujuannya, petani bisa menurunkan biaya produksinya. Sehingga, harga jual gabah terjangkau. Dengan begitu, konsumen pun mampu membelinya.

Inilah cara pemerintah menstabilkan harga pangan dalam negeri. Petani untung dan masyarakat juga terbantu dengan harga beras yang terjangkau.

"Jika skema ini berjalan baik, stabilitas harga pangan nasional akan tetap terjaga," ujarnya.

 

PenulisJosephus Primus
EditorKurniasih Budi
Komentar
Terkini Lainnya
Ada yang Mencari Tahu Keberhasilan Swasembada Pangan Indonesia
Ada yang Mencari Tahu Keberhasilan Swasembada Pangan Indonesia
Kementan
Bawang Merah Brebes Tembus Pasar Thailand
Bawang Merah Brebes Tembus Pasar Thailand
Kementan
Upah Buruh Tani Meningkat, Kesejahteraan Petani Terdongkrak
Upah Buruh Tani Meningkat, Kesejahteraan Petani Terdongkrak
Kementan
Andi Amran Kobarkan Nasionalisme Lewat Kampanye Makan Buah Lokal
Andi Amran Kobarkan Nasionalisme Lewat Kampanye Makan Buah Lokal
Kementan
Penghargaan untuk Para
Penghargaan untuk Para "Pahlawan Pertanian"
Kementan
Penyelundupan Burung Cendrawasih Digagalkan di Bandara Kualanamu
Penyelundupan Burung Cendrawasih Digagalkan di Bandara Kualanamu
Kementan
Pemerintah Gerak Cepat Hadapi Serangan Wereng Coklat
Pemerintah Gerak Cepat Hadapi Serangan Wereng Coklat
Kementan
Begini Cara Pemerintah Wujudkan Indonesia Menjadi Lumbang Pangan Dunia
Begini Cara Pemerintah Wujudkan Indonesia Menjadi Lumbang Pangan Dunia
Kementan
Modernisasi Pertanian Bakal Tekan Biaya Produksi Pangan
Modernisasi Pertanian Bakal Tekan Biaya Produksi Pangan
Kementan
Ini Empat Parameter Pengelolaan Beras
Ini Empat Parameter Pengelolaan Beras
Kementan
Usai Lebaran, Kementerian Pertanian Raih Penghargaan
Usai Lebaran, Kementerian Pertanian Raih Penghargaan
Kementan
Pemerintah Lindungi Petani dan Konsumen dari Mafia Pangan
Pemerintah Lindungi Petani dan Konsumen dari Mafia Pangan
Kementan
MUI dan NU Bersinergi dengan Pemerintah untuk Sejahterakan Petani
MUI dan NU Bersinergi dengan Pemerintah untuk Sejahterakan Petani
Kementan
Mafia dan Kartel Pangan Ancam Stabilitas Harga
Mafia dan Kartel Pangan Ancam Stabilitas Harga
Kementan
Begini Patgulipat Beras Subsidi Disulap Jadi Beras Premium
Begini Patgulipat Beras Subsidi Disulap Jadi Beras Premium
Kementan