Ini Penjelasan Kementan soal Pemantauan Luas Tanam

Kompas.com - Minggu, 16 Juli 2017
Ini Penjelasan Kementan soal Pemantauan Luas TanamKOMPAS/KHAERUL ANWARSuasana hijau royo tanaman padi dan gemericik suara air saluran irigasi serta angin semilir menerpa tubuh seakan menenteramkan hati dan kesejukan berwisata sepeda di Desa Bile Bante, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Paket wisata ini kian diminati wisatawan, terutama wisatawan asing.

KOMPAS.com - Kementerian Pertanian (Kementan) menjelaskan soal pemantauan luas tanam padi dan jagung melalui rilis yang diterima Kompas.com pada Sabtu (15/7/2017). Menurut Kementan, pemantauan itu dilakukan secara harian dan berjenjang mulai dari desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional.

Secara teknis, data dikumpulkan petugas lapangan dan dikirim melalui layanan pesan singkat (SMS) ke SMS center dengan aplikasi secara dalam jaringan (online). Kementan memerlukan data luas tanam sebagi bahan pengambilan kebijakan dan langkah teknis operasional di lapangan. Tujuannya, untuk meningkatkan produksi.

Ini sekadar contoh terkait dengan pemantauan tersebut. Target luas tanam padi nasional pada Juli 2017 adalah 1.179.065 hektar. Realisasi hingga 14 Juli 2017 adalah 415.801 hektar.

Sebelumnya, warta di Harian Kompas pada Sabtu (15/7/2017) menunjukkan adanya potensi ketidaktepatan penghitungan luas panen dan produksi pangan. Hal ini disampaikan oleh Anggota Ombudsman Republik Indonesia Ahmad Alamsyah Saragih. (Baca: Kekeliruan Data Pangan Dapat Picu Gejolak)

Di dalam warta itu, Alamsyah mengutip hasil uji coba penghitungan luas panen oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dengan metode kerangka sampling area (KSA) dengan sampel Indramayu dan Garut, Jawa Barat pada Maret-Desember 2015. Pada uji coba itu ditemukan perbedaan angka. Salah satunya dengan metode KSA, panen di Indramayu mencapai luas 183.000 hektar, lebih rendah daripada penghitungan berdasarkan statistik pertanian padi (SP-Padi), yakni 201.200 hektar.

Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Produksi BPS Adi Lumaksono menyatakan, pengujian di Kabupaten Indramayu dan Garut pada 2015 tidak dimaksudkan untuk memperkirakan hasil produksi. Uji coba digelar untuk memberbaiki cara menghitung selama ini dengan SP-Padi. Hasil uji coba KSA tidak bisa digunakan untuk menyimpulkan luas panen sebab masih ada kekurangan. "Kementan sepakat dengan apa yang disampaikan Deputi Bidang Statistik Produksi BPS Adi Lumaksono," tulis rilis Kementan ini.

Selanjutnya, dalam upaya untuk meningkatkan keakurasian data pangan tersebut, Kementan bersama institusi terkait saat ini sedang berupaya meningkatkan keakurasiannya.

Upaya tersebut juga telah disampaikan oleh Direktur Jenderal Tanaman pangan Kementerian Pertanian Gatot Irianto, yang menegaskan bahwa penghitungan luas panen sudah menggunakan teknologi penginderaan jauh. Kementan saat ini bekerja sama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) dengan mengolah data dari citra setelit landsat-8. Gatot juga menambahkan bahwa penghitungan luas panen ini juga bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Lalu, dalam keterangan tertulisnya, Kepala Pusat Data dan Informasi Kementan Suwandi mengatakan ada koordinasi kebijakan satu data dengan BPS yang sudah menyusun peta jalan (roadmap) untuk memperbaiki data pangan. Perbaikan dilakukan dalam koordinasi BPS dengan Kementan, BPPT, Lapan, Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan sebagainya," kata Suwandi sembari menambahkan bahwa berbagai metode perbaikan data pangan sudah harus diselesaikan pada 2018.


EditorJosephus Primus
Komentar
Terkini Lainnya
Ada yang Mencari Tahu Keberhasilan Swasembada Pangan Indonesia
Ada yang Mencari Tahu Keberhasilan Swasembada Pangan Indonesia
Kementan
Bawang Merah Brebes Tembus Pasar Thailand
Bawang Merah Brebes Tembus Pasar Thailand
Kementan
Upah Buruh Tani Meningkat, Kesejahteraan Petani Terdongkrak
Upah Buruh Tani Meningkat, Kesejahteraan Petani Terdongkrak
Kementan
Andi Amran Kobarkan Nasionalisme Lewat Kampanye Makan Buah Lokal
Andi Amran Kobarkan Nasionalisme Lewat Kampanye Makan Buah Lokal
Kementan
Penghargaan untuk Para
Penghargaan untuk Para "Pahlawan Pertanian"
Kementan
Penyelundupan Burung Cendrawasih Digagalkan di Bandara Kualanamu
Penyelundupan Burung Cendrawasih Digagalkan di Bandara Kualanamu
Kementan
Pemerintah Gerak Cepat Hadapi Serangan Wereng Coklat
Pemerintah Gerak Cepat Hadapi Serangan Wereng Coklat
Kementan
Begini Cara Pemerintah Wujudkan Indonesia Menjadi Lumbang Pangan Dunia
Begini Cara Pemerintah Wujudkan Indonesia Menjadi Lumbang Pangan Dunia
Kementan
Modernisasi Pertanian Bakal Tekan Biaya Produksi Pangan
Modernisasi Pertanian Bakal Tekan Biaya Produksi Pangan
Kementan
Ini Empat Parameter Pengelolaan Beras
Ini Empat Parameter Pengelolaan Beras
Kementan
Usai Lebaran, Kementerian Pertanian Raih Penghargaan
Usai Lebaran, Kementerian Pertanian Raih Penghargaan
Kementan
Pemerintah Lindungi Petani dan Konsumen dari Mafia Pangan
Pemerintah Lindungi Petani dan Konsumen dari Mafia Pangan
Kementan
MUI dan NU Bersinergi dengan Pemerintah untuk Sejahterakan Petani
MUI dan NU Bersinergi dengan Pemerintah untuk Sejahterakan Petani
Kementan
Mafia dan Kartel Pangan Ancam Stabilitas Harga
Mafia dan Kartel Pangan Ancam Stabilitas Harga
Kementan
Begini Patgulipat Beras Subsidi Disulap Jadi Beras Premium
Begini Patgulipat Beras Subsidi Disulap Jadi Beras Premium
Kementan